3 Peluang menjadi kaya

3 peluang menjadi kaya bila Anda punya tujuan hidup yang jelas. salah satu diantaranya adalah Manajemen kekayaan. Ada banyak manfaat yang di peroleh sebagai nasabah salah satu Manajemen kekayaan. Atau tepatnya sebagai Mitra Terbatas atau Limited Partner (LP).

Kita bisa senantiasa mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan kekayaan dunia. Termasuk kesempatan berinvestasi. Atau membeli asset yang berpotensi. Yang sering tidak bisa kita peroleh melalui surat kabar atau internet. 

Seminggu yang lalu, Ricky di traktir makan siang dengan salah satu teman dari Beijing. Kami lagi mengobrol tentang bagaimana mengakumulasi kekayaan. Sebenarnya, kekayaan seseorang bergantung pada siklus “Kondratiev wave” (pakar ilmu ekonomi dari Russia di abad 19).

3 Peluang menjadi kaya

Dalam ilmu Ekonomi, gelombang Kondratiev disebut juga “Supersiklus” atau “Gelombang besar.” Gelombang panjang. Gelombang K. Atau singkatnya, Siklus Ekonomi panjang. Yang berkisar antara 40-60 tahun. 

Teman Ricky ini dan teman sekelasnya lulusan di tahun 2007. Setelah lulus, mereka terus menetap di Beijing. Mereka termasuk keluarga berpendapatan rata-rata. Namun, karena suatu keputusan membuat kedua pria itu membuka celah setidaknya sepuluh tahun.

Pada tahun 2012, dua orang ini yang telah bekerja selama lima tahun akhirnya berkualifikasi untuk membeli rumah. Berdasarkan peraturan pemerintah, mereka bisa kredit rumah. Dan pada tahun 2012 harga rumah Beijing mulai naik lagi. Teman Dia selalu beranggapan bahwa harga rumah seharusnya tidak boleh selalu naik.

Setelah beberapa saat melihat-lihat daerah sekeliling, temannya tidak menemukan rumah sesuai kehendak. Baik lokasi maupun harga. Sehingga, temannya melewatkan kesempatan itu dengan ragu-ragu. 

Sedangkan, teman Ricky ini, karena dia harus membeli rumah untuk menikah. Kebanyakan cewek di kota besar tidak akan bersedia menikah dengan seorang pria tanpa rumah sendiri. Oleh karena itu, teman Ricky hanya bisa mengencangkan ikat pinggang. Hemat sana. Hemat sini. Kerja keras. Sambil part-time di McDonald. Hingga akhirnya bisa melakukan pembayaran uang muka.

Hasil tabungan, pinjaman sama orang tua dan teman. Pada saat itu, temannya tertawa melihat bagaimana Dia memilih tempat seperti itu. Tetapi yang temannya tidak tahu adalah harga rumah yang terus melonjak. Yang akhirnya membuatnya menyesal.

Saat ini, teman Ricky telah melunasi pinjamannya. Hidup dengan pekerjaan yang sangat memuaskan. Sampai tahun 2016, temannya akhirnya membeli rumah. Dan harus membayar CNY50,000 atau sekitar USD 7.500 cicilan per bulan.

Ditambah tekanan pada pekerjaan baru-baru ini yang tidak lancar. Apakah Dia lebih pintar dari temannya? Jawabannya jelas tidak.

Tetapi, Dia melakukan hal yang paling penting pada saat yang tepat. Akumulasi kekayaan seseorang tidak berarti mereka jauh lebih pintar atau memiliki lebih banyak ketrampilan. Melainkan peluang yang diberikan oleh gerakan siklus ekonomi.

Dengan kata lain, prestasi seseorang tidak hanya bergantung pada bakat dan kerja keras. Tetapi juga pada lingkungan besar kehidupan kita. Jadi, apa itu siklus Kondratiev. Periode gelombang yang berkisar antara 40-60 tahun. 

Siklus ini terdiri dari jeda yang saling bergantian antara pertumbuhan sektoral yang tinggi dan jeda pertumbuhan yang relatif lamban. Gelombang panjang ini menjabarkan tiga tahap siklus. Ekspansi. Stagnasi. Dan resesi.

Siklus panjang ini mempengaruhi semua sektor ekonomi. Kenaikan gelombang dipengaruhi oleh kenaikan harga dan nilai bunga yang rendah. Sedangkan, penurunan gelombang dipengaruhi oleh penurunan harga dan nilai bunga yang tinggi. 

Sebagai contoh, munculnya internet di awal abad 20. Atau pengembangan industri properti di Tiongkok. Ini adalah kesempatan siklus. Sebelum kita pensiun, kita akan terlibat dalam kehidupan ekonomi selama 30 tahun.

Selama 30 tahun terakhir, kita hanya mendapatkan 3 peluang menjadi kaya dalam siklus Kondratiev. Barangsiapa yang dapat menangkap kesempatan dan membuat pilihan yang tepat. Anda setidaknya dapat berhasil dan hidup kaya. 

Tingkatkan kemampuan kognitif adalah faktor kedua yang menentukan keberhasilan seseorang. Celah kecil antara orang-orang disebabkan oleh tingkat upaya yang berbeda. Kesenjangan yang besar terletak pada pemilihan keputusan yang berbeda.

Charlie Munger, wakil ketua Berkshire Hathaway, konglomerat yang dikendalikan oleh Warren Buffett pernah berkata, “Saya bangun setiap pagi, dan berusaha mencoba membuat hidup saya hari ini lebih cerdas daripada hidup saya kemarin.”

Kalau kita ingin bisa membuat keputusan yang benar, kita perlu senantiasa meningkatkan kemampuan kognitif kita. Secara keseluruhan, kemampuan kognitif kita ditemukan dalam fenomena. Kemampuan untuk memahami tren perubahan.

Kemampuan kognitif yang kuat bisa melihat lebih jauh. Dan berpikir lebih dalam. Kalau kita pelajari biografi tokoh-tokoh besar sejarah dunia. Kita akan melihat dalam membuat keputusan, mereka selalu memiliki pemikiran yang unik dibanding orang biasa. Perbedaannya, inti dasar kognitif seseorang. 

Umpamanya Bill Gates atau Jack Ma. Mereka menjadi orang terkaya, bukan bergantung pada seberapa hebat teknik pemrogramannya atau ketrampilan manajemen. Tetapi dapat melihat masalah di sepuluh tahun mendatang. Mereka dapat melihat tren di masa depan. Dan menangkap siklus Kondratiev. Kemampuan kognitif ini perlu pengalaman akumulasi jangka panjang. Terus menerus belajar. Membaca. Mencoba hal-hal baru. Memperluas wawasan. 

Cash is King adalah Peluang terakhir menjadi kaya.  Bila Anda berpikir investasi sebagai pertempuran hidup, maka Kemampuan kognitif dapat membuat pilihan strategis yang tepat untuk Anda. Kemudian, kita perlu prajurit untuk membantu menerapkan strategi. Dan ini adalah uang tunai di saku.

Peluang setiap siklus Kontradiev pada dasarnya memerlukan Cash ditangan untuk membeli asset yang jauh di bawah nilai nyata. Atau kemakmuran palsu. Atau gelembung asset sebelum meledak. 

“Saya takut ketika yang lainnya menjadi serakah, dan Saya menjadi serakah ketika orang lain pada takut,” adalah slogan terkenal dari Raja Saham. Keberhasilan Warren Buffet adalah membeli aset saat jauh di bawah siklus ekonomi normal dengan sejumlah besar uang tunai ditangan. 

Orang terkaya di Hongkong, si Raja Properti Li Ka-Hsing yang juga sering dijuluki sebagai “Superman”, pernah mengatakan hal yang sama. Walaupun dengan hutang yang menumpuk, kita harus selalu ada bisnis yang dapat terus menghasilkan arus uang tunai. 

3 Peluang menjadi kaya
3 Peluang menjadi kaya (Image: Money Control)

Just like grandma says, jangan khawatir tentang kesulitan saat ini jika Anda melewatkan salah satu dari 3 Peluang menjadi kaya di atas. Kerja keras. Bekerja semaksimal mungkin. Dan bersiap untuk menangkap Peluang “Siklus K” berikutnya.

Apa Pendapat Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.