Advertisements

Mengapa Cuma AS yang bisa memberi sanksi kepada negara lain

Oleh: Ricky Suwarno

Sanksi ekonomi. Adalah cara dunia internasional yang sering di dengar dan dipraktekkan di jaman now.

maksudnya cara suatu negara atau beberapa negara atau organisasi internasional dalam memaksakan kehendaknya kepada suatu negara atau organisasi internasional. Tujuannya menghukum negara tertentu karena tidak melaksanakan hal atas kehendak negara tersebut (AS).

Perbedaan terbesar antara komunitas internasional dan masyarakat domestic adalah bahwa tidak ada otoritas tertinggi atas semua negara. Semua negara memiliki status yang sama. Dalam hukum internasional. Tidak ada negara yang memiliki hak untuk meminta ataupun memerintahkan negara lain untuk melakukan apapun. Baik AS sebagai negara adidaya maupun terhadap negara kecil apapun. Apakah norma internasional benar bisa berfungsi tergantung pada kesadaran tiap negara.

AS adalah negara superpower di dunia ini. Semua kepentingannya tersebar di seluruh dunia. Semua negara didunia pasti ada hubungan kepentingan maupun bisnis dengan AS. Inilah sebabnya, AS sering terjadi ketidakcocokan dengan negara lain. Inilah sebabnya jika ada negara apapun yang tidak berlaku atas keinginan mereka, AS sering mengambil sanksi ekonomi sebagai jalur menghukum negara tersebut. Memaksakan negara tersebut untuk patuh. Karena AS terlalu kuat, dan walaupun sanksi ekonomi tersebut kadang merugikan AS sendiri. Tetapi AS bisa menanggungnya.

Lagipula kalau sanksi tersebut tidak bermanfaat, AS juga memiliki banyak cara lain seperti kekuatan militer laut dan udara. Dengan cara sanksi dan militer, AS bisa membuat negara manapun untuk tunduk, patuh dan berubah. Untuk menghindari lebih jauh menyinggung AS dan menderita kerugian yang lebih besar. Itulah sebabnya sanksi ekonomi AS akan jauh lebih efektif daripada sanksi dari negara lain.

Sebaliknya, negara lain juga bisa memberi sanksi kepada AS. Tetapi karena perbedaan kekuatan yang sangat jauh, dan tidak akan menyebabkan kerugian yang besar. Makanya, AS tidak akan peduli negara lain yang akan memberi sanksi kepada mereka. Secara ringkas, semua system finansial, termasuk sekuritas keamanan dunia diciptakan oleh AS. Dan bila AS bermaksud memberi sanksi terhadapmu, kamu tidak akan bisa berbisnis dengan negara lain.

Dan apabila ada negara yang berniat menghindari pengawasan AS, seperti Saddam Hussein, Libya, Vietnam dll, AS akan segera mencari alasan untuk menyerbunya. Kesimpulan, negara lain tidak ada cara lain yang lebih keras untuk memaksa AS menuruti kehendak mereka.

Itulah sebabnya, mengapa tidak ada gunanya memakai telur melawan batu…

Advertisements
Categories: artificial intelligence indonesia, Sanksi ekonomiTags: ,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: