Advertisements

Blockchain kunci revolusi industri 4.0 Indonesia

Oleh: Ricky Suwarno

15 maret 2019

Sistem blockchain, memudahkan pengguna. Dan yang terpenting memberi keamanan data yang lebih baik. Dibandingkan dengan sistem yang selama ini tersentralisasi pada internet raksasa. Seperti google. Facebook. Alibaba. Tencent dll.

Blockchain adalah bagian dari transaksi digital. Dan sistem penandatanganan digital, atau digital signature menjadi bagian yang tak bisa terlepaskan. Blockchain mengacu ke sistem desentralisasi. Sehingga keamanan lebih mudah terjaga.

Revolusi industri pertama dimulai pada abad ke-18. Dengan tenaga uap. Terutama ditandai dengan meluasnya penggunaan mesin uap.

Revolusi industri kedua, dimulai dengan tanda utama seperti tenaga listrik. Dan meluasnya penggunaan listrik dan realisasi komunikasi radio.

Revolusi teknologi ketiga, dimulai dengan Internet. Dan menghasilkan serangkaian teknologi teknologi tinggi. Seperti teknologi energi nuklir. Teknologi laser. Dan teknologi komputer.

Dalam beberapa dekade terakhir, kita telah hidup dalam revolusi industri ketiga. Dan selanjutnya, apa itu revolusi industri keempat?

Revolusi industri keempat, adalah revolusi teknologi berdasarkan kecerdasan buatan, atau Artificial intelligence. AI. Energi bersih. Robotika. Teknologi informasi kuantum. Realitas virtual. dan bioteknologi.

Jadi pertanyaan yang sering kita dengar, kapan revolusi industri keempat 4.0 akan datang?

Satu jawaban yang diberikan oleh Konferensi Ekonomi Dunia (WEF), kita mungkin telah memasuki fase transisi. Dari era baru ekonomi. Politik. Dan masyarakat. Teknologi untuk memajukan revolusi industri keempat, masih dalam tahap awal. Tetapi mereka akan terus berkembang.

Dalam revolusi industri keempat, tidak disebutkan teknologi blockchain. Tetapi, mengapa blockchain bisa menjadi teknologi utama? Dan sangat penting?

Kecerdasan buatan dan Internet of Things, atau iOT, pada dasarnya merupakan teknologi yang disruptif. Tetapi fungsi mediasi yang diperankan blockchain benar-benar menjadikannya suatu”revolusi”.

“Blockchain mewakili cara baru untuk menyimpan dan berbagi data. Serta metode pemrosesan transaksi yang lebih aman. Dan tidak berubah dari Internet saat ini.” Blockchain menggunakan fungsi “cryptographic hash” untuk mengenkripsi data. Yang dapat dibandingkan dengan yang sudah ada. Pemrograman dan sistem komputer memberikan lebih banyak keamanan. Dienkripsi dengan data ini adalah informasi waktu dan tanggal. Yang tidak dapat diubah. Yang membuatnya tidak mungkin menjadi kontroversi.

Data disimpan pada node atau komputer. Yang berpartisipasi melewati jaringan blockchain. Daripada disimpan di komputer pusat atau sentralisasi. Atau data farm yang dimiliki oleh perusahaan. Desentralisasi menghilangkan kekuatan data dari pemerintah. Atau organisasi yang lebih besar. Ini melindungi data dari hacker. Jaringan yang terdesentralisasi juga membuat akses lebih cepat.

Blockchain, Internet of Things, dan kecerdasan buatan sangat cocok untuk bekerja bersama. Tiga teknologi dan lebih banyak teknologi, pada akhirnya akan bekerja bersama dengan lancar.

Kecerdasan buatan dapat membuat keputusan. Berdasarkan informasi baru yang disediakan oleh Internet of Things. Tanpa bimbingan manusia. Yang paling penting, jaringan blockchain dapat membawa dan melindungi informasi ini. Dan meneruskannya ke manusia. Dan pusat kontrol untuk pengambilan keputusan yang lebih lengkap.

So, just like grandma says, Revolusi industri keempat adalah revolusi dalam blockchain, Internet of Things, dan kecerdasan buatan. Dan hal ini telah muncul dalam kehidupan kita. Teknologi baru “trinitas” ini penting bagi konsumen dan industri. Sistem blockchain dapat meningkatkan volume perdagangan UMKM. Melalui e-commerce global. Sistem blockchain aman dan transparan. Karena sistem blockchain dapat mengantisipasi adanya tindak pidana pencucian uang. Money laundry atau korupsi di lingkungan pemerintah.

Otomatisasi dan digitalisasi, yang dibawa oleh revolusi industri keempat akan mengubah setiap bidang dan industri. So, are you ready, My Indonesian fellows?

Advertisements
Categories: artificial intelligence indonesiaTags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: