GameStop Perang Investor Amatir vs Kapitalis WallStreet

GameStop Perang Investor Amatir vs Kapitalis WallStreet seperti Ular menelan Gajah. Sederhananya, Para Hedge Fund Wall Street bertaruhan Perusahaan seperti GameStop, sebuah perusahaan videogame retailer akan bangkrut. Sehingga, Mereka menjual Pendek atau “Short Sell” saham mereka. Semakin turun harga saham GameStop, semakin banyak uang yang di cuan oleh Hedge Funds Wall Street seperti Melvin Capital. Namun, Hal yang tidak tersangka terjadi.

Sebaliknya, harga saham GameStop justru meroket. Menyebabkan short seller Hedge Fund menderita kerugian puluhan miliar dolar. Kekuatan pendorong awal di balik harga saham melonjak ini berasal dari forum investasi yang dihimpun oleh investor ritel di media sosial Bernama Reddit.

Ada Apa dengan GameStop Investor Amatir vs WallStreet

Banyak teman-teman mulai bertanya Ricky, Bagaimana Hal ini bisa terjadi? Tidak ada sejarah yang menunjukkan Kapitalis Wall St di sembelih oleh Investor Amatir sebelumnya. Ini memang peristiwa Black Swan yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Forum investasi Reddit, bernama WallStreetBets, mempunyai jutaan investor retail atau disebut investor amatir didalamnya. Meskipun ada sebagian orang memahami  fundamental investasi, Namun lebih banyak Spekulator di dalamnya. Mereka suka mengikuti tren investasi, dan menyukai judi berisiko tinggi.

Para investor Amatir ini sangat optimis tentang perusahaan toko game offline bernama GameStop. Walaupun Perusahaan ini telah berkinerja buruk dalam 7 atau 8 tahun terakhir. Para investor ritel dalam forum tersebut merasa bahwa perusahaan ini memiliki potensi pengembangan karena perusahaan memiliki CEO baru dan investor yang sangat kuat di Amerika Serikat. 

Singkatnya, investor ritel percaya bahwa nilai GameStop telah diremehkan. Mereka ingin melawan Hedge Fund Wall Street. Jadi mereka terus membeli untuk menaikkan harga saham GameStop. Harga saham perusahaan pada tahun 2020 hanya bernilai $3. Tetapi memasuki awal tahun 2021, harga saham telah meningkat menjadi $ 40.

Pada saat ini, Para bos Hedge Fund yang bertaruh GameStop akan bangkrut sudah tidak tahan lagi. Mereka melompat keluar dan mengatakan bahwa perusahaan ini tidak bernilai setinggi itu. Kalian, semua investor Amatir tidak mengerti sama sekali. 

Tanpa diduga, para investor retail tiba-tiba berang, dan mereka semua berunjuk rasa untuk melawan kembali.  Hanya dalam waktu seminggu, mereka justru menarik harga saham GameStop menjadi lebih dari $300.

Akibatnya, bukan hanya saham GameStop yang Melembung. Ada juga beberapa saham yang sebelumnya dipertaruhkan akan bangkrut seperti Raksasa Bioskop AMC Entertainmen yang di akuisisi oleh salah Satu Taipan China bernama Wanda juga ikut melonjak. Harga saham AMC melonjak 300% dalam sehari. Dari $ 5 / saham menjadi $ 20 / saham. Termasuk

perusahaan telepon BlackBerry yang pernah sangat populer 10 tahun yang lalu, harga saham mereka dari awal Januari hanya USD6, naik sampai USD 15 / saham. Singkat Ceritanya, Para Hedge Fund Kapitalis Wall Street menderita kerugian sebesar $23,6 miliar.

Apa itu “Menjual Pendek atau Short Sell dalam pasar Saham?” Short-sell artinya, menghasilkan uang dengan menurunkan harga saham.

Misalnya, ada saham saat ini bernilai 100 Rupiah. Tetapi Anda tidak optimis Namun Yakin bahwa saham tersebut akan turun sampai dibawah 10 Rupiah di masa depan. Jadi Anda menjual Saham tersebut pada nilai 100 Rupiah saat ini, dan memperoleh cash di tangan.

Ketika saham turun menjadi 10 Rupiah, Anda dapat membelinya kembali dengan harga rendah dan mengembalikannya kepada orang yang meminjamkannya kepada Anda. 

Dengan demikian, Anda menjual dengan harga 100 Rupiah dan membeli kembali dengan harga 10 Rupiah. Artinya, Anda menghasilkan laba bersih 90 Rupiah per saham. Inilah logika menghasilkan uang “Short Sell”.

Akan tetapi, jika kenyataan yang terjadi justru sebaliknya, Maka suatu tragedi  menyedihkan bagi Anda. Misalnya, jika Anda menjual saham yang dipinjam dari orang lain seharga 100 Rupiah, harga sahamnya naik menjadi 150 Rupiah. Lagipula, Anda masih harus mengembalikan pinjaman kepada orang lain, Anda terpaksa membeli kembali dengan harga tinggi. Dengan cara ini, Anda akan Rugi 50 Rupiah per saham .

Inilah yang terjadi di Wall Street Saat ini. Perang Investor Amatir vs Kapitalis Wall Street.

Kisah Ular Menelan Gajah yang tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah investasi Manusia. Harga saham GameStop naik 135% di hari Rabu lalu. Kerugian hanya satu hari pada hari Rabu mencapai 14,3 miliar dolar AS.

Dua Kapitalis Wall Street yang menderita kerugian sangat besar bernama Melvin Capital, dan MapleLane Capital. Keduanya berkantor pusat di New York.  Melvin Capital Fund mengelola dana sebesar 125 miliar dolar. Tetapi minggu lalu, mereka mengalami kerugian 30%. Maplelane mengelola dana yang jauh lebih kecil, hanya 3,5 miliar dolar AS. 

Maplelane didirikan pada tahun 2010. Dalam 10 tahun terakhir, rata-rata tingkat pengembalian tahunan adalah 29,4%. Namun hingga Rabu lalu, dana tersebut juga merugi 30%. Pada saat reksa dana mengalami kerugian besar, beberapa investor ritel justru mulai pamer diri. Merayakan kemenangan mereka menyembelih para Kapitalis Hedgefund Wall Street.

Misalnya, Wall Street Journal mewawancarai seorang investor Amatir bernama Noah Williams, 36 tahun tinggal di Atlanta. Noah mengatakan dia mulai membeli ketika harga saham Gamestop hanya $16. Dalam dua minggu terakhir ia berhasil cuan 150 Ribu Dolar. Dan akhirnya, melunasi hutang pinjaman Mahasiswanya sebesar 40 Ribu Dolar.

Yang paling dibesar-besarkan adalah Investor Amatir bernama DFV. Pria yang awalnya hanya menginvestasikan 50 Ribu dolar membeli saham GameStop, berhasil cuan lebih dari 20 juta dolar masuk ke dalam rekeningnya. Sampai pada akhirnya, Facebook membantu para Hedge Fund Wall Street menutup akun transaksi GameStop.

Atau, perusahaan transaksi saham bernama Robinhood mengeluarkan peraturan, para investor amatir hanya boleh menjual saham dan tidak boleh membeli. Itulah wajah asli Para Elit Kapitalis Wall Street. Hanya mereka yang boleh cuan money, kata salah satu investor amatir ketika di wawancarai Wall Street Journal.  

Dalam kasus GameStop, Banyak ritel investor seperti Noah atau DFV diforum WallStreetBets tidak langsung membeli saham. Melainkan, membeli sejumlah besar opsi panggilan jangka pendek. Apa itu Opsi Membeli? Opsi Membeli mengacu pada hak  untuk membeli saham pada harga dan periode waktu tertentu.

Singkat cerita, mengapa bisa terjadi peristiwa seperti ini?  

Salah satu faktornya adalah ledakan saham ritel selama epidemi Virus Corona di AS. Selama epidemi, kebanyakan orang Amerika Work From Home dan memiliki banyak waktu luang. Disamping itu, Trump juga memberikan setiap orang Amerika subsidi bulanan sebesar $600. Sehingga banyak orang mulai berpartisipasi dalam forum investasi dan saham selama periode ini. Sepanjang tahun 2020, orang Amerika telah membuka hingga 10 juta akun Transaksi baru.

Faktor lainnya adalah suasana pasar AS secara keseluruhan. Bank sentral AS yang telah berulang kali menurunkan suku bunga untuk merangsang perekonomian. Hal ini telah membawa likuiditas yang lebih tinggi ke pasar. Munculnya era suku bunga rendah juga telah mengubah selera risiko investor. 

Investor Amatir GameStop ibarat kisah Ular menelan Gajah

Banyak investor bersedia mengadopsi strategi investasi yang lebih berisiko untuk mengejar keuntungan. Suasana investasi yang relatif agresif ini juga menjadi pemicu Perang Investor Amatir vs Kapitalis Wall Street ini.

Orang Amerika telah sangat tidak puas dengan Wall Street untuk jangka waktu yang Panjang. Sejak krisis keuangan 2008, lembaga investasi Wall Street sebenarnya tidak mendapatkan hukuman maupun pelajaran. Mereka justru masih terus mendapatkan banyak keuntungan selama ini.

Contoh yang paling mencolok adalah Steve Cohen, manajer Point 72 Ventures. Pada 2013 , dia didenda sebesar $600 juta untuk Transaksi Kesepakatan Rahasia. Pada bulan yang sama hukuman diumumkan, dia membeli lukisan seharga $150 juta. Tindakan ini setara dengan pernyataan telanjang bahwa denda hanyalah setetes air dalam ember bagi Steve. Dia tidak peduli sama sekali.

Jadi perilaku seperti itu tentu menciptakan kecemburuan sosial di hati banyak rakyat biasa. Insiden GameStop ini merupakan Peristiwa beberapa tong dinamit yang disatukan dan diledakkan sekaligus.

Bagaimana hasil akhir dari GameStop perang investor amatir vs kapitalis wall street ini nantinya? Tentu saja akan membawa kekacauan dunia finansial yang melukai musuh dan diri sendiri. Karena harga saham GameStop telah sepenuhnya terpisah dari masalah fundamental. Sangatlah masuk akal bahwa hanya masalah waktu sebelum harganya jatuh. 

GameStop Perang Investor Amatir vs Kapitalis WallStreet
GameStop Perang Investor Amatir vs Kapitalis WallStreet (Image: ABC)

Just like grandma says, GameStop Perang Investor Amatir vs Kapitalis WallStreet membuat kita perlu memeriksa kembali ” konsensus pasar ” seperti kata Matt Levine, seorang komentator keuangan di The Wall Street Journal, “bahwa banyak hal berharga bukan karena berguna dan berharga, tetapi karena cukup banyak orang yang percaya bahwa itu berguna dan percaya Itu berharga.” 

Manusia bisa menciptakan banyak hal tak terduga dengan mengandalkan imajinasi dan Brainstorming. Jadi jangan meremehkan pengaruh kelompok yang mengambil keputusan untuk melakukan sesuatu!

Apa Pendapat Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.