DJI pemimpin dunia dalam drone kamera

DJI pemimpin dunia dalam drone kamera asal Tiongkok yang berkantor pusat di Shen Zhen, Guang Dong dengan pabrik tersebar di seluruh dunia. Pasar luar negeri DJI menyumbang 80% dari seluruh pendapatan perusahaan. Di mana pasar Amerika Utara menyumbang sebesar 40%. Ini menunjukkan pentingnya Amerika Serikat bagi DJI. 

Demikian pula, DJI juga sama pentingnya buat Amerika Serikat. Karena keunggulan DJI di bidang drone terlalu signifikan. Oleh karena itu, meskipun Amerika Serikat telah lama melarang departemen pemerintah untuk menggunakan drone DJI, namun seringkali gagal. Tanpa DJI, biaya pembelian akan langsung naik banyak.

SSE Star Market, platform perdagangan baru Tiongkok di Shanghai Stock Exchange (SSE) yang berfokus pada perusahaan berteknologi tinggi dan berkembang secara strategis. Star Market banyak dikejar oleh pasar modal, membuat perusahaan-perusahaan teknologi tinggi China sangat dihargai.

Di antara mereka, para Unicorn yang paling dekat untuk Go Publik. Perusahaan yang telah berdiri dalam waktu yang relatif singkat, umumnya kurang dari 10 tahun. Tetapi valuasinya sudah melebihi Miliaran dolar seperti perusahaan DJI Teknologi.

DJI pemimpin dunia dalam drone kamera

Banyak perusahaan teknologi terkemuka China belakangan ini diincar oleh Amerika Serikat, seperti ZTE, Huawei, TikTok termasuk DJI. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa larangan terhadap perusahaan China lainnya semakin ketat, sedangkan larangan DJI telah dicabut untuk sementara waktu. Meskipun kadang-kadang masih terdengar suara.

Keyakinan DJI berasal dari Dominasi pasar globalnya. Yang berasal dari serangkaian keputusan strategis yang tepat. Contohnya, DJI Pertama memasuki pasar UAV ketika pasar drone baru saja muncul. Kedua, menggunakan keunggulan Shenzhen untuk produksi massal. Sebagai pemimpin pasar berkualitas tinggi dan berbiaya rendah.

Selain itu, meningkatkan investasi R&D berdasarkan produksi massal dan secara mandiri mengembangkan pengontrol penerbangan Chip. Termasuk PTZ dan teknologi transmisi video. DJI telah merealisasikan transformasi dari kepemimpinan pasar menjadi kepemimpinan teknologi. Di dalam pasar drone, DJI telah menjadi Pemimpin Absolut.

Keunggulan ini terungkap dalam putaran terakhir fundraising DJI pada tahun 2018. Pembiayaan DJI mengadopsi metode penawaran dengan aturannya sendiri. Para investor harus berlangganan persentase tertentu dari saham Kelas D,” obligasi tanpa bunga” untuk memperoleh Kualifikasi investasi pada saham Kelas B. Dapat dikatakan, ini adalah kondisi yang paling ketat bagi investor di pasar modal ventura China. Tetapi para investor tetap saja berebut membelinya.

Namun setelah itu, situasi tampak kurang optimis. Setelah pembiayaan pada 2018, meski kinerjanya tidak lagi diumumkan, tetapi tingkat pertumbuhan melambat. Begitulah umpan balik pasar di semua aspek. Alasannya juga sangat sederhana. Drone kelas konsumen tidak memiliki panduan dan stimulasi lebih lanjut. Pertumbuhan pasar melemah. Sedangkan, pasar drone industri berkembang lamban. DiKarenakan terlalu banyak segmen pasar.

Meskipun DJI berada pada posisi terdepan, namun DJI tidak dapat berbuat apa-apa. DJI tidak dapat menemukan arahnya. Berhubung pasar yang ada kurang cukup besar dan pertumbuhannya tidak cukup cepat juga.

Ini adalah masalah umum perusahaan China. Orang China pekerja keras yang introvert dan bisa inovatif, tetapi lebih malu dalam “memimpin.”

Untuk memimpin, yang Anda butuhkan hanyalah merebut pasar yang ada dari pesaing lain. Dengan mengandalkan pemikiran kompetitif orang China, walaupun produk Anda murah, produk saya akan lebih murah daripada Anda. Jika produk Anda berkualitas baik, kualitas saya bahkan akan lebih baik dari Anda.

Tapi untuk menjadi pemimpin, yang dibutuhkan adalah mengarahkan semua orang untuk mengolah pasar bersama. Seorang pemimpin harus merumuskan dan memelihara aturan seperti seorang patriark. Dapat menunjukkan arah bagi para pengikutnya. Dapat memimpin setiap orang untuk berkembang bersama.

Tetapi tidak boleh hanya memberikan keuntungan untuk satu atau beberapa perusahaan saja. Hal ini Untuk menghindari ketidakadilan. Untuk mewujudkan semua ini, seorang patriark harus mematuhi etika dan tidak boleh membully pebisnis lain. Dengan demikian, seluruh ekologi baru dapat berkembang sehat. 

Sebagai contoh, misalnya China Mobile dan Apple yang telah memupuk ekosistem Internet nirkabel.

Untuk menjadi pemimpin yang baik, DJI pemimpin dunia dalam drone kamera perlu memperkuat beberapa aspek. Pertama, perluasan kemampuan platform. Terutama cadangan teknis untuk aplikasi masa depan. Platform drone adalah platform teknologi yang bagus. Tetapi bagi sebagian besar aplikasi, itu hanya teknologi mendasar. Yang masih memerlukan kemampuan teknis untuk mendukung aplikasi. 

Sama seperti 5G, teknologi transmisi data saja tidak cukup. Masih memerlukan teknologi VR dan AR jarak jauh untuk menyediakan Teknologi dukungan. Sehingga, pengembang aplikasi dapat mengembangkan aplikasi yang beraneka ragam di platform.

DJI perlu mengatur R&D dan menanamkan teknologi inti masa depannya, berdasarkan studi yang cermat tentang peluang masa depan di pasar drone. Umpamanya, kemampuan teknis pasar konsumen seperti data video drone tampilan orang pertama (FPV) yang dikirim kembali ke beberapa kacamata realitas virtual untuk tampilan multi-pengguna.

Kemampuan teknis yang dibutuhkan pasar aplikasi industri mencakup kombinasi pengisian nirkabel Drones yang bertugas 24 jam. Untuk pemantauan atau transmisi data supaya berkelanjutan.

Aspek kedua adalah konstruksi aplikasi ekosistem. Teknologi pendukung dapat dikembangkan sendiri, tetapi pengembangan aplikasi harus bergantung pada semua orang. Saat ini, DJI telah menjadi “Intel inside” di bidang drone. Berbagai perusahaan drone dengan bangga menempatkan logo kerjasama dengan DJI.

Namun, penelitian dan investasi DJI dalam konstruksi ekosistem masih belum cukup. Misalnya, para perusahaan platform teknologi Raksasa selalu mengadakan konferensi pengembang setiap tahun. Tujuannya untuk mengumumkan arah penelitian dan pengembangan mereka di masa mendatang. Penyesuaian spesifikasi kerja sama atau antarmuka teknis terkait kepada para pengembang.

Di samping itu, Termasuk Menampilkan berbagai aplikasi inovatif yang baru dikembangkan di platform mereka sendiri. Perusahaan teknologi mapan seperti Cisco dan Microsoft bahkan meluncurkan kursus sertifikasi teknologinya sendiri.

Setelah sertifikasi kursus, para pengembang akan lebih populer. Terutama ketika para pengembang menggunakan teknologinya untuk melakukan pengembangan sekunder bagi pelanggannya.

Kadang-kadang, perusahaan pemimpin pasar bahkan akan mengambil tanggung jawab sebagai Asosiasi industri. Mereka aktif berpartisipasi dan mensponsori konferensi di bidang industri mereka. Mengubah konferensi perusahaan mereka menjadi acara industri. 

Bidang Kendaraan Udara tak berawak (UAV) pada awalnya memiliki tradisi sumber terbuka yang sangat baik dan sejarah partisipasi publik yang cukup luas. Tapi, setelah DJI menjadi semakin besar justru tidak menguntungkan industrinya atau para pengembang lainnya. Sebaliknya, karena dampak DJI, banyak perusahaan drone open source yang bangkrut. Kemakmuran ekosistem industri semakin menurun.

Tencent, Raksasa internet asal Tiongkok juga membuat kesalahan serupa beberapa tahun yang lalu. Mereka gagal memikul tanggung jawab dalam industrinya setelah menjadi pemimpin dalam Internet nirkabel. Tapi untungnya, Tencent terbangun dan mengoreksi setelah “Perang 3Q (Tencent QQ vs 360 Anti Virus perusahaan di mana Ricky dulu bekerja). Sejak saat itu, Tencent kemudian membangun ekosistem terbuka yang sangat makmur sampai hari ini seperti Wechat.

Hal ini tentu saja membutuhkan refleksi yang serius dari DJI. Karena, bidang drone adalah bidang yang dipenuhi segala jenis pengembang amatir maupun profesional. Ekosistem industri telah berkembang, dan DJI adalah yang pertama diuntungkan.

Aspek Ketiga, adalah secara aktif memandu permintaan pasar. Pasar UAV secara keseluruhan berasal dari pengalaman para penghobi. Bukannya, dirancang oleh para insinyur. Jadi, Agar lebih banyak orang memahami “pesona drone”, pasar ini perlu dididik dan diperbesar.

Sebenarnya sudah banyak aplikasi drone yang menarik. Misalnya, FPV dengan kacamata virtual reality untuk mengontrol drone dari jarak jauh. Dimana lensa drone menjadi “mata” sendiri. Drone diterbangkan seolah menaiki gedung pencakar langit secara perlahan-lahan. Naik, lalu berbalik dan bergegas turun dengan cepat. Dimana Anda bisa dengan aman merasakan serunya jatuh dari ketinggian gedung Burj Khalifa. 

DJI perlu mengumpulkan semua aplikasi menarik dalam skala global. Kemudian, melakukan promosi pemasaran seperti bekerja sama dengan TikTok untuk menyebarkan aplikasi tersebut. Persaingan UAV merupakan proyek yang sangat berpotensi. Tetapi, masih perlu dikembangkan. 

Pada tahun 2016, Dubai pernah menyelenggarakan Kompetisi Drone Dunia dengan hadiah 1 juta dolar untuk pemenang. Namun, karena kurangnya dukungan industri, proyek ini tidak berkelanjutan.

Jika DJI dapat bergabung dengan orang-orang kaya di Timur Tengah, mereka pasti akan sangat senang. Jika teknologi DJI dapat memungkinkan semua penonton memakai kacamata realitas virtual, menonton pertandingan dari lensa drone, dan mengubah sudut pandang kapan saja dengan drone yang berbeda. Kompetisi ini pasti akan seru dan populer di seluruh dunia.

Misalnya lagi, film “Harry Potter”. Ada bola Quidditch, yang dimainkan oleh para penyihir di udara menggunakan sapu terbang. Dapatkah kita menggunakan remote control drone untuk memainkan bola Quidditch?  Ini bakalan menjadi salah satu dari banyak aplikasi yang dapat diterapkan secara luas oleh DJI. Saya yakin pasti ada banyak bermunculan orang dengan berbagai ide yang menarik.

Sekarang masalahnya, meski DJI telah menjadi Unicorn dan pemimpin di pasar drone, tantangannya bahkan lebih besar lagi. Mengapa?

Di dalam Bisnis terdapat suatu ” kutukan pemenang “. Artinya, pengalaman bisnis yang sukses pada tahap tertentu, sering menjadi kendala untuk pengembangan tahap berikutnya. Jika Anda tidak dapat mengatasi kutukan pemenang, segala hasil prestasi Anda sebelumnya akan menjadi Nol besar. Inilah kondisi DJI pemimpin dunia dalam drone kamera saat ini. DJI telah mencapai tahap perkembangan baru, dan masalah baru tidak dapat diselesaikan dengan metode sebelumnya.

Lantas, bagaimana cara mengatasi ” kutukan pemenang ” ?

Dalam proses pengembangan dan pertumbuhan suatu perusahaan, fokus para pelaku bisnis juga harus terus berubah. Yang seringkali di sebut “peningkatan keunggulan.” Hanya dengan terus membangun keunggulan sendiri di tingkat yang lebih tinggi, perusahaan baru dapat benar-benar menyelesaikan transformasi dari Startup menjadi perusahaan Raksasa multinasional.  

DJI pemimpin dunia dalam drone kamera
DJI pemimpin dunia dalam drone kamera (Image: SCMP)

DJI hari ini berdiri di atas perbatasan air. Apakah DJI dapat mengatasi ” kutukan pemenang ” mencapai peningkatan superioritas yang menentukan masa depan DJI akan perlahan menurun, atau naik ke level yang lebih tinggi dan berdiri di panggung Dunia yang lebih besar?

Just like grandma says, Bagi DJI, potensi pasar drone di masa depan sangatlah besar. DJI telah menjadi perusahaan terkemuka di dunia. Yang harus dilakukan DJI saat ini adalah menangkap arah masa depan. Memberikan dukungan aplikasi, menyatukan para developer, dan mengedukasi pasar bersama-sama. Sederhananya, transisi keunggulan DJI sebagai “pelopor pasar” menjadi “pemimpin pasar Dunia.”

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.