Advertisements

AI memberdayakan industri tradisional

AI memberdayakan industri tradisional seiring dunia memasuki revolusi industri 4.0. Dan AI sendiri akan menumbangkan model pengembangan berbagai industri tradisional. Membawa nilai industri yang sangat besar. Itulah konsensus para pakar AI dalam World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2019 Shanghai yang berlangsung tiga hari ini. AI memberdayakan industri tradisional, kata Kai-fu Lee founder dan CEO Innovation Works.

Dalam pidatonya tentang “Merangkul Era AI+”, Dia menekankan bahwa AI atau kecerdasan buatan tidak bergantung pada nilai AI sendiri untuk “menghasilkan uang”. Melainkan,  melalui partisipasi semua industri tradisional dalam menggunakan teknologi AI, dan membangunkan semua sektor industri yang dulunya tertidur nyenyak.

AI memberdayakan industri tradisional

“Internet+ dulunya cuma slogan yang sangat umum. Namun, Hari ini AI+ akan diaktifkan. Internet telah mencakup hampir semua bidang bisnis dalam masyarakat manusia. AI+ adalah kesempatan untuk memberdayakan setiap sektor dalam revolusi industri 4.0.  AI memberdayakan industri tradisional dan dapat membawa nilai besar dalam bidang manufaktur, robot, mobil otonom. AI akan membentuk kembali berbagai industri tradisional di masa depan.

Dari perspektif investasi, AI bisa dibagi atas empat Era. Dari masa lalu ke masa depan. Diantaranya, Era teknologi hitam, Era B2B, Era pemberdayaan AI+, dan akhirnya Era AI yang ada di mana-mana seperti udara.  

Pada awalnya, hambatan teknis AI sangatlah tinggi. Teknologi ini dulunya hanya berada di tangan beberapa ilmuwan teratas. Kemudian, secara bertahap semakin meluas. Sekarang, kita berada di tengah-tengah tahap Era kedua hingga ketiga.

Innovation works, Baru saja melakukan pelatihan AI. Bahkan telah menelurkan 600 insinyur AI dalam 4 minggu. Setelah mereka lulus, banyak diantara mereka telah berhasil membuat aplikasi AI yang sangat sukses seperti aplikasi mobil otonom ataupun aplikasi dialog dengan robot.

Memang jelas, ambang teknologi AI telah menurun. AI menjadi semakin dekat dengan kita. Dengan popularitas AI, akan semakin banyak insinyur AI dapat menyebarkan kecerdasan buatan ke semua lapisan masyarakat. Semua sektor tradisional.

Studi menunjukkan bahwa tingkat penetrasi AI saat ini di industri tradisional hanya 4%. “Artinya, masih ada 96% industri lagi menunggu AI untuk dijadikan tambang emas.” Ini adalah peluang yang sangat besar. Menurut laporan penelitian PWC, AI akan menghasilkan 100 triliun yuan atau sekitar 15 triliun Dolar pertumbuhan PDB dunia pada tahun 2030. Dari total jumlah tersebut, 50 triliun yuan akan terkontribusi dari pengembangan AI di China.

Peluang besar ini jelas tidak bisa diandalkan pada pendirian 10.000 perusahaan AI. Tetapi harus berdasarkan pada AI memberdayakan industri tradisional. Lebih mudah untuk mencapai nilai skala di atas lewat AI memberdayakan industri tradisional, dibandingkan hanya mengandalkan perusahaan berbasis Teknologi Hitam AI.

AI memberdayakan industri tradisional
Cara kerja manusia di masa depan, setelah AI memberdayakan industri tradisional

Just like grandma says, bagi industi tradisional jangan menganggap AI atau kecerdasan buatan sebagai suatu hal yang ajaib. Atau merasa sendiri tidak mampu menggunakan AI. Maupun belum siap mengendalikan AI. Setiap industri tradisional harus mengadopsi kecerdasan buatan. Semakin awal Perusahaan tradisional bisa merangkul kecerdasan buatan, akan lebih cepat memetik hasil.

Sebaliknya, bagi mereka yang menolak penggunaan AI, atau penggunaan metode non-cerdas akan Drop Out dari persaingan. Istilahnya, ketinggalan zaman. Dunia lagi berada pada titik awal pengembangan AI. Industrialisasi AI Indonesia, maupun China pada dasarnya duduk sejajar dengan Amerika Serikat hari ini. AI China dan Indonesia sangat independen dan juga mandiri. Masing-masing mampu berkembang sendiri. Dan bahkan bisa Go- internasional dan menjadi pemeran utama di masa depan.

Advertisements
Categories: AI memberdayakan industri tradisional

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: