Ada apa dengan Modal Ventura

Ada apa dengan Modal Ventura telah menjadi kekhawatiran dikalangan startup Tiongkok. Modal Ventura atau VC memungkinkan perusahaan-perusahaan Startup Internet mengakumulasikan “amunisi” besar dalam waktu singkat, dan bahkan mensubsidi pengguna tanpa bersaing memperebutkan pangsa pasar. Modal ventura adalah pedang bermata dua. Keberadaan modal ventura semakin mempercepat iterasi dan perluasan industri Internet seluler.

Ada apa dengan Modal Ventura dan yang menarik adalah pedang bermata dua ini sekarang, mereka sendiri berhadapan dengan dana yang mencekik leher mereka. Dana modal ventura yang telah mendorong startup untuk tumbuh cepat, telah menjadi hambatan bagi pertumbuhan mereka sendiri.

Ada apa dengan Modal Ventura

Innovation Works, salah satu VC yang telah berinvestasi awal di Tiongkok selama 10 tahun. Mereka berhasil menginvestasi Unicorn seperti VIPKID dan Megvii teknologi pengenalan wajah, tetapi mereka juga kehilangan banyak peluang besar untuk investasi Bytedance sang pemilik Tik Tok.

Tahun lalu, dana modal ventura memasuki musim dingin. Yang sangat dingin. Selain persaingan keras dengan munculnya banyak VC baru yang berkembang cepat, terutama juga karena peraturan pemerintah Beijing yang semakin ketat, seperti investasi atau RMB transfer ke luar negeri. Telah menjadi hambatan besar.

Pada tahun 2019, penggalangan dana semakin sulit. Pada kuartal pertama tahun ini, jumlah penggalangan dana turun drastis. Turun hingga 27%. Demikian pula Pada kuartal kedua, dana turun sampai 28%.

Dana yang terkumpul VC besar melebihi 70% dana di seluruh pasar. Ini berarti ruang hidup dari VC skala menengah dan kecil semakin dikompresi. Bila Dibandingkan dengan 2018, pembiayaan bulanan startup dalam 8 bulan pertama 2019 telah mendekati batas. Transaksi investasi 10 juta dolar AS telah turun secara signifikan. Lingkungan pendanaan startup dalam 12 bulan ke depan mungkin akan lebih sulit. Ada apa dengan Modal Ventura yang selalu menjadi idola para startup.

Alasan Utama gesekan Perang Dagang telah menyebabkan ketidakstabilan yang sangat besar dalam ekonomi global. Perekonomian Tiongkok telah memasuki tahap baru dengan pertumbuhan melambat. Sehingga, banyak investor mengadopsi strategi yang lebih konservatif. Tercermin dalam penilaian terhadap startup di pasar modal.

Industri modal ventura mengalami perombakan, tidak hanya karena lingkungan makro, tetapi juga manajemen modal ventura. Yang merupakan cedera berat. Masih banyak VC Tiongkok masih sangat tergantung pada penilaian pribadi “pengobatan Cina kuno”. Mereka lebih mengandalkan kemampuan pribadi daripada struktur organisasi. Ini telah mengarah pada fakta bahwa VC tidak bisa menjadi bisnis yang berkelanjutan. Investasi yang tepat dan berhasil di masa lalu, tidak menjamin kesuksesan di pendanaan berikutnya.

Meskipun para VC mempelajari model bisnis baru setiap hari, Namun sayangnya model dan manajemen mereka sendiri tidak berubah atau teriterasi selama lebih dari satu dekade. Status model VC seperti ini dinamakan sebagai pasukan gerilyawan. Dalam delapan tahun terakhir, model seperti itu memang telah menciptakan banyak legenda yang sukses, tetapi ini dikarenakan oleh lingkungan Makro.

Di sektor Internet, ada banyak perusahaan Miliaran dolar bukan karena pertumbuhan secara alami dalam 5 tahun terakhir. Tetapi karena perusahaan-perusahaan ini menguasai peluang antarmuka. Berhasil menyatukan perusahaan-perusahaan hulu dan hilir yang telah ada. Menggantikan nilai-nilai yang ada di masyarakat.

Tingkat pengembalian Innovation Works berkisar antara 30-50 kali lipat atau lebih. Bahkan jika ada 5-10 kegagalan investasi tidak menjadi masalah. Selama satu perusahaan berhasil, semua biaya dan keuntungan dapat di peroleh kembali. Sehingga, ada pepatah mengatakan, “Ketika Berinvestasi dalam 100 proyek, walaupun ada 99 yang gagal, selama satu diantaranya berhasil menjadi Raksasa, Investasi tersebut masih terhitung berhasil.”

Ada apa dengan Modal Ventura, Salah satu hal yang sering ditemui adalah banyak VC tidak dapat membuat keputusan segera. Mereka harus tergantung untuk melakukan berbagai analisis sebelumnya. Akibatnya, VC melewatkan banyak pendiri Startup yang sangat bertalenta maupun berkarismatik.

Innovation Works menyesali karena melewatkan investasi terhadap Bytedance, Unicorn terbesar di jadad raya ini. Perusahaan induk dari Toutiao (Berita Utama) dan Tik Tok asal Tiongkok. Karena mereka berpendapat Toutiao memiliki risiko pengawasan ketat dari Beijing. Mungkin searching engine seperti Baidu lebih cocok untuk bisnis tersebut. Toutiao terjepit antara dua Raksasa Internet, Baidu dan Tencent.

Sehingga masa depan mereka tidak optimis. Namun, sebaliknya Baidu maupun tencent juga terlewati peluang ini. Akibatnya, Bytedance berhasil menjadi raksasa hari ini. Sampai Mark Zuckerberg berusaha menekan perkembangan Tik Tok di AS.

Sebenarnya, Peluang pertumbuhan paling utama dikarenakan munculnya interaksi baru, dan komunikasi antarmuka. Bagi modal ventura, barangsiapa yang berhasil menginvestasi pemimpin di industri baru akan mendapatkan pengembalian tertinggi. Oleh karena itu, pada tahap ini, permintaan terhadap kemampuan manajemen modal ventura tidak tinggi.

Saat ini, Era pertumbuhan brutal startup dan institusi modal ventura telah berakhir. Modal Ventura memasuki babak kedua. Mulai tahun 2018 dan seterusnya, tidak ada banyak peluang baru atau pertumbuhan eksplosif lagi. Siklus pertumbuhan perusahaan akan melambat atau diperpanjang.

Di masa lalu, dana VC sering difokuskan pada investasi pada titik waktu tertentu. Misalnya, Angel investor atau VC hanya berinvestasi tahap awal. Tetapi sekarang, jika ingin memperoleh dividen pertumbuhan paling besar, mereka perlu rantai investasi yang lebih panjang dan lebih lengkap. Investasi sampai tahap akhir.

Artinya, VC harus investasi “tahap penuh dengan kapasitas penuh”. Harus memainkan “perang posisi”, bukannya “perang gerilya lagi.”

Tren ini sudah terjadi. Sebagai contohnya, Sequoia Capital, VC paling Top dalam industri modal ventura. Mereka telah memperluas tahap investasinya. Tidak hanya melakukan putaran A, putaran B, tetapi juga menyiapkan dana investasi Angel. Bahkan, kemudian  melakukan pasar sekunder. Tentu saja, ini membutuhkan dana Raksasa di masa depan.

Vision Fund yang bernilai total USD100 Miliar dari Masayoshi Son telah membuat banyak VC Dunia merasa terancam. Meskipun banyak orang tidak optimis dengannya, namun tidak dapat dipungkiri bahwa tanpa modal super besar, sulit untuk bersaing dengan dana Vision Fund dalam jangka pendek.

Ada apa dengan Modal Ventura
Ada apa dengan Modal Ventura

Just like grandma says, Industri modal ventura adalah kekuatan pendorong utama di balik gelombang Internet seluler. Tetapi setelah 8 tahun berlalu, sebagian besar model manajemen modal ventura belum mengalami iterasi besar atau reshuffling. Industri Internet telah beralih dari tahap bersaing merebut teritori pesaing ke tahap melakukan penguatan kemampuan internal sendiri. Selain itu, lembaga modal ventura juga harus mengiterasi kemampuan manajemen mereka, dan menyingkirkan mode perang gerilya yang dipersonalisasi.

Tidak peduli apakah itu individu atau bisnis, saat ini melakukan hal-hal pada prinsip yang benar tidaklah cukup. Melakukan hal-hal yang benar sama pentingnya dengan melakukannya pada waktu yang tepat. Karena kekuatan waktu itu seperti air pasang. Gerak maju atau mundurnya sebuah kapal tidak bisa ditentukan oleh kapal itu sendiri.

Apa yang sebenarnya diinvestasi oleh VC bukannya pada perusahaan apa atau pengusaha mana, melainkan keyakinan terhadap seluruh industri. Karena Jika Anda percaya bahwa suatu industri akan naik seperti gelombang air besar, maka tidak peduli taruhan pada diri siapapun, pasti akan ada satu orang keluar sebagai pemenang.

Advertisements
Categories: Ada apa dengan Modal Ventura

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: