Interaksi suara Adalah Unicorn di jaman AI

Interaksi suara Adalah Unicorn di jaman AI terutama bahasa Alami manusia. Sederet tren teknologi akan mewarnai kehidupan kita dalam waktu 5 tahun mendatang. Artificial Intelligence adalah pemeran utama. Dan telah menjadi otak robot, drone, maupun kendaraan otonom. AI memberdayakan objek-objek tersebut. Untuk berinteraksi dengan lingkungan. Dan orang-orang secara lebih alami.

Tahun 2016 di kenal sebagai tahun bangkitnya AI. Ketika Alpha Go mengalahkan pecatur manusia nomor satu di dunia. Lee Sedol. Berikut adalah beberapa tren yang mungkin akan cepat berkembang dalam 5 tahun mendatang.

Pertama, semua internet giant seperti Apple, Microsoft, Google, Facebook, Tencent maupun Alibaba telah berfokus ke pelayanan jasa AI Cloud. AI –a-a-s. untuk melayani konsumen. Pihak ketiga.

Dari sisi penyediaan, Begitu pelanggan menggunakan platform mereka, secara otomatis akan menghasilkan big data di dalam platform. Big data ini akan menjadi tambang emas bagi penyedia.

Interaksi suara Adalah Unicorn di jaman AI

Dari segi permintaan, pelanggan bisa memanfaatkan layanan cloud AI untuk meningkatkan daya saing. Baik dari segi penyedia, ataupun pengguna layanan AI, mereka saling menguntungkan.

Tren kedua, persaingan di bidang portal kecerdasan. Seperti halnya, di bidang internet, setiap portal entri, akan membawa persaingan. Dan menjadi raksasa berikutnya. Misalnya, di era web 2.0, kebangkitan social interaktif telah berhasil menciptakan raksasa seperti Facebook. Dan Wechat.

Demikian juga dengan AI. Setelah persaingan yang ketat, pasti akan melahirkan perusahaan super raksasa selanjutnya.

Di jaman AI, pintu masuk layanan terutama adalah interaksi suara dari bahasa alami. Pemrosesan bahasa alami adalah mode utama interaksi manusia. Dan computer. Barangsiapa yang dapat membuat mesin lebih memahami bahasa manusia, dialah yang akan menjadi raksasa berikutnya. Interaksi suara Adalah Unicorn di jaman AI.

Kecerdasan buatan akan seperti udara. Dia akan berada dalam segala aspek kehidupan kita.

Tren ketiga, segala ruang tamu akan ditempati oleh AI. Dan interaksi suara akan menjadi aplikasi TV utama. Walaupun sejak tahun 1995, Bill Gates dalam bukunya “Road to the future” telah banyak membahas. Tetapi sampai sekarang masih belum banyak permintaan dari pengguna.

Saat ini, dengan meningkatnya ukuran layar TV, pertumbuhan konten video yang eksplosif, remote control tradisional semakin sulit memenuhi permintaan orang.

Sehingga, pencarian cerdas berbasis suara, dan interaksi cerdas semakin menjadi perhatian. Dan interaksi bahasa alami akan menggantikan remote control TV.

Produsen tradisional TV seperti Samsung, maupun penyedia konten video seperti Netflix dan Amazon, serta vendor IT seperti Microsoft dan Google telah meluncurkan produk interaktif suara TV. Smart Home atau Rumah Pintar dari perangkat TV telah menjadi kenyataan.

Tren keempat, mainan pintar akan menjadi salah satu aplikasi sukses pertama dalam AI. Karena kita lebih memiliki toleransi tinggi terhadap kesalahan yang terjadi dalam produk mainan. Tetapi kurang toleransi terhadap kesalahan dalam mendiagnosis kondisi pasien. Atau membuat mobil otonom yang menabrak orang.

Misalnya, di tahun 2016, mainan pintar yang bernama Cozmo, dapat bermain game dengan manusia. Secara alami seperti manusia lainnya. Sehingga Cozmo dengan cepat habis terjual.

Interaksi suara Adalah Unicorn di jaman AI
Interaksi suara Adalah Unicorn di jaman AI (Image:Food Navigator)

Tren kelima, Robot komersial. Seperti robot panduan belanja. Receptionist. Pengirim barang. Dan sebagainya. Robot ini bisa dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda. Kerugiannya, lebih mahal. Umpamanya, robot dari Softbank, namanya Pepper. Harga satu robot sekitar tiga puluh ribu usd. Belum termasuk biaya layanan lanjutan dan premi asuransi.

Tren keenam, mengemudi dengan bantuan manual. Akan menjadi aplikasi AI pertama dengan skala besar. Mengemudi otonom selalu menjadi aplikasi terpanas di bidang AI. Tetapi kecelakaan fatal mengemudi otonom Tesla atau Waymo, membuat mengemudi otonom tertunda pengembangannya.

Tren ketujuh, aplikasi kecerdasan buatan dengan cepat menjadi popular. Di berbagai bidang aplikasi. Dan startup aplikasi dengan dukungan banyak data besar sangat berpeluang menjadi raksasa selanjutnya.

Meskipun persaingan yang ketat pada teknologi dasar AI, tetapi janganlah lupa, unicorn tidak akan dihasilkan pada lapisan dasar teknologi AI. Tetapi pada lapisan aplikasi. Misalnya, munculnya internet seluler, pemenang terbesar bukanlah operator komunikasi. Bukan China Mobile. Bukan Telkomsel. Tetapi Facebook atau Wechat yang membangun kerajaan jejaring social.

Tren kedelapan, Graphic processing unit (GPU) akan lebih banyak digunakan dalam chip pintar. GPU selalu menjadi prosesor perangkat keras yang dominan untuk aplikasi AI. Di bidang kecerdasan buatan seperti pengenalan suara gambar dan mobil otonom, semuanya tidak terlepas dari GPU.

Just like grandma says, para pakar yakin GPU akan dengan cepat memperluas pangsa pasar. Karena teknologi GPU sudah matang dan produksi massal. Disamping itu, seluruh rantai ekologi industri juga sudah lengkap.

Apa Pendapat Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.