China telah menang

China telah menang menurut Henry Kissinger pada hari kamis lalu, dalam acara makan malam tahunan 2019 Komite Hubungan AS-China yang diadakan di New York. Konflik jangka panjang antara China dan Amerika Serikat hanya akan membawa konsekuensi yang saling menghancurkan.

Sebagai pelopor dan saksi dari pembentukan hubungan diplomatik antara China dan Amerika Serikat pada 1970-an, mantan Sekretaris Negara AS Henry Kissinger menekankan pada banyak kesempatan bahwa “China dan Amerika Serikat adalah mitra daripada saingan.”  Baru-baru ini, Herny Kissinger sekali lagi menyampaikan di depan umum pandangan yang telah Beliau pertahankan selama bertahun-tahun.

China telah menang

Dalam kegiatan Makan Malam Tahunan, Mantan Menteri Luar Negeri keturunan Yahudi yang telah berusia 96 tahun ini menyampaikan pidato yang menyerukan Amerika Serikat dan China harus bekerjasama mengatasi kesulitan. Mengendalikan perbedaan melalui dialog yang jujur. Beliau juga memperingatkan bahwa konflik antara kedua negara bila berlangsung cukup lama, hanya akan membawa konsekuensi bencana bagi dunia. Bayangkan perkelahian antara dua gajah raksasa dunia.

Mantan Sekretaris Negara dan Diplomat senior negeri Paman Sam ini juga memperingatkan bahwa Amerika Serikat dan China tidak dapat saling mendominasi. AS tidak bisa memaksakan kehendaknya atau mendikte China, atau sebaliknya. Konflik permanen antara dua negara Superpower sangat berbahaya.

Henry Kissinger membantu membangun kembali hubungan Tiongkok-AS selama pemerintahan Nixon. Hubungan antara Negeri Tirai Bambu dan Paman Sam pada awalnya adalah hubungan strategis yang dibangun di bawah tekanan AS melawan Uni Soviet. Sudah saatnya, orang Amerika mengubah mentalitas mereka terhadap kebangkitan Tiongkok sebagai potensi pemimpin Dunia yang baru. AS harus meninggalkan sifat selalu memusuhi negara lain. AS Harus menyadari dan melihat kenyataan bahwa kekuatan nasional mereka secara komprehensif telah menurun drastis.

Kissinger berkata: “Fantasi AS untuk mendominasi China sangat tidak realistis.” China telah menang. Oleh karena itu, Amerika yang dulunya memiliki keunikan dan kekuatan terbesar, sudah harus menerima kenyataan dan terbiasa dengan fakta bahwa mereka sekarang memiliki pesaing dengan kekuatan yang mungkin lebih dominan. Persaingan itu abadi.

Perselisihan perang dagang akan berakhir dengan cara positif, menurut pakar masalah China yang telah berusia 96 tahun ini. Beliau memperingatkan bahwa perbedaan dan konflik antara kedua negara tidak dapat dihindari mengingat sejarah.

Mungkin tidak ada akan perjanjian untuk mengikat kedua raksasa ini. Namun, Sangat penting AS-China harus memahami dalam jangka panjang tidak akan ada pemenang dalam konflik.

Henry Kissinger menyatakan optimisme dan percaya bahwa pada akhirnya AS-China akan menyelesaikan kesulitan, dan kembali ke kerjasama dan kompetisi yang ramah. Pemimpin kedua negara akan menyadari bahwa masa depan dunia bergantung pada bagaimana kedua belah pihak menemukan solusi abadi.

Amerika Serikat dan China adalah ekonomi terbesar di dunia. Amerika Serikat telah menjadi kekuatan ekonomi nomor satu selama beberapa dekade. Persaingan antara China dan Amerika Serikat semakin sengit dan dapat diperkirakan. Baik China, Jepang, maupun Korea Selatan menjadi kaya secara ekonomi berkat Amerika Serikat. Dapat dimengerti bila Amerika Serikat ingin melindungi dirinya dari dimanfaatkan. Tapi hubungan antar negara seharusnya saling menguntungkan.

China telah menang
China telah menang

Pola dunia mulai bergeser dari dunia yang didominasi oleh satu Superpower menjadi  beberapa Superpower. Di masa depan, kekuatan keseluruhan seperti politik, ekonomi, militer, dan budaya antara Amerika Serikat, China, Uni Eropa, India, atau Brasil akan lebih setara. Jika Rusia dapat meningkatkan ekonomi mereka, mereka juga akan menjadi anggota Superpower kelompok ini.

Henry Kissinger percaya konflik berkelanjutan adalah bencana. Bangkitnya China tidak dapat terhentikan karena dunia setuju dan gembira tentang kebangkitan China. Dunia sudah merasa jenuh melihat AS yang selalu sewenang-wenang memberikan sanksi dan embargo kepada siapapun. Dunia tidak bisa lagi mendukung tindakan ini. Dan tindakan tersebut juga tidak berarti bagi China. 

Just like grandma says, seperti kesimpulan pakar masalah China ini bahwa China sudah berhasil mengubah cara mereka menjalankan ekonomi Dunia. Dan itu akan segera terwujud dalam waktu dua atau tiga tahun. AS dapat memilih untuk bergabung dengan tatanan ekonomi dunia ciptaan Tiongkok dan mendapatkan keuntungan didalamnya. Atau, hanya menonton negara lain mengambil keuntungan tersebut.

Advertisements
Categories: China telah menang

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: