AI solusi terbaik e-commerce

Oleh: Ricky Suwarno

13 maret 2019

Menurut pakar pemasaran Seth Godin, “ketika Kecerdasan Buatan atau AI menyelesaikan suatu pekerjaan secara diam-diam, kita tidak merasa spesial. Karena kita manusia berpikir itu suatu hal yang wajar.”

Hari ini, kita melihat AI telah melangkah ke bisnis yang lebih besar. Industri. Dan koridor dari berbagai jenis bisnis. Semua kemajuan ini adalah berkat hasil karya dan buatan manusia. Teknologi kecerdasan buatan telah menambahkan sentuhan pribadi pada metode belanja dan cara transaksi kita. Kecerdasan buatan dalam e-commerce, meningkatkan kenyamanan. Dan seluruh pengalaman pembelian dan penjualan. Antara pembeli dan penjual.

Peranan paling menonjol dari AI untuk bidang e-commerce, mencakup:

Robot obrolan

Jika Anda tidak pernah mencoba obrolan dengan robot di e-commerce, Anda tidak dapat merasakan fungsi kecerdasan buatan. Kotak obrolan, di situs web e-commerce, dan beranda aplikasi mobile, adalah algoritma berbasis AI. Yang diprogram untuk berkomunikasi dengan pelanggan secara pribadi. Bot obrolan ini membantu pembeli menemukan produk yang tepat. Memeriksa ketersediaan produk. Membandingkan beberapa produk lainnya. Dan akhirnya membantu pembeli membayar online.

Jika ada keluhan atau pertanyaan, bot obrolan juga dapat membantu pelanggan untuk menghubungi petugas layanan terkait. Pembeli dapat “berbicara” ke mesin-mesin ini. Melalui teks. Suara. Dan bahkan gambar. Chatbots dapat mengurangi tenaga kerja manual. Memungkinkan penjual menambah gaya pribadi, pada hubungan antara kecerdasan buatan dan pelanggan.

Penjualan prediktif

Pembelajaran mendalam atau deep learning. Pemrograman statistik. Dan analisis prediktif kumpulan data secara masif. Dapat dicapai dengan menggunakan algoritma AI. Penjual menggunakan metode ini untuk menangkap perilaku pembeli.

Program paling populer di Netflix, raksasa media streaming di AS. Dan situs video berbayar terbesar di dunia, “House of Cards” dipilih oleh aplikasi dataset kategori program TV pemirsa. Dan ini adalah hasil dari teknologi pembelajaran mode AI.

Penjualan prediktif juga membantu mengatur dan mengelola persediaan gudang. Untuk memastikan penjual memiliki persediaan yang cukup. Terutama untuk produk dengan permintaan yang lebih tinggi.

Mesin rekomendasi

Banyak perusahaan ritel dan e-commerce, seperti Amazon dan alibaba. Menggunakan mesin rekomendasi. Untuk mengidentifikasi target audiens. Berdasarkan pencarian terbaru oleh potensial pelanggan, algoritma AI di mesin pencari mencatat detail produk yang sedang dicari. Berdasarkan hasil algoritma, mesin pencari menghasilkan rekomendasi yang sesuai untuk browser. Dan mencantumkannya di dasbor pribadi untuk membantu mereka menemukan produk dengan cepat.

Otomatisasi gudang

Sebagai bagian terpenting dari industri e-retail, pergudangan memainkan peran yang sangat penting. Terutama dalam menentukan tren penjualan. Misalnya, alibaba di Hangzhou, atau Jd.com yang berbasis di Beijing. Telah bekerja sama dengan Siasun Robot & Automation Co Ltd. Untuk menggunakan robot. Dan memfasilitas proses pergudangan penyortiran. Pengemasan. Dan pemilahan paket. Peningkatan kecepatan dan efisiensi fasilitas penyortiran dan jadwal pengiriman produk kepada pembeli.

Just like grandma says, walaupun kecerdasan buatan atau AI, di saat sekarang hanya memiliki beberapa cara membentuk e-commerce. Namun, skalabilitas dan dampak kecerdasan buatan dalam e-commerce diperkirakan akan terus meningkat. Pertumbuhan ini akan membantu mengidentifikasi prospek yang luar biasa. Membangun hubungan pelanggan yang lebih baik. Mempromosikan penjualan. Dan menjembatani kesenjangan antara personalisasi dan privasi.

Advertisements
Categories: artificial intelligence indonesiaTags: , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: