Advertisements

Idola Donald Trump

Oleh: Ricky Suwarno

25 mei 2019

Kantor Trump di Gedung Putih sangat berbeda dengan presiden sebelumnya Barrack Obama. Ada begitu banyak foto keluarga di belakang meja Obama, seperti foto-foto istrinya Michelle, dan kedua putrinya. Tipikal gambar pria yang baik, the family man.

Sedangkan, Tampilan di belakang meja Trump ada dua gambar. Yaitu gambar Ayahnya. Patokan belajar satu-satunya sejak lahir. Gambar yang Satunya lagi, adalah patung perunggu Andrew Jackson. Mantan presiden AS ke 7. Presiden Andrew Jackson adalah idolanya Trump. Selain patung perunggu ini, Trump masih memajangkan potret lainnya Andrew Jackson di kiri belakang mejanya.

Andrew Jackson menjabat presiden AS dari tahun 1829 hingga 1837. Dan dianggap sebagai salah satu presiden terhebat Amerika Serikat pada masa awal. Karena dia berjasa besar dalam perang sipil kedua di AS. Beliau juga merupakan presiden pertama dalam sejarah Amerika Serikat yang berasal dari keluarga bawahan petani miskin.

Patung presiden Jackson juga bisa ditemui di depan Gedung Putih, di Taman Lafayette. Yang dikenal sebagai Taman Presidensial.

Uang kertas 20 dolar yang dipakai sekarang, pada bagian depannya tercetak gambar Jackson, dengan Gedung Putih dibelakangnya. Namun, saat ini kebanyakan orang AS merasa muak dengan gambar tersebut. Bahkan Obama pernah mengumumkan untuk mengganti potret Jackson di uang kertas.

Karena dari perspektif modern, presiden Jackson dianggap sebagai diskriminator ras. Yang tidak hanya memerintahkan pembantaian dan pemusnahan orang Indian. Memaksa orang Indian di pantai timur AS untuk meninggalkan rumah mereka. Dan melakukan migrasi di musim dingin. Ribuan orang mati di jalan, sehingga jalan ini disebut “jalan darah dan air mata” pada generasi selanjutnya.

Pada saat yang sama, Jackson juga membiarkan orang kulit putih membantai para budak kulit hitam. Setelah peristiwa kekerasan, dia tidak menyalahkan orang kulit putih. Melainkan, menyalahkan media. Kemudian, beliau juga merupakan presiden AS pertama yang menyebabkan keruntuhan ekonomi dalam sejarah Amerika.

Presiden Andrew Jackson adalah orang yang penuh dengan kontroversi. Jadi tidak heran bila tidak ada presiden AS yang secara terbuka mengganggapnya sebagai idola. Sebaliknya, Trump yang sama-sama kontroversial, tidak peduli dengan pandangan orang lain. Trump bilang bahwa dia menyukai kekerasannya Jackson.

Berbicara tentang kekerasan, mungkin tidak ada lagi presiden dalam sejarah Amerika Serikat yang lebih ganas dan keras daripada Jackson.

Presiden Jackson adalah presiden AS pertama yang memiliki bekas luka pisau di wajah. Karena beliau pada usia tiga belas, pernah menjadi tahanan tentara Inggris. Pada saat itu, seorang perwira Inggris memintanya untuk membersihkan sepatu botnya. Jackson tidak bersedia melakukannya. Perwira itu sangat marah. Sehingga dia mencabut pisaunya. Jackson mengulurkan tangan kirinya untuk menangkisnya. Untungnya, Jackson masih selamat. Tetapi, meninggalkan bekas luka pisau di tangan dan muka kirinya.

Bekas luka di wajah dan tangan mengikutinya seumur hidup. Sehingga, Jackson sangat membenci pemerintah Inggris, ataupun elit kolonial yang mendukung Inggris.

Jackson juga merupakan merupakan presiden pertama dalam sejarah AS, dengan peluru di sebelah jantungnya. Karena di jaman tersebut, kehidupan di AS masih sangat liar. Orang-orang suka berduel dan saling membunuh termasuk Jackson. Dalam suatu perduelan, Presiden Jackson sempat tertembak oleh lawannya. Dan peluru tersebut tertinggal di tulang rusuk. Karena peluru terlalu dekat dengan jantung, dokter pada waktu itu tidak berani mengadakan operasi terhadapnya. Sehingga, beliau harus hidup dengan peluru di tulang rusuk seumur hidup. Terkadang, beliau sering batuk darah yang kemudian menyebabkan banyak gejala lainnya.

Disamping itu, presiden Jackson adalah presiden Amerika pertama yang selamat dari pembunuhan.

Jackson berasal dari keluarga miskin petani. Dia adalah presiden yang hampir buta huruf sama sekali. Dia bahkan tidak begitu bisa mengeja atau menulis sepatah kata dengan baik.

Pernah ada cerita turun menurun dari AS, bahwa kata “OK”, berasal dari presiden Jackson yang tidak bisa mengeja “a” menjadi “o”, atau “c” menjadi “k”. sehingga waktu beliau mau mengucapkan “all correct” kedengarannya seperti singkatan OK.

Presiden ketiga Amerika Serikat, Jefferson pernah berkomentar tentang Jackson. Bahwa, Jackson adalah orang yang tidak mempedulikan hukum. Mengabaikan konstitusi. Pemarah. Dan bahkan sampai ngomong aja tidak jelas. Kesimpulan Jefferson, presiden Jackson adalah orang yang tidak pantas menjadi presiden. Dan sangat berbahaya.

Lawan politik Jackson pernah menyimpulkan, bahwa Jackson adalah presiden yang kurang pengetahuan. Sehingga suka mengandalkan berteriak keras untuk menyembunyikan kebodohannya.

just like grandma says, Presiden pendiri AS George Washington percaya bahwa dengan adanya partai-partai, pasti ada perebutan dan pertengkaran. Perebutan partai ini akan menyebabkan perpecahan AS. Perebutan partai dan populisme adalah warisan dari presiden Andrew Jackson yang ditinggalkan untuk rakyat Amerika, dan terus berlanjut hingga hari ini.

Advertisements
Categories: artificial intelligence indonesia, idola donald trumpTags: , , , , ,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: