5G mempercepat kecerdasan buatan

Kedatangan 5G mempercepat kecerdasan buatan dan Perkembangan ekonomi digital di masa depan. Dan bahkan akan melampaui masyarakat industri kata Pendiri Huawei Ren Zhengfei dalam acara Wawancara “A Coffee with Ren” kemarin di kantor pusatnya Shenzhen, Tiongkok. Kita tidak bisa membayangkan betapa cepat perkembangan masa depan masyarakat informasi.  

Kecerdasan Buatan telah muncul sejak 70-80 tahun yang lalu. Tetapi penyimpanan dan koneksi berskala super masih belum siap. Saat ini, koneksi serat optik belum begitu sempurna, sehingga kedatangan 5G dapat mempercepat kecerdasan buatan. Dapat  meningkatkan produksi berskala besar, Efisiensi, dan distribusi kekayaan sosial. “

5G mempercepat kecerdasan buatan

Kemarin adalah ketiga kalinya dialog antara Zheng Feifei dan para Pakar asing dalam “A Coffee with Ren”. Topik diskusi dari pan-tech hingga kecerdasan buatan dan kedaulatan digital. Huawei terus mempromosikan “Who is Huawei?” Sehingga publik global, terutama dunia Barat dapat lebih memahami Huawei.

Huawei bukan perusahaan Go Publik. Tetapi telah tumbuh menjadi perusahaan global berskala besar. Jadi Huawei juga perlu berbagi informasi kepada para pebisnis global dan masyarakat tentang status manajemen dan modal ke dunia. Sebagai perusahaan modern, sangat penting untuk berkomunikasi melalui saluran resmi. Dialog A Coffee with Ren  menciptakan peluang bagi Huawei untuk berdiri di atas platform internasional dan berbicara dengan dunia. Lebih banyak dialog akan membantu membalik dilema opini publik Huawei di Arena persaingan Global.

Topik Dialog kali ini, “Kedaulatan Digital” mungkin topik yang relatif asing bagi kebanyakan orang. Namun, di era informasi, kedaulatan digital adalah inti dan hak paling dangkal dari suatu negara. Di satu sisi, kita selalu berharap digitalisasi akan membawa intelijen ke industri keuangan, industri manufaktur, dan industri lainnya untuk membawa dinamika ekonomi baru. Tetapi di sisi lain, penyimpanan data, kerahasiaan dan analisis adalah semua tentang masalah keamanan. Sehingga, diperlukan suatu standar dan pengontrolan.

Kedaulatan Digital berarti suatu negara memiliki semua data dan menyimpan perilaku warga negaranya termasuk kemampuan untuk memprosesnya. Kemampuan untuk memelihara dan memproses data memerlukan serangkaian infrastruktur lengkap, termasuk peralatan seperti Huawei misalnya.

Huawei selalu menekankan kepatuhan terhadap kedaulatan digital masing-masing negara. Karena, Logika di baliknya sangat sederhana. Jika Huawei atau perusahaan raksasa AS lainnya tidak menjamin kedaulatan digital negara lain, maka bisa dipastikan bisnisnya akan sulit dikembangkan.

Huawei berharap memberikan kepercayaan digital kepada perusahaan di berbagai negara di dunia. Kepercayaan digital maksudnya, peralatan Huawei tidak memiliki ancaman keamanan. Pengguna perlu memiliki kepercayaan diri, dan kemampuan untuk menggunakan peralatan Huawei dengan baik. Atau istilahnya, seperti kutipan dari Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad belum lama ini, ketika ada perusahaan atau negara dengan teknologi lebih maju dari AS, AS akan langsung mengecam dengan sanksi ekonomi atau mendatangkan kapal induknya sebagai ancaman.

Dalam menghadapi blokade AS, Ren Zhengfei mengatakan dalam sebuah wawancaranya bahwa Huawei tidak akan mengambil inisiatif untuk mendatangi pemerintah AS. Huawei  akan terus menjalani prosedur hukum. Tetapi dalam prosesnya, jika Amerika Serikat benar-benar memiliki ketulusan untuk berkomunikasi, maka Huawei akan menerima dengan hati lapang. Namun sebaliknya, jika pemerintah AS terus bertindak semaunya, maka bisa diyakinkan akan ada tembok Berlin Digital.

Sikap Huawei juga sangat jelas, dunia digital tidak boleh membangun Tembok Berlin. Dan kedaulatan digital bukan berarti Tembok Berlin digital.

Pasar Eropa baru-baru ini melaporkan bahwa produk Huawei bukan ancaman di Uni Eropa. Para pejabat Parlemen Eropa dengan jelas menyatakan mereka tidak akan menutup pintunya untuk Huawei, melainkan akan mempertimbangkan penggunaan produknya dan memonitor bukannya memblokir.

Huawei senantiasa mempersiapkan diri dalam arena peperangan. Ada 190.000 orang karyawan berjuang bersamanya melawan guncangan eksternal. Mereka berlomba dengan waktu. Pengiriman dan peluncuran ponsel 5G, aplikasi Hongmeng atau HarmonyOS, semuanya semakin dipercepat. Huawei masih terus berinvestasi dalam 5G. Daftar entitas akibat perang Dagang telah menyebabkan beberapa masalah. Namun sejauh ini masih teratasi. Huawei selalu mengadopsi strategi multi-vendor. Dan terus dalam proses mempercepat rencananya.

5G mempercepat kecerdasan buatan
5G mempercepat kecerdasan buatan kata pendiri Huawei Ren Zhengfei dalam wawancara A coffee with Ren kemarin

Modul produk stasiun pangkalan 5G yang saat ini tidak mengandung komponen AS telah dikirim ke seluruh penjuru dunia. Produksi stasiun pangkalan 5G Huawei diperkirakan melebihi 600.000 tahun ini. Selanjutnya, tekanan rantai industri dan pertanyaan keamanan dari AS akan terus berlanjut, tetapi Huawei akan terus berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan Ekologinya.

Pada saat ini, dunia mulai terbagi atas beberapa pihak dan pandangan. Setiap negara memiliki ide yang berbeda. Ketika kita masih belum dapat memahami apa yang akan terjadi di masa depan, atau sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Seperti Ketika kereta api baru ditemukan, semua orang juga merasa curiga. Namun, hal-hal mengenai kereta api mungkin masih mudah diprediksi.  

Tapi, akan seperti apa perkembangan masyarakat informasi di masa depan? Kita tidak dapat membayangkannya. Terutama dengan kedatangan 5G mempercepat kecerdasan buatan. Waktu telah berlalu 80 tahun. AI atau kecerdasan buatan mengapa belum terealisasikan. Alasan utamanya karena belum ada infrastruktur seperti superfast komputer, penyimpanan data super atau super koneksi saat itu.

Just like grandma says, Meskipun Artificial Intelligence akan menimbulkan masalah, akan tetapi selama kekayaan sosial terus bertambah, perkembangan masyarakat di dunia ini akan terus menuju jalan positif. Sehingga, Distribusi kekayaan sosial juga akan diselesaikan.  

Advertisements
Categories: 5G mempercepat kecerdasan buatan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: