Bagaimana cara mengubah kita mendengar Audio

Bagaimana cara mengubah kita mendengar Audio oleh Noveto tanpa headphone dan speaker. Setelah pengembangan bertahun-tahun dalam mematangkan teknologi dan ekosistem, Noveto akhirnya berhasil membawa SoundBeaming ke pasar.

Melalui perangkat keras dan lisensi bermerek di bawah kepemimpinan CEO Dr. Christophe Ramstein. Noveto memegang lebih dari 44 paten dan berkantor pusat di Tel Aviv, Israel. Dengan kantor cabang di Swiss, Jerman, dan AS.

Suatu saat di larut malam yang sunyi, ketika Anda menaikkan volume Tik Tok, pasangan Anda tidak merasa terganggu sama sekali. Karena hanya Anda yang dapat mendengarnya. Sedangkan,  dia tidak dapat mendengarnya. 

Lalu Keesokan paginya, karena Anda tidak ingin mengganggu pasangan yang masih tertidur nyenyak, Anda menyetel alarm yang khusus terdengar ke telinga Anda sendiri. Pada Saat Anda mengemudi, hanya Anda yang dapat mendengar instruksi jalan lurus dan kemudian berbelok satu demi satu dari sistem navigasi. Sedangkan, istri yang duduk di samping Anda dapat terus berkonsentrasi pada konferensi videonya. 

Bagaimana cara mengubah kita mendengar Audio

Ketika Melewati papan reklame di sudut jalan, hanya Anda yang dapat mendengar iklan pakaian pria. Ada seruan dari wanita, “OMG, bagus benar, beli saja.” Semuanya ini seperti Fiksi ilmiah? Yeah, benar. Ini adalah produk perusahaan teknologi Israel bernama Noveto Systems.

Meskipun kedengarannya agak ” cyberpunk “, namun ini menandakan kita semakin mendekati masa depan tanpa batas. Noveto baru-baru ini merilis sebuah perangkat desktop yang disebut SoundBeamer 1.0. Perangkat ini dapat mentargetkan suara langsung ke telinga pendengar tanpa Earphone ataupun Headphone. Yang lebih keren lagi, orang disamping kita tidak dapat mendengarnya. Menurut prediksi, produk ini akan tersedia sebelum Natal 2021 . 

Noveto menekankan bahwa konsumen dapat menggunakan teknologinya dengan dua cara di masa depan. Salah satu adalah perangkat keras buatan mereka sendiri. Yang lainnya adalah solusi yang tertanam untuk produk pihak ketiga. 

SoundBeamer 1.0 akan menjadi produk konsumen pertama Noveto. Sebenarnya, Media pernah mengekspos bahwa Noveto telah mengumumkan hal serupa pada tahun 2016. Teknologi ini akan disematkan ke dalam ponsel, TV, komputer, konsol game, VR , dan berbagai perangkat IoT. Sehingga, konsumen bisa menikmatinya pada akhir 2016. 

Empat tahun telah berlalu. Tampaknya teknologi hebat ini tidak banyak berubah. Noveto hanya mengulangi kata promosi yang sama.

Walaupun demikian, Noveto tidak menyerah begitu saja. SoundBeamer 1.0 dapat dihubungkan ke perangkat Bluetooth apa pun. Perangkat ini memiliki modul sensor 3D dan mikrofon bawaan. Mereka berfungsi untuk menemukan posisi telinga, chipset dan pemrosesan sinyal digital milik Noveto. Termasuk dual yang disesuaikan dengan Array transduser dan perangkat lunak utilitas Noveto Connect. 

Sensor 3D terlebih dahulu menempatkan dan melacak posisi telinga. Membentuk “gelembung suara” di sekitar telinga. Sehingga pendengar dapat mendengar mode suara “stereo”. 

Hal yang lebih menakjubkan adalah ketika pendengar menggerakkan kepalanya, suara juga bisa “mengikutinya”. Tetapi masih dalam jarak yang terbatas. Apabila pendengar meninggalkan jangkauan jalur perambatan suara, suara tidak akan terdengar. Dengan kata lain, teknologi ini menjamin pendengar akan selalu dapat mendengar suara Audio yang tidak rusak dan imersif dalam jarak yang terbatas. 

Menurut CEO Noveto Christophe Ramstein, teknologi ini merupakan inovasi terbesar sesudah iPod. “Anda akan merasakan kebebasan dengannya. Perasaan ini benar-benar luar biasa” Tambah CEO yang memegang gelar PhD dalam Matematika Terapan.

Sebenarnya, ini bukanlah teknologi baru. Esensinya adalah teknologi suara terarah. Yang menggunakan karakteristik pengarahan ultrasound untuk mengontrol distribusi spasial dan perambatan rute suara yang dapat didengar. Sekaligus memastikan bahwa intensitas suara tidak berkurang karena jarak. 

Pada umumnya, Gelombang suara yang dapat didengar merambat di udara akan menyimpang. Gelombang ultrasonik memiliki panjang gelombang yang pendek dan kemampuan difraksi yang buruk. Sehingga dapat merambat dalam garis lurus media. Singkatnya, suara yang dapat didengar dimodulasi menjadi pita frekuensi ultrasonik. Kemudian dipancarkan ke udara lewat transduser ultrasonik.

Sesuai dengan karakteristik propagasi suara di udara, sinyal frekuensi tinggi akan dengan cepat disaring. Suara yang terdengar pada sinyal frekuensi tinggi, pada akhirnya akan disaring secara alami. Dan mewujudkan propagasi arah suara. 

Sebelum melihat produk aslinya, Ricky meragukan apakah ini juga perusahaan yang hanya menggunakan beberapa lembaran PPT untuk membuat produk atau mendapatkan pendanaan. Tapi katanya, sejak tahun 2016 telah ada beberapa media mainstream sudah mencobanya lebih dulu. 

Wartawan CNBC pernah menulis sebuah artikel pada tahun 2018, “Saya duduk dengan Brian Wallace (CEO saat itu) menonton video. Setelah mengalihkan audio ke produk teknologi Noveto, Saya sepertinya memiliki teater pribadi.” Dengan Kamera yang melacak gerakan kepala saya, suara audio langsung masuk ke telinga saya. Saat mendengarkannya. Sambil berbicara dengan Wallace. Dia hanya dapat mendengar saya, tetapi tidak mendengar suara dari Soundbeamer.

“Koeksistensi kedua kondisi ini sangatlah nyata.” Seolah-olah membuatku merasa bahwa suara ini berasal dari kepalaku sendiri” kata Wartawan CNBC. Namun sayangnya, Untuk versi lanjutan dari teknologi ini, Noveto tidak merinci bagaimana cara membentuk “kantong suara” di sekitar telinga. 

Pada pameran CES di tahun 2018, Samsung C-Lab Innovation pernah menghadirkan portable directional speaker S-Ray. Sony juga sempat meluncurkan produk serupa. Tetapi harganya terlampau mahal. Harga tinggi adalah salah satu aspek. Apakah efek pengalaman bagus dalam video demo dapat dicapai adalah masalah lain.

Konon kabarnya, Noveto telah menandatangani perjanjian dengan perusahaan mobil untuk membentuk ruang audio independen. Di mana pengemudi dan penumpang tidak saling mengganggu. Tetapi ini masih terasa jauh dan cuma hidup dalam bayangan masa depan.

Untuk mengomersialkan produknya dengan lebih baik, Noveto Systems merekrut Brian Wallace sebagai CEO. Brian Wallace dulu pernah memegang posisi jabatan yang sangat penting di banyak perusahaan besar. Misalnya, Essential yang didirikan oleh Bapak Pendiri Android, BlackBerry, Google, Samsung, dan Magic Leap.

Brian Wallace juga pernah membantu Magic Leap mengumpulkan pendanaan sebesar 1,4 miliar dolar AS. 

Bagaimana cara mengubah kita mendengar Audio
Bagaimana cara mengubah kita mendengar Audio (Image: Wral Techwire)

Just like grandma says, Bagaimana cara mengubah kita mendengar Audio oleh Noveto, harapan Ricky satu-satunya semoga produk Noveto tidak terus melambung seperti Magic Leap. Orang-orang teknis atau Pakar Teknologi pandai memprediksi Tren masa depan. Akan tetapi dapat melihat arah masa depan hanyalah langkah pertama.

Apa Pendapat Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.