5G mengubah kebiasaan hidup kita

5G mengubah kebiasaan hidup kita, memberdayakan lapisan masyarakat. Pada tahun 1999, film “The Matrix” lahir , menunjukkan kecerdasan buatan atau AI yang luar biasa. Manusia dapat melintasi antara dunia virtual dan dunia nyata, dengan hanya menelan pil kecil.

21 tahun kemudian, adegan fantasi menerobos telah menjadi kenyataan. Kecerdasan buatan memasuki kehidupan kita dengan kecepatan yang tak terbayangkan. 5G mengubah kebiasaan hidup kita, cara pemikiran kita, dan dunia tempat kita hidup.  Ini adalah revolusi teknologi yang tidak dapat dibayangkan oleh nenek moyang kita. Teknologi ini sedang berubah di generasi kita. Masa depan telah tiba. The Future is NOW.

5G mengubah kebiasaan hidup kita

Ini adalah bulan Mei yang istimewa. Pembukaan rapat tahunan kepemimpinan China “Two Sessions” atau “Dua Sesi” pinyin Lianghui (Kongres Rakyat Nasional dan Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok) di tunda 2 bulan lebih lambat dari tahun-tahun sebelumnya, berhubung Pandemi Covid-19. Hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dunia telah berubah, tidak hanya waktu, tetapi juga dalam hal konten dan bentuk.

Salah satu tantangan utama dari Rapat “Dua Sesi” adalah banyaknya jumlah peserta yang harus menjaga Social Distancing. Walaupun, secara perlahan China telah keluar dari wabah virus Corona, namun masih harus berhati-hati dalam pertemuan besar-besaran. Wawancara Langsung tatap muka perlu dibatasi. 

Kalau begitu, bagaimana membuka Rapat ini?

Bagi orang Tiongkok, selalu ada lebih banyak solusi daripada kesulitan. Misalnya, inovasi yang paling keren adalah “Kantor Berita Xinhua menjawab pertanyaan ini dengan jabat tangan melintasi ruang dan waktu.” 5G China memecahkan masalah ini. Karena kemajuan teknologi, para peserta Rapat dan Wakil Rakyat tidak perlu menelan pil kecil seperti dalam Film “The Matrix” untuk melintas ke dunia virtual dan nyata. 

Pada saat Dua Sesi berlangsung, Cheng Ju, anggota Kongres Rakyat Nasional dan Sekretaris Partai di Desa Dashi, Kabupaten Chongyang, Xianning, Hubei menerima wawancara khusus “tatap muka” langsung. 

Kalau dilihat dari gambar, Cheng Ju, pasca 90-an, tepat duduk berhadapan dengan wartawan Kantor Berita Xinhua, Gao Xi dan menceritakan kisah membawa penduduk desa keluar dari kemiskinan. “Keduanya saling berjabat tangan dengan rasa hormat.” Segalanya tampak riil. Seperti tidak ada perbedaan dengan wawancara normal. Sebaliknya, ada perbedaan sangat besar. 

Dalam wawancara tersebut, Cheng Ju berada di Wuhan. Tetapi reporter Kantor Berita Xinhua Gao Xi berada di kantor pusat Beijing. Jarak antara Wuhan dan Beijing sekitar 1.153km. Dengan bantuan jaringan 5G dan teknologi layar Hologram, Dua orang  ini bertemu di “waktu dan ruang dengan jarak ribuan km dan berhasil mengimplementasikan komunikasi “face to face”.

Jabat tangan ini memiliki arti sejarah, karena melintasi waktu dan jarak dari Wuhan ke Beijing berkat Teknologi komputasi awan 5G. Setelah menonton efek video, banyak orang terkejut. Efeknya sangat nyata. Tidak ada halangan atau latensi untuk komunikasi waktu riil. Jika Ricky tidak mengetahui sebelumnya, Ricky juga pasti tidak dapat membedakannya. Hubungan tatap muka antara dua orang ini sebenarnya adalah efek teknologi. 

Demikian pula, melalui transmisi jaringan 5G dan teknologi pencitraan holografik, Luo Aying, perwakilan Kongres Rakyat Nasional suku Jinuo, memberi tahu dunia tentang perubahan baru di Kotapraja Yunnan Jinuo. Dari Wuhan ke Beijing, dari Gunung Jinuo di perbatasan barat daya ke Beijing. Berkat teknologi co-location 5G holografik di tempat yang berbeda, telah memungkinkan perwakilan kongres masyarakat setempat untuk menembus batas jarak. 

” Tatap muka ” komunikasi real-time dalam Dua Sesi tanpa hambatan. Bandwidth Ultra-tinggi tingkat Gigabit dan latensi rendah milidetik tingkat rendah, jaringan 5G telah memecahkan batas jarak. Lingkungan jaringan yang sangat cepat dan penundaan jaringan yang sangat singkat membuat adegan koneksi dari satu pihak harus berteriak “Hello….hello ” dan pihak lain yang menjawab “Apa?…Apa?” telah menjadi sejarah. 

Di dalam jaringan 5G, gambar-gambar pencitraan holografis tidak lagi perlu direkam terlebih dahulu. Para perwakilan rapat dapat dimasukkan ke dalam studio real-time secara bersamaan. Suara-suara, ekspresi, dan gerak-gerik dari para perwakilan disajikan secara real time. Mereka berjabat tangan, berbicara, dan berinteraksi dengan Host tampak sangat alami.

Adegan-adegan ini mengingatkan kita akan Quotes klasik dalam “The Matrix”, “Apa itu nyata?” Bagaimana Anda mendefinisikan arti ” nyata “? 

Jika Anda memaksudkan apa yang Anda rasakan, apa yang Anda cium atau cicipi, apa yang Anda lihat, maka ” kenyataan ” hanyalah sinyal elektronik yang dipahami otak Anda. Di zaman kuno, jarak adalah hambatan yang tidak bisa diterobosi manusia. Orang-orang perlu mengandalkan korespondensi untuk berkomunikasi. Bahkan, kadang-kadang butuh waktu bertahun-tahun. 

Penemuan telepon membawa perubahan revolusioner pada cara komunikasi manusia. Kemudian, telepon video menembus imajinasi kita. Saat ini, layar yang sama dari hologram 5G menyatukan orang-orang di tempat yang berbeda.Bahkan ketinggian pegunungan Himalaya maupun Lautan Pasifik tidak menjadi halangan dalam mempersatukan orang-orang di bawah layar Hologram.

Sambil meratapi efek realistis, banyak orang mulai bertanya, bagaimana merealisasikan orang ditempat berbeda dalam satu layar?

Artefak di belakangnya adalah sistem wawancara interaktif holografik 5G dari perusahaan ZTE . 

Langkah pertama, Melalui rekonstruksi 3D dinamis dari orang sungguhan. Kemudian mensintesiskan suara dan pencitraan virtual ke dalam operator terpadu. Langkah kedua, menggunakan terminal video 5G + 4K generasi baru ZTE, Terminal tampilan film holografik dan sistem teknologi baru lainnya. Melalui transmisi jaringan 5G berkecepatan serba tinggi , menghubungkan studio Beijing dan studio langsung propinsi lainnya. 

Langkah ketiga, menyelesaikan laporan wawancara interaktif yang sebanding dengan efek lokal, merealisasikan interaksi 3D real-time, sehingga memberi kesan ‘ jauh dari cakrawala, namun dekat di mata ‘. 

Beberapa saat sebelumnya, ada robot yang pandai menulis naskah dan berita. Membuat kita melihat betapa besar pengaruh AI dalam kehidupan. Sistem wawancara interaktif ini menunjukkan publik untuk merasakan rasa riil dari teknologi lintas jarak dan waktu.

Yang virtual hanyalah ruangan, dan apa yang riil adalah informasi berita nyata. Wawancara semacam ini yang mencakup waktu dan ruang hanyalah langkah pertama dari perubahan. Menurut laporan, ZTE akan bekerjasama dengan Pemerintah Beijing untuk bersama-sama meningkatkan sistem wawancara interaktif 5G . 

Seberapa hebat sistem yang akan ditingkatkan nantinya? 

Pertama, Teknologi baru: Teknologi terbaru seperti terminal lunak wawancara ponsel 5G, Terminal interaktif kacamata AR, sistem Jangkar terbaru AI dan sebagainya. 

Kedua,  cakupan skenario yang lebih luas, seperti memperluas dan memperkaya skenario yang cocok untuk wawancara interaktif, Inovasi metode wawancara dan sarana pengembangan media. Pada saat yang sama meningkatkan kapasitas produksi pengumpulan berita dan wawancara lebih mendalam.

Ketiga, Kolaborasi yang kuat. Sistem ini membantu mencapai kolaborasi dan komunikasi efisien multi-level di simpul sementara, seperti pusat penyuntingan dan pengeditan, kendaraan wawancara, dan area kerja pelaporan di tempat dari berbagai cabang.

Ke empat, Multiple Docking. Sistem baru ini dapat dihubungkan dengan banyak platform, termasuk sistem jangkar AI, studio sementara, studio 5G, platform pengeditan cloud, dan lain sebagainya.

Ke Lima, Cakupan yang lebih luas. Sistem baru dapat diperluas dan mencakup lebih banyak produk adegan baru, sehingga dapat mewujudkan perintah pengiriman visual terintegrasi dan wawancara interaktif. Sehingga, dapat meningkatkan efisiensi komunikasi dan kolaborasi. Sistem baru ini akan meningkatkan efisiensi wawancara, produksi informasi dan model layanan berita akan memasuki Era baru. 

Untuk inovasi Kantor Berita Xinhua ini, Miao Wei, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok juga memuji ” Saluran Pelayanan ” dari Dua Sesi. Beliau juga menekankan, “Kantor Berita Xinhua telah membuat koneksi video, para reporter dan wakil Rakyat telah disimulasikan sambungan video hologram Meskipun terpisah sekitar 1.000 kilometer. Namun, memberi kesan seperti komunikasi tatap muka secara langsung.

Skenario ini menunjukkan bahwa penggunaan 5G akan semakin banyak di Masa Depan.

Sepuluh tahun yang lalu, dalam percobaan Microsoft, Bill Gates menunjukkan kepada kita kehidupan di masa depan. TV telah lama menjadi usang. Seluruh dinding rumah berbentuk layar. Misalnya di pagi hari, seiring perubahan waktu, musik yang Anda sukai akan diputar secara otomatis. Robot pembantu akan melayani segala kebutuhan Anda yang beraneka ragam.

Pada saat itu, kedengarannya sangat tidak masuk akal. Namun, seiring hadirnya 5G membuat semuanya menjadi kenyataan sekarang. Nilai akhir dari 5G membuat kehidupan orang awam menjadi lebih cerdas dan lebih nyaman. Setelah semua hal terhubungkan (iot), hidup kita menjadi berwarna-warni.

Misalnya, dalam Film “Iron Man 3”. Sang Protagonis dan Milyarder, Tony Stark, semua kamar dan peralatan rumah tangga dikendalikan oleh sistem AI. Ini mungkin Rumah Pintar terbaik yang pernah Ricky lihat. 

“Tiba-tiba terbangunkan oleh jam alarm di pagi hari?” 

Tidak, tidak ada jam alarm. 

Melainkan, Tempat tidur pintar, lampu meja pintar, selimut, dan peralatan rumah tangga lainnya yang akan membuat Anda bangun dari Mimpi indah dengan cara yang lebih nyaman. 

“Ingin melihat cuaca di luar?’ 

Tidak perlu. Karena gorden akan terbuka secara otomatis. Lampu, AC, dan bahkan berbagai peralatan rumah tangga di ruangan akan secara otomatis beralih ke mode Pagi hari. Atau, Ketika Anda berjalan ke kamar mandi untuk menyikat gigi, gelas secara otomatis akan diisi dengan air hangat dimana suhunya telah diatur sebelumnya. 

“Mengemudi ke kantor?” 

Tidak perlu lagi.

Mungkin pada saat itu, mengemudi adalah suatu tindakan yang ilegal. Sebaliknya, hanya mengemudi Otonom yang sah. Tangan kita bisa dibebaskan dari mengemudi, sehingga kita bisa mempunyai lebih banyak untuk mengerjakan pekerjaan kantor lainnya pada saat Mobil Otonom mengemudi.

Sistem kota pintar secara otomatis dapat mendeteksi kemacetan lalu lintas dan menetapkan rute mengemudi terbaik. 

“Berbaris panjang di Rumah Sakit?” 

Tidak perlu. Karena kita dapat konsultasi jarak jauh dengan Rumah Sakit Cerdas kapan saja. 

Inilah contoh kehidupan masa depan. Bagaimana 5G mengubah kebiasaan hidup kita. Internet of Everything atau IoT menghubungkan data melalui 5G untuk melayani kehidupan dengan lebih baik. 5G tidak hanya membawa perubahan pada kehidupan dan mengubah kebiasaan hidup kita, tetapi yang lebih penting adalah memberdayakan semua lapisan masyarakat. 

5G mengubah kebiasaan hidup kita
5G mengubah kebiasaan hidup kita (Image: Streetinsider)

Dalam industri komunikasi modern, Tiongkok adalah negara yang datang belakangan. Tetapi di Era 5G, perkembangan pesat 5G Tiongkok sebagian besar berkat kebijakan desain tingkat atas Pemerintah Beijing.

Just like grandma says, Kesulitan selalu datang dengan peluang. Kita harus dapat menangkap Peluang, tetapi kita juga harus berani menghadapi kesulitan. Kita juga harus mengenali tantangan jangka panjang. Karena, dunia kita sedang mengalami perubahan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya. 5G mengubah kebiasaan hidup kita, mengubah pemikiran kita, dan masa depan dunia kita.