Deep Learning adalah contoh tipikal Alpha Go

Deep Learning adalah contoh tipikal Alpha Go dari DeepMind, perusahaan yang diakuisisi oleh Google pada tahun 2014 dengan harga sebesar 500 Juta Dolar.

Sense Time, perusahaan kecerdasan buatan atau Unicorn AI terbesar di dunia. Yang didirikan di Hongkong, China pada tahun 2014. Dengan kantor tambahan di Singapura, Jepang, dan AS. Sense Time memiliki total pembiayaan atau valuasi terbesar dalam industri AI.

Sense Time telah menjadi platform inovasi terbuka Nasional China untuk Kecerdasan Buatan Generasi selanjutnya dalam Visi Cerdas. Seperti computer vision, deep learning, pengenalan wajah, deteksi objek, mobil otonom, kota cerdas dan sebagainya.

Saat ini, bilamana kita berbicara mengenai kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence, Google adalah nama yang sering terdengar. Dari Alpha Go sampai ke mobil otonom Waymo. Hal ini dikarenakan investasi R&D tahunan Google melebihi 12 miliar dolar. Ini adalah R&D yang dibakar untuk riset. Bukannya biaya operasi tahunan perusahaan. Itulah sebabnya, muncullah AlphaGo, Waymo dan teknologi lainnya.

Deep Learning adalah contoh tipikal Alpha Go

Pada 2014, Google bersedia membayar 660 juta dolar untuk membeli sebuah perusahaan startup kecil, Deep Mind. Perusahaan ini hanya memiliki 12 orang. Tanpa ada produk nyata apa pun. Perusahaan yang hanya menggunakan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning untuk bermain game dan bermain catur. Google bersedia berinvestasi demikian besar, karena menghormati teknologi asli dan talenta.

Setelah AlphaGo mengalahkan Lee Sedol, pecatur Go nomor satu dari Korea Selatan di tahun 2016. Sejak saat itu, teknologi pembelajaran dalam atau deep learning menjadi sangat panas di Tiongkok. Di mana sebelumnya, hampir tidak ada investor Tiongkok yang peduli dengan Deep Learning.

Kemenangan Alpha Go telah membangunkan raksasa Tiongkok untuk harus memperhatikan, dan mengerahkan paling banyak perhatian, investasi, talenta dan segala sumber daya untuk riset teknologi ini.

Kemenangan Alpha Go bisa terlihat dimana-mana di media mainstream Tiongkok. Tiongkok melaporkan secara gila-gilaan dan luar biasa. Hal ini mengingatkan saya dengan krisis Sputnik di AS pada tahun 1957. Sebuah periode ketakutan AS terhadap kemajuan teknologi yang dicapai Uni Soviet saat itu.

Yang disebabkan oleh peluncuran Sputnik 1, satelit artificial pertama didunia. Yang merupakan peristiwa penting pada awal perang dingin. Yang berujung pada pembuatan NASA dan perlombaan Angkasa antara dua kekuatan adidaya tersebut.

Sebaliknya, media asing seperti AS hanya sekilas membahas Alpha Go. Karena, saat itu AS kebetulan dihebohkan dengan skandal seks nya Donald Trump. Tampaknya skandal seks Trump jauh lebih menarik daripada kemajuan teknologi dalam peradaban manusia.

Sejak saat itu, Deep learning adalah kata keywords yang paling banyak dicari dan bermunculan dalam searching engine China Baidu maupun Google. Kehausan China untuk mempelajari apa itu deep learning jauh lebih banyak dibanding negara lain di dunia.

Deep Learning adalah contoh tipikal Alpha Go
Deep Learning adalah contoh tipikal Alpha Go DeepMind (Image: AI News)

Just like grandma says, Deep Learning adalah contoh tipikal Alpha Go yang membangunkan banyak negara di dunia tentang pentingnya AI di Era Teknologi mendatang.

Ketika suatu negara tidak mengerti sesuatu atau sekian lama kekurangan riset teknologi asli. Atau singkatnya, ketika kita tidak memahami sama sekali, kita baru merasakan hal tersebut sangatlah luar biasa dan penting.

Bila Anda adalah seorang terpelajar atau pakar dalam bidang tertentu, Anda akan tahu sejauh mana tingkat dan kemampuan lawanmu. Berada di atas atau dibawah levelmu.

Apa Pendapat Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.