Cara baru menggunakan mobil

Cara baru menggunakan mobil lewat berlangganan bukannya membeli. Pengalaman membeli mobil di masa lalu kebanyakan harus seperti begini. Pertama, kebanyakan orang perlu mengambil pinjaman dari bank, dan memastikan biaya “Uang Muka” dan “cicilan” sesuai kemampuan konsumsi sendiri. 

Setelah mobil dibeli, pada dasarnya tidak ada hubungan lagi dengan perusahaan mobil. Jika ada yang tidak beres dengan mobilnya seperti ban pecah, kaca pecah, dll kita hanya pergi ke toko franchise mobil yaitu toko 4S.

Sejak awal tahun 2020 di Tiongkok, “kekuatan pembuat mobil Listrik baru” yang diwakili oleh Nio dan Xiaopeng mulai bangkit dengan cepat. Tata letak paling awal adalah “Nio” yang diinvestasi oleh BUMN dan Raksasa internet Tencent. Pada paruh kedua tahun 2020, Nio meluncurkan Mobil listrik terbarunya EC6 yang merupakan pembandingan dengan Tesla Model Y adalah favorit saya.

Cara baru menggunakan mobil

Di antara beberapa mobil listrik merek Tiongkok, Nio telah menjadi model bagi produsen lain untuk diikuti dan diamati. Diantaranya, model bisnis yang dipraktikkan yaitu layanan berlangganan. Misalnya, Hak penggunaan layanan langganan Nio versi ES8 selama 30 hari, Layanan NIO servis, Layanan NIO Power, manfaat langganan dan layanan Ekslusif tindak lanjut Fellow.”

Pengguna dapat “menyewa” mobil Nio seharga 13.800 yuan. Dan mengembalikannya setelah mengemudi sebulan kemudian.

Selain itu, Nio yang dalam bahasa Mandarinnya “蔚来” mempunyai arti “Blue Sky Coming” mulai meluncurkan Solusi Penyewaan Baterai (BaaS) pada bulan Agustus ini. Layanan solusi ini untuk menyediakan pelanggannya “pemisahan mobil dan listrik, sewa baterai, isi ulang, dapat ditukar, dan layanan komprehensif yang dapat ditingkatkan.”

Artinya, ketika pengguna membeli mobil Tidak perlu membeli paket baterai. Anda dapat memilih untuk menyewa paket baterai dengan kapasitas berbeda. Dan membayar layanan setiap bulan. Ide BaaS sangat mirip dengan model langganan mobil itu sendiri, yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna yang berbeda.

Tidak ada keraguan bahwa Nio ingin membangun ekosistemnya melalui operasi pengguna, menggabungkan toko pengalaman offline dan aplikasi online. Termasuk mengumpulkan sejumlah besar pengguna inti yang setia.

Untuk dapat mencapai “pembelian langganan + layanan berkelanjutan”, ada perubahan penting lainnya dalam industri otomotif. Perusahaan kendaraan listrik langsung menghubungi konsumen dan melayani pengguna. Bukan seperti cara tradisional, dimana setelah menjual ke konsumen, toko 4S (Toko waralaba) yang melakukan pemeliharaan purna jual. 

Seperti halnya Tesla, NIO secara langsung menghilangkan layanan toko 4S. Sebaliknya,  langsung menghubungi konsumen dari 87 “NIO Center” yang di operasi sendiri. Dari melihat mobil, membeli mobil hingga perawatan lanjutan. Nio telah melakukan semua yang dapat dilakukan toko 4S.

Sebagai solusi inovatif, langganan mobil secara alami ditentang keras oleh kekuatan tradisional, terutama di Amerika Serikat. Tahun lalu, Asosiasi Dealer Mobil Baru California, yang terdiri dari 1.200 dealer di Amerika Utara, secara kolektif menuntut Volvo ke pengadilan. 

Alasannya, layanan berlangganan Care oleh Volvo mendorong konsumen untuk melewati dealer dalam menggunakan kendaraan. Serta ada tanda penjualan langsung yang melanggar peraturan waralaba California dan merugikan kepentingan para dealer.

Merek lain seperti Cadillac dan Ford juga telah mencoba Cara baru menggunakan mobil berlangganan, tetapi perkembangannya tidak mulus. Mereka akhirnya menutup langganan atau mendivestasikan bisnisnya.

Dibandingkan dengan Amerika Utara, pabrikan dalam negeri Tiongkok lebih terbuka terhadap inovasi. Kini banyak perusahaan mobil juga mulai menjajaki model berlangganan untuk menguji kemungkinan keberhasilannya. Siklus langganan mobil bagi konsumen telah diperpanjang dari satu bulan menjadi satu tahun. Atau bahkan tiga tahun. 

Konsumen yang lebih muda lebih reseptif. Mereka suka berkendara dengan model yang berbeda. Dan menikmati pengalaman berkendara mobil yang berbeda tanpa mengkhawatirkan penuaan kendaraan. 

Sebuah survei yang dilakukan oleh badan energi baru JD Power di AS menunjukkan bahwa lebih dari 50% konsumen bersedia menerima layanan langganan mobil. Mereka percaya sebenarnya kebanyakan orang tidak perlu memiliki mobil pribadi. Karena sebelumnya tidak ada pilihan kedua seperti “model langganan” bagi mereka.

Menurut laporan riset pasar terbaru Technavio, tingkat pertumbuhan tahunan gabungan dari pasar layanan langganan mobil global akan melebihi 71% pada tahun 2022. Ini adalah suatu revolusi cara menggunakan mobil. Karena bagi konsumen, ini akan membawa lebih banyak kenyamanan dalam hidup dan lebih banyak kebebasan dalam memilih.

Namun, model “pembelian langganan + layanan berkelanjutan” tidak mudah dipelajari oleh perusahaan mobil lain. Dalam mencapai layanan yang begitu teliti, salah satu faktor penting adalah dukungan dana yang kuat. Hal ini tercermin dari biaya penjualan dan manajemen NIO yang terus meningkat. Dari 2016 hingga 2018, Nio menghabiskan total 8,831 miliar yuan untuk biaya manajemen layanan. Biaya ini jauh lebih tinggi daripada perusahaan sejenis lainnya.

Pada bulan Juli tahun ini, harga saham Tesla melonjak dengan nilai pasar lebih dari 2,2 triliun Yuan. Rasio harga-pendapatan lebih dari 1.000 kali lipat. Banyak orang tidak mengerti mengapa penjualan Tesla yang jauh lebih rendah dari Volkswagen Ford, tetapi dapat mencapai valuasi setinggi itu. Apakah itu gelembung? 

Untuk memahami logika sebenarnya dari Tesla, Anda harus melupakan konsep mobil listrik itu sendiri. Melainkan, harus memperhatikan nilai software yang terkandung dalam mobil Tesla.

Pendapatan perangkat lunak Tesla dihasilkan dari tiga macam bisnis model. Diantaranya, fungsi Jaringan Mobil, peningkatan sistem online (Over the Air Paid Upgrade) dan mengemudi otomatis penuh (Full Self Driving).

Elon Musk mengumumkan bahwa mulai tahun 2020, Tesla akan mengenakan biaya $ 9,99 / bulan untuk Tesla Model S / X / 3. Tesla akan menyediakan layanan seperti navigasi, lalu lintas waktu nyata, peta satelit, teater online, musik online, dan layanan lainnya.

Peningkatan Sistem Online Tesla mencakup sistem tenaga otomotif, sistem hiburan kokpit, sistem pengemudi otomatis, sistem elektronik mobil, dan sistem sasis. Peningkatan kinerja kendaraan secara keseluruhan tidak perlu mengubah perangkat keras kendaraan. Sebaliknya, akan menghadirkan perangkat lunak berulang berkelanjutan kepada pelanggan layanan.

Disamping itu, Konsumen dapat memilih untuk mengaktifkan fungsi Full Self Driving saat membeli mobil. Tetapi mereka harus membayar tambahan $8.000 (harga akan naik dari $ 1.000 menjadi $ 8.000 per kendaraan pada 1 Juli 2020).

Mereka dapat menikmati layanan fungsi mengemudi otonom, parkir otomatis, panggilan cerdas, Pengenalan rambu lalu lintas dan fungsi lainnya. Melalui Sistem peningkatan online, pengguna dapat terus meningkatkan kemampuan mengemudi otomatis.

Walaupun Tesla bukan merupakan sistem langganan, tapi sudah menyediakan perangkat lunaknya secara langganan. Di masa mendatang, bagian mobil yang benar-benar berharga bukanlah bagian perangkat keras yang dapat kita lihat. Tetapi kecerdasan yang terkandung dalam perangkat lunak mobil seperti mengemudi otonom, analisis data, peningkatan perangkat lunak, atau jaringan mobil. Semua kendaraan di jalan akan saling terkoneksikan ke Internet nantinya.

Inilah sebabnya mengapa mudah untuk menyimpulkan bahwa harga saham Tesla dinilai terlalu tinggi bila dibandingkan dengan Ford dan Toyota.

cara baru menggunakan mobil
Cara baru menggunakan mobil (Image:Teslarati)

Just like grandma says, Cepat atau lambat, mobil akan menjadi produk konsumen yang bergerak cepat. Mirip dengan iPhone. Di masa depan, Anda akan berlangganan mobil seperti berlangganan perangkat lunak iPhone. Namun, Software cerdas mobil akan selalu menjadi milik Anda. Anda tetap dapat menikmati parkir otomatis, fungsi jaringan mobil dan mengemudi otonom.

Karena tujuan akhir manusia adalah menggunakan peralatan, memfasilitasi perjalanan, dan menikmati teknologi. Bukannya memelihara mobil seperti karya seni.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.