Advertisements

Teknologi AI dalam pembuatan film Hollywood

Oleh: Ricky Suwarno

22 Mei 2019

Setelah kematian Paul Walker pada tahun 2013, pembuat film dari Fast and Furious 7 menghadapi tantangan yang sangat berat. Untuk menyelesaikan film yang tersisa, terpaksa harus digantikan dengan aktor virtual yang dibuat secara digital. Agar dapat menyelesaikan tantangan ini, sutradara James Wan meminta bantuan saudaranya Paul Walker, Caleb dan Cody Walker. Untuk menangkap ekspresi dan meniru segala gerak gerik mereka.

Dengan bantuan teknologi animasi komputer Vita VFX Digital Visual Effects, akhirnya sutradara berhasil menghadirkan kembali versi digital Paul Walker dalam “Speed and Furious 7”.

Pada tahun 2014, teknologi digital pengomposisian adalah teknologi terbaru dalam industri film saat itu. Bisa dibayangkan jika komputer atau AI dapat mempelajari semua detail gerak-gerik Paul Walker. Dari cara berjalan, berbicara, dan bahkan menaikkan alisnya.

Semua ini sebenarnya sudah tidak jauh dari kehidupan kita. Menggunakan grafik komputer dalam pembuatan film dan acara TV adalah hal yang sangat umum sekarang. Kecerdasan buatan merupakan teknologi paling penting di Hollywood saat ini. Aplikasi yang dipromosikan oleh kecerdasan buatan, atau pekerjaan yang dapat digantikan oleh mesin. Maupun kemampuan mesin untuk berpikir dan belajar dari pekerjaan shooting. Yang dapat menanggung banyak tugas dalam tim kru. Seperti pengawas naskah, tahap pertama pengeditan film, dan bahkan menciptakan karakter digital yang mirip dengan manusia. Atau, membuat karakter CG yang terlihat sangat hidup.

Ini mungkin kedengaran seperti karakter plot dalam “Blade Runner” atau TV serial “West World”. Tetapi kenyataannya “kecerdasan buatan” akan menjadi bagian yang paling diperhatikan di Hollywood. Misalnya mengeffisiensikan jadwal shooting dan anggaran, mengurangi waktu dan biaya produksi. AI telah Memainkan peran yang sangat penting.

Sampai detik ini, Menciptakan tokoh-tokoh digital yang membuat penonton sulit membedakan manusia nyata dan karakter digital, masih merupakan tantangan tersulit dalam bidang efek visual.

Karakter digital menjadi semakin penting untuk pembuatan film di masa depan. Dan kecerdasan buatan dapat dipakai untuk mengisi celah dalam bagian produksi ini. Konsep keseluruhan kecerdasan buatan adalah mengandalkan data untuk belajar dan melatih dirinya sendiri. Semakin banyak data yang dipelajari, semakin menonjol sistem ini berfungsi.

Saat ini di Hollywood, teknologi avatar secara bertahap telah digunakan dalam produksi film, seperti “Avengers 3” untuk karakternya Thanos. Atau film “Battle Angel” si Alita. Dan banyak film Hollywood lainnya dimana tiba-tiba pemain utama meninggal. Sehingga tim kru bisa menggunakan teknologi ini untuk membantu film selesai sesuai jadwal.

Tetapi penciptaan avatar melalui kecerdasan buatan belum begitu banyak diterapkan dalam film-film arus utama. Tetapi secara teori, kecerdasan buatan dapat membuat versi karakter digital Paul Walker lebih cepat dan lebih ekonomis.

Aplikasi lain dari teknologi kecerdasan buatan, dapat kita lihat dari film “Galaxy Guardians 2”. Tim efek visual membentuk versi digital Kurt, melalui foto-foto Kurt Russel ketika dia masih muda. Karakter Kecerdasan buatan terkadang kedengaran seperti semacam sihir. Bukannya mengekstraksi data, tetapi menjelaskan data. Tepatnya, menjelaskan data yang hilang.

Stephen Reggros, adalah penerima Penghargaan Sains dan Teknologi untuk pengembangan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan. Perangkat lunaknya pertama kali digunakan dalam film seri “Lord of the Rings” karya Peter Jackson, untuk menciptakan pasukan besar. Yang akhirnya, membuat Stephen melihat potensi kecerdasan buatan di dunia film animasi.

Just like grandma says, dengan kecerdasan buatan, produser film atau sutradara dapat menghemat puluhan juta dolar dalam anggaran animasi. Dan bahkan hanya dalam hitungan detik, kecerdasan buatan dapat membuat karakter animasi yang pada awalnya harus dikerjakan oleh animator CG.

Seiring Netflix dan layanan streaming lainnya terus meningkatkan permintaan untuk produksi film, kecerdasan buatan dapat membantu membuat karakter animasi menjadi lebih cepat. Dan tentu juga lebih effisiensi.

Advertisements
Categories: Hidupkan kembali paul walker, Hollywood pakai AI sebelum produksi film, Karakter Digital Hollywood, Teknologi AI dalam hollywoodTags: , , , , , ,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: