Bagaimana blockchain mengubah masa depan

Bagaimana blockchain mengubah masa depan, telah ramai dikenal setelah meroketnya mata uang virtual Bitcoin. Blockchain disebut sebagai “Game Changer” Masa Depan. Penemuan Revolusioner setelah internet.

Ketika berbicara tentang mata uang Digital, orang-orang sering menggunakan Bitcoin atau Ethereum yang diperdagangkan untuk menjelaskan Blockchain. Namun, selain mata uangnya, Ethereum juga merupakan platform pengembangan blockchain. Yang sangat mirip dengan platform iOS Apple.

Bagaimana blockchain mengubah masa depan

Ethereum menyediakan para developers dengan berbagai modul untuk membangun aplikasi. Yang akan membantu mereka menghemat biaya sambil meningkatkan efisiensi kerja. Para developers akan memperoleh pendapatan, ketika Pengguna menggunakan platform yang membawa nilai bagi mereka.

Pada tahun 2017, ada ribuan proyek pihak ketiga termasuk produk dan ekstensi teknologi, yang dikembangkan berdasarkan platform Ethereum. Menurut statistik dari nilai rantai ekologis blockchain Ethereum, dari 300 proyek blockchain teratas yang dikembangkan dalam kapitalisasi pasar saat ini ada lebih dari 80% proyek dikembangkan berdasarkan platform Ethereum. Singkatnya, Ribuan pengusaha dan developers saat ini membuat proyek dan startup baru berdasarkan platform Ethereum.

Bagaimana cara kerja teknologi Dasar dan aplikasi komersial Ethereum?

Untuk membuat Aplikasi pada Bitcoin sangatlah sulit. Dan hanya beberapa pakar yang dapat melakukannya, menurut Salah satu pendiri Ethereum, Joseph Lubin. Itulah sebabnya Ethereum sangat membatasi skalabilitasnya. Selain transmisi mata uang virtual, Bitcoin sulit diterapkan pada layanan komersial lain yang lebih kompleks.  

Untuk mengatasi masalah ini, pendiri Ethereum Vitalik Buterin meluncurkan sistem Ethereum pada tahun 2015. Sehingga, menurunkan ambang pengembangan proyek blockchain. Setiap developers dapat mengembangkan dan merilis aplikasinya di dalam platform ini dan mengeksekusi kontrak pintar (kontrak komputer yang secara otomatis dieksekusi berdasarkan aturan pemicu yang telah ditentukan sebelumnya, atau istilahnya versi digital kontrak tradisional).  

Aplikasi dan kontrak pintar yang dikembangkan di Ethereum tidak hanya dapat digunakan di sektor keuangan seperti sistem crowdfunding, mata uang digital, pembiayaan, manajemen aset, tetapi juga di bidang non-keuangan seperti manajemen leasing, pelacakan rantai suplai, dan pemantauan.

Kemunculan Ethereum dan kontrak pintar telah memberikan lebih banyak kemungkinan bagaimana Blockchain mengubah masa depan dan terealisasikan dalam bisnis. Di dunia bisnis masa depan, sebagian besar perusahaan akan menempatkan dan memproses bisnis mereka ke dalam blockchain.

Misalnya, kontraktor Anda ingin mempertahankan kerja sama data dengan perusahaan Anda, tetapi mereka tidak ingin menggunakan fasilitas data perusahaan Anda. Pada saat ini, Anda dapat membangun blockchain baru untuk berbagi data antara kedua pihak. Selama ada dua pihak dan satu database, Anda sudah bisa membangun blockchain. Dalam blockchain ini, kedua pihak bisa membentuk hubungan keanggotaan, bahkan juga dapat menambah maupun menghapus nama dan jumlah anggota didalamnya.

Salah satu manfaat penggunaan teknologi blockchain terutama di perusahaan besar adalah menyederhanakan proses bisnis, dan menghemat biaya operasi. Menurut laporan Accenture, teknologi blockchain diharapkan dapat menghemat $ 8 miliar hingga $ 12 miliar biaya untuk Top 10 bank global. Menurunkan 30% biaya operasi pusat data yang ada. Jadi perusahaan seperti JPMorgan Chase, IBM, maupun Wal-Mart menginvestasikan modal secara besar-besaran untuk membangun platform blockchain perusahaan mereka sendiri.

Pada dasarnya, zaman Internet bisa di bagi menjadi 3 fase. Fase pertama adalah Era Web 1.0, ketika konten utama jaringan adalah gambar, teks, dan hyperlink. Yang kedua adalah Era Web2.0, ketika fungsi-fungsi interaktif, E-commerce, aplikasi ponsel dan sosial lainnya mulai berkembang luas.

Selama periode ini, informasi identitas pengguna disimpan di server perusahaan besar seperti Google, Facebook, Amazon, Alibaba atau Tencent maupun Gojek. Namun,  perusahaan-perusahaan ini mungkin beresiko membocorkan data pengguna maupun   masalah kepercayaan dari konsumen.  

Bagaimana blockchain mengubah masa depan
Bagaimana blockchain mengubah masa depan sebagai “Game Changer”

Kelemahan dalam sistem moneter saat ini adalah akar penyebab masalah diatas. Artinya, sistem moneter ini tidak dapat memberikan perlindungan dan anonimitas untuk setiap transaksi. Namun, dalam Era Web 3.0 akan menyelesaikan semua masalah ini. Atau bahkan berkemungkinan menumbangkan raksasa teknologi seperti Google dan Facebook.

Platform yang didirikan dalam Era Web 3.0 seperti Ethereum atau sejenisnya, yang mencakup transaksi terpercaya, protokol otomatisasi, dan proyek perangkat lunak berbasis komputer global, dengan kemampuan penyimpanan data maupun bandwidth dan Kemampuan komputasi raksasa yang terdesentralisasi.

Sederhananya, Ethereum akan menjadi komputer global kita. Misalnya kita mengunggah suatu program di laptop kita sendiri, semua orang di dunia dapat menggunakannya. Dalam platform terdesentralisasi ini, tidak ada seorang peserta manapun yang harus tunduk atau dipergunakan oleh orang lain. Sehingga, informasi pribadi kita tidak dapat digunakan oleh perusahaan Raksasa internet untuk keuntungan mereka sendiri.

“Just like grandma says, Di Era 3.0, kita akan memiliki kontrol sepenuhnya atas informasi identitas sendiri. Kita bisa secara selektif memproses semua dokumen sesuai keinginan kita sendiri.”

Advertisements
Categories: Bagaimana blockchain mengubah masa depan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: