Bagaimana mendapatkan 1000 pengguna pertama

Bagaimana mendapatkan 1000 pengguna pertama bagi para startups menurut Lenny Rachitsky. Jika Anda tidak memiliki pengalaman, ini mungkin bukan tugas yang mudah. Penulis Lenny Rachitsky, adalah mantan manajer produk Airbnb. Beliau juga seorang pengamat Internet senior yang mewawancarai Netflix, Spotify, Instagram, Lyft, Tinder dan sebagainya.

Dari informasi wawancara, ia merangkum tujuh strategi bagi para pengusaha Bagaimana mendapatkan 1000 pengguna pertama. Sebenarnya, pandangan ini berasal dari Kevin Kelly dalam bukunya yang berjudul “What Technology wants”.

Dalam buku itu, Kevin Kelly menyajikan teori “1000 True Fans” mengatakan, Misalkan Anda memiliki 1000 penggemar hardcore, seandainya setiap tahun penggemar Anda berkonsumsi 100 dolar per tahun dalam produk Anda, Anda akan menghasilkan 100 Ribu Dolar. Pada umumnya, pendapatan ini sudah cukup untuk bertahan hidup.

Bagaimana mendapatkan 1000 pengguna pertama 

Saran pertama adalah “menemukan kolam ikan yang tepat.” Artinya, dimana tempat berkumpulnya target pengguna Anda. Ada aplikasi kencan seluler yang sangat populer, namanya Tinder yang sangat banyak digunakan di Indonesia.

Perangkat lunak ini akan memperkenalkan orang-orang asing di sekitar Anda supaya bisa saling kenal. Jika Anda tertarik, tinggal geser ke kanan. Jika Anda tidak tertarik, geser ke kiri. Jika tertarik satu sama lain, Tinder akan menunjukkan kecocokan dan Anda dapat saling mengobrol. 

Pertanyaannya adalah, jika Anda adalah pendiri perangkat lunak Tinder, kemana Anda akan pergi mencari pengguna pertama?

Pilihan pendiri Tinder adalah, Kampus-kampus universitas. Mengapa? 

Karena ada begitu banyak orang lajang di kampus universitas. Mereka pas memasuki usia muda untuk bercinta. Bayangkan, jika Anda dapat dengan cepat menemukan satu orang di sekitar Anda melalui APP, yang juga tertarik terhadap Anda, bakalan betapa  nyaman dan gembiranya. 

Tinder menjadi sangat populer, sehingga dengan cepat menyebar di kalangan mahasiswa. Tinder dengan segera mendapatkan sejumlah besar pengguna Pertamanya.

Mari kita lihat Perangkat lunak layanan berbagi perjalanan, Lyft yang menggunakan cara yang hampir serupa. Lyft memulai kolamnya dari Lokasi para startups baru. Lyft meminta semua orang di timnya untuk mengumpulkan daftar kontak perusahaan startup. Kemudian menelpon mereka satu per satu sambil mengatakan, Lyft akan memberikan es krim Sundae gratis untuk karyawan Startup.

Tentu saja karyawan startup ini sangat senang, siapa yang bisa menolak es krim gratis?

Kemudian, Lyft meminta karyawan membawa tas isolasi, mengirimkan es krim sundae ke masing-masing Startups sambil mengasih kode diskon taksi Lyft kepada para karyawan. Hasilnya, karyawan yang menerima Es Krim Sundae bersedia menjadi pengguna pertama Lyft. 

Ketika karyawan Startups bekerja lembur hingga larut malam, mereka akan teringat bahwa ada software bernama Lyft yang bisa menyediakan panggilan mobil untuk datang menjemput di kantor.

Di samping itu, Netflix yang pada awalnya memulai sebagai rental video online. Pesaing terbesar mereka adalah Blockbuster, yang membuka banyak toko fisik Rental di AmerikaSerikat. Bagaimana Netflix menemukan pengguna awalnya? 

Pada mulanya, Netflix sebenarnya berbisnis penyewaan video disk online, sehingga mereka lebih berfokus pada forum penggemar digital.

Netflix mempekerjakan seorang mahasiswa Universitas Berkeley bernama Corey Bridges. Dia berpura-pura menjadi penggemar film dan menyelinap ke forum Digital. Dia tidak mengungkapkan identitasnya, melainkan berusaha berteman dengan webmaster, moderator, dan pengguna aktif. Seiring perjalanan waktu, dia kemudian menemukan kesempatan untuk secara tidak sengaja memperkenalkan mereka situs web baru bernama Netflix.

Corey Bridges mengatakan, Mereka dapat menyewa video disk lewat online. Sangat mudah dan praktis. Kenyataannya, ia berhasil membawa sejumlah pengguna berkualitas tinggi untuk Netflix .

Selanjutnya, Mari kita lihat saran metode kedua, “Menambah Leverage Mental.” Leverage Mental, adalah menggunakan beberapa faktor psikologis untuk memberikan pengaruh pada pengguna. Ketika orang lain tidak memahami produk baru dengan baik, pengaruh psikologis bisa sangat efektif.

Cara psikologis yang paling umum digunakan adalah “rekomendasi teman”. Banyak perusahaan startup pada awalnya akan memotivasi teman-teman di sekitar mereka untuk mencoba menggunakan produk mereka. Pendiri perangkat lunak sosial grafis bernama “Pinterest”, ketika produk ini pertama kali dirilis, Pendiri mengirim email kepada semua teman di sekitarnya, berharap mereka untuk mencobanya. 

Namun sayangnya, ia menemukan bahwa orang-orang yang benar-benar menggunakannya bukanlah orang-orang yang bersedia mencoba hal-hal baru yang ia bayangkan sebelumnya, melainkan teman-teman di masa kecilnya.

Ketika Quora, situs pertukaran pengetahuan pertama kali didirikan, pengguna pertama mereka adalah teman sekelas dan teman dari kedua pendirinya. Pertanyaan awal Quora sangat menarik, seperti “Dimana ada Restoran bagus di Pittsburgh?” Karena teman sekelas dan teman-teman pendiri Quora sebagian besar tinggal di Pittsburgh.

Untuk menambah pengaruh psikologis dari rekomendasi teman, beberapa startup juga telah melakukan upaya besar untuk membuat rekomendasi pengguna tampak lebih “Bergengsi”. 

Perangkat lunak pemanggil mobil Lyft, secara khusus mendesain templat email bagi penggunanya untuk mengundang orang lain mendaftar di Lyft. Undangan email langsung menulis kata – kata “Surat Undangan VIP”.

Anda mungkin berpikir, kalau trik ini sangat bermanfaat, mengapa tidak membiarkan para pengguna mengirim undangan VIP ini sebanyak mungkin kepada temannya?

Tentu saja, Tidak Boleh.

Seorang Founder yang cerdas, justru memberikan Undangan VIP dengan “Edisi Terbatas”. Misalnya, Spotify, perangkat lunak musik streaming terbesar di dunia, membatasi pendaftaran sejak awal. Untuk bisa mendaftar, Anda harus memiliki undangan dari pengguna terdaftar, dan setiap pengguna hanya boleh mengundang 5 orang teman. Alasannya?

Di belakang semua ini ada unsur Leverage Mental, namanya ” takut ketinggalan “, bahasa Inggrisnya Fomo ( Fear of Missing Out ). “Edisi Terbatas,” sebaliknya akan membangkitkan rasa takut pengguna potensial akan terlewatkan sehingga, menciptakan momentum untuk produk. 

Tentu saja ada manfaat tambahan dari trik ini, yaitu memungkinkan perusahaan mengendalikan laju pertumbuhan pengguna. Sehingga jika ada terlalu banyak pengguna baru, layanan tidak dapat mengikuti, dan pengguna akhirnya akan meninggalkan perusahaan dan kecewa.

Cara Metode mental ketiga, memanfaatkan “Pengaruh”. Dengan kata lain, menemukan seseorang dengan pengaruh tertentu untuk membantu Anda mempublikasikan.

Siapa yang punya pengaruh? Para Selebriti, Influencer atau KOL.

Pengguna pertama yang dipilih oleh perangkat lunak sosial foto, Instagram adalah fotografer dan desainer yang memiliki penggemar tertentu di Twitter. Orang-orang ini sebenarnya bukan Influencer terkenal, tetapi yang disukai Instagram adalah kemampuan mereka untuk menarik penggemar secara vertikal.

Strategi ini telah bekerja dengan sangat baik. Seiring Masuknya para fotografer dan desainer selebritas ini langsung meningkatkan kualitas dan gaya Instagram. Mereka juga yang membawa banyak Fans mereka ke Instagram .

Selain itu, ada cara umum yang sering dipraktekkan adalah mencari media. Pertanyaannya adalah, kecuali Anda mengeluarkan uang untuk iklan, kalau tidak bagaimana media dapat membantu Anda mempromosikannya? 

Ada satu Klien email lintas-platform Amerika Serikat bernama Superhuman. Pada awal pendirian mereka, mereka benar-benar membuat media mempromosikannya secara gratis.

Bagaimana caranya? 

Metode Superhuman adalah “mengikuti perkembangan berita.”

Pada tahun 2015, Mailbox, klien email yang sangat populer di Amerika Serikat mengumumkan penutupannya. Sehingga menyebabkan kekhawatiran luas antara penggunanya. Latar belakang masalah ini adalah, Mailbox sebelumnya diakuisisi oleh Dropbox seharga 100 juta dolar AS. Belum sampai dua tahun, Mailbox akhirnya ditutup oleh pemiliknya.

Bagaimana mendapatkan 1000 pengguna pertama
Bagaimana mendapatkan 1000 pengguna pertama (Image: music industry howto)

Pendiri Superhuman sangat cerdas. Ia menulis sebuah artikel tentang “Bagaimana bisa berkelanjutan setelah akuisisi,”. Akibatnya, artikel ini dicetak ulang dalam jumlah besar oleh media. Banyak pembaca baru tahu ada satu perusahaan bernama Superhuman melalui artikel ini. Sebagai hasilnya, artikel ini berhasil membawa 5.000 pengguna yang membayar ke Superhuman.

Just like grandma says, kesulitan Bagaimana mendapatkan 1000 pengguna pertama bukan dalam kuantitas, tetapi dalam kualitas pengguna. Banyak contoh diatas akhirnya berhasil, bukan karena mereka sekedar menemukan pengguna, tetapi karena mereka menemukan pengguna yang tepat. Hanya jika 1000 pengguna yang tepat ini ditemukan, baru akan ada 10.000 pengguna nantinya.