Ayam penakluk dunia

Ayam penakluk dunia ,apa tidak salah dengar? Yah, ayam yang kita makan sehari-hari. Ayam adalah hewan yang hidupnya paling buruk di dunia. Bagaimana bisa menaklukkan dunia? Beberapa saat yang lalu, saya mengunjungi tempat peliharaan modern ayam. Kandang dengan hanya ratusan meter luasnya. Ada puluhan ribu ayam yang terpelihara disana. Dari menetas sampai keluar kandang, tidak sampai 6 bulan sudah naik ke surga. Sayap ayam di kirim ke spanyol. Usus ayam di kirim ke turki. Lalu tulangnya dikirim ke pabrik ayam di Holland.

Sebenarnya, umur alami seekor ayam sekitar 10-20 tahun. Namun, dengan intervensi manusia, belum sampai 6 bulan sudah harus menjadi daging berbulu pada garis industry makanan manusia. Sepertinya, Tidak ada martabat buat suatu makhluk. Samasekali. Karena tidak ada Jenis spesies lain di dunia ini yang lebih menyedihkan dari ayam.

Ayam penakluk dunia

Ayam, sebenarnya adalah spesies yang paling berhasil. Bila di lihat dari segi evolusi. Di dunia, ada 20 milyar ekor ayam. Jauh lebih banyak di banding anjing, kucing, atau tikus. Seperti kita ketahui, Tujuan tertinggi dari evolusi adalah berada dan berkembang biak. Dan Jumlah ayam yang banyak adalah suatu kesuksesan.

Bila di lihat dari segi manusia, kita sangat mengantungkan diri pada ayam. Seandainya, kucing atau anjing di dunia ini punah, paling-paling ada sebagian orang yang merasa sedih. Tetapi hampir tidak ada pengaruhnya terhadap manusia. Tetapi kalau ayam yang punah, dunia ini akan kacau. Sebagai contoh, pada tahun 2012, untuk menghilangkan flu burung, Meksiko harus membunuh jutaan ayam. Akibatnya, harga ayam dan telur melambung tinggi. Lebih parahnya, jutaan penduduk demo di jalan. Dan menuntut pemerintah untuk mundur dari kuasa.

Loh? Kok bisa gitu?

Ayam adalah sumber protein yang paling stabil, murah dan berkualitas tinggi. Buktinya, di sepanjang jalan dan gang-gang besar maupun kecil, bisa banyak ditemui soto ayam, ayam bakar, ayam panggang, KFC, Mcdonald.

Pada saat Bersamaan, ayam mempunyai arti dan budaya yang sangat special. Dalam semua agama, sering terlihat ada gambar ayam. Dan status mereka sangat tinggi. Misalnya, dalam legenda Kristen, Tuhan pernah berubah menjadi seekor ayam jago. Dalam agama Islam, ayam adalah makhluk untuk memuji Tuhan. Sedangkan di sejarah Tiongkok, ayam dikenal sebagai makhluk dengan lima moral. Moral sastra. Moral panglima. Moral keberanian. Moral belas kasih. Dan moral kepercayaan.

Selain legendary naga, ayam memiliki status dan pujian yang sangat tinggi dalam kehidupan nyata masyarakat Tiongkok. Ayam penakluk dunia, mengacu pada keberhasilannya dalam reproduksi spesies.

Pertanyaannya, kok ayam bisa berhasil?

Mungkin ada yang menjawab karena peliharaan manusia. Manusia menjinakkan anjing karena dapat menjaga rumah. Memelihara kucing bisa menangkap tikus. Tetapi sejak awal, manusia tidak memiliki alasan menjinakkan ayam. Ayam yang dipelihara manusia, sebenarnya awal mulainya, berasal dari ayam merah. Yang lain sekali dengan ayam hari ini.

Pertama-tama, ayam merah penuh waspada. Dan bisa terbang. Tidak seperti ayam sekarang. Yang sering lompat sana sini. Keatas dan kebawah. Ayam merah bisa terbang 1.5 km sehari. Susah ditangkap. Kedua, menangkapnya pun tidak ada gunanya. Hewan ini susah di atur. Dan bersifat buruk. Dia lebih baik bunuh diri di kandang dan tidak pernah mau dijinakkan. Anda bayangkan, ini ibarat versi paling low dari seekor elang.

Makan dagingnya? Ayam merah mempunyai daging yang sangat sedikit. Bertelur? Ayam merah hanya bisa bertelur 6 butir per tahun.

Jadi, bagaimana ayam bisa memasuki hidup manusia. Dan memiliki status yang sangat tinggi. Alasannya ada tiga. Kebiasaan yang tidak menyolok. Dan bukan merupakan keuntungan besar di alam semesta. Tetapi bila berhasil berkaitan dengan manusia, fungsi mereka langsung di perbesar.

Misalnya, Kebiasaan pertama, suka mendiam di rumah. Ayam merah tidak suka berpindah-pindah. Sebaliknya, suka menetap bilamana merasa suka. Lalu tempat apa yang paling cocok bagi mereka. Tentu saja, tempat dengan makanan terbanyak. Kebetulan, dalam peradaban perkembangan hidup manusia, ayam merah memiliki kesukaan makan sampah manusia. Misalnya serangga diatas bangkai. Jadi, secara otomatis ayam merah suka menetap disamping manusia. Dan menjadi tetangga yang sangat stabil.

Kebiasaan kedua, suka berkembang biak. Tak peduli itu ayam jantan atau betina. Dimanapun. Dengan siapapun. Ini adalah gaya hidup yang bermasalah. Tetapi pada proses evolusi, Ini suatu hal yang luar biasa. Makhluk cendrung memiliki mutasi dalam evolusi. Dan dibutuhkan waktu lama untuk mutasi Dari individu ke mutasi grup.

Tetapi cara ayam merah ini mudah menyebar dengan cepat di populasinya. Perubahan gen yang sangat kuat. Begitu seekor ayam mulai bermutasi, dagingnya menjadi banyak. Jadi manusia bisa mengubah spesies ini sesuai kebutuhan. Bila kita membutuhkan bulu yang indah, ambil saja ayam yang bermutasi dengan bulu indah dan berkembang biak. Atau menjinakkan ayam yang mudah bertelur.

Dengan kata lain, ayam itu seperti sepotong bioclay. Anda bisa menyisipnya dalam bentuk apapun. Dan tidak perlu waktu yang lama.

Kebiasaan ketiga, vitalitas yang sangat kuat. Tidak peduli di tempat apapun. Di daerah gurun pasir. Dataran tinggi. Dimanapun selalu bisa bertahan hidup. Pernah ada eksperimen, memasukkan ayam ke dalam lingkungan penuh radiasi nuklir. Dan hasilnya, selain cuma sedikit perubahan pada cakarnya, hampir tidak ada perubahan apapun dalam tubuhnya. Jadi ada pepatah, jika manusia berimigrasi ke planet Mars, manusia hanya boleh membawa satu jenis hewan. Yaitu ayam.

Bayangkan, suka berdiam dirumah. Berkembang biak. Adaptasi yang kuat. Bukan hanya dimiliki ayam. Binatang yang lainnya juga. Tetapi hanya ayamlah yang berhasil memasuki hidup manusia.

Ayam penakluk dunia
Ayam penakluk dunia dan segala yang perlu Anda ketahui tentang Mereka

Lagian, ayam bisa memiliki status yang sangat tinggi dalam agama manusia, karena ayam bisa berkokok. Ayam jantan memiliki hormon melatonin. Yang sangat sensitive terhadap sinar matahari. Sehingga ayam dapat merasakan matahari sebelum terbit. Dan kemudian berkokok. Nenek moyang kita, yang dulunya takut akan kegelapan, karena tidak ada lampu. Mereka berilusi, bahwa matahari keluar karena dipanggil oleh ayam jantan. Sehingga dalam peribahasa mengatakan, sekali ayam jantan bernyanyi, dunia langsung terang. Ayam adalah utusan cahaya. Ayam penakluk dunia.

Dulu kita beranggapan, untuk sukses berevolusi , suatu makhluk harus memiliki kemampuan atau kecerdasan luar biasa Seperti ayam penakluk dunia. Manusia menaklukkan dunia, karena kita bisa berpikir. Tentu saja, makhluk yang memiliki gigi yang tajam adalah suatu kelebihan juga. Misalnya macan atau harimau. Dengan kekuatan tempur yang kuat, berhasil memasuki rantai makanan yang paling atas.

Kunci dari segala keberhasilan ini adalah mengandalkan diri sendiri.

Tetapi dari sisi ayam, kita telah melihat cara lain untuk bangkit. Menaiki variable paling super di dunia. Manusia.

Just like grandma says, setiap orang memiliki fitur karakter tersendiri. Dan bila Anda menemukan suatu wadah yang sangat berpotensi. Masuk dan bergabunglah dengan mereka. Seperti kata Google CEO, Mr. Eric Schmidt, if you’re offered a seat on a rocket ship, you don’t ask what seat. You just Get On!

Advertisements
Categories: Ayam penakluk dunia

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: