Advertisements

Kecerdasan Buatan memberdayakan McDonald

Kecerdasan Buatan memberdayakan McDonald – rumah makan siap saji atau fast food terbesar di dunia. Menurut statistik, McDonald memiliki 38.000 toko di seluruh dunia. Melayani lebih dari 68 juta pelanggan setiap hari. Rasio ini setara 1% dari populasi global. Sehingga, McDonald memiliki keunggulan unik dalam data pengguna nyata di dunia.

Kecerdasan Buatan memberdayakan McDonald

Pada saat teknologi AI atau kecerdasan buatan mulai merajalela, McDonald tampaknya tidak ingin melewatkan kesempatan ini. Pada awal tahun 2019, McDonald menghabiskan 5 juta Dolar untuk mengakuisisi 10% saham di Plexure. Dan kemudian menggunakan 300 juta Dolar untuk mengakuisisi Dynamic Yield asal Israel.

Plexure startup developer asal Selandia Baru pernah mendapat penghargaan “Perusahaan Startup Berteknologi Tinggi Terbaik”. Sedangkan, Dynamic Yield berspesialisasi dalam rekomendasi yang dipersonalisasi untuk konsumen.

Baru-baru ini, McDonald juga mengakuisisi perusahaan pengenalan suara kecerdasan buatan atau speech recognition “Apprente”. Untuk layanan pesanan yang lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih akurat melalui suara. Ketiga perusahaan AI atau Kecerdasan Buatan memberdayakan McDonald.

Teknologi AI telah menjadi investasi yang paling diutamakan oleh perusahaan waralaba rumah makan siap saji dewasa ini. Tingkat penetrasi AI saat ini di industri tradisional hanya 4%. Artinya, masih ada 96% industri tradisional seperti McDonald dan kawan-kawan lagi berharap menggunakan AI sebagai tambang emas. Suatu peluang yang sangat besar. AI akan menciptakan 15Triliun Dolar pertumbuhan PDB dunia pada tahun 2030. Dari total tersebut, 7.5 Triliun Dolar akan terkontribusi dari pengembangan AI di China.

Di Amerika Serikat, kebanyakan orang cenderung memesan makanan di dalam mobil. Sehingga penerapan teknologi AI jelas dapat membantu menghemat waktu dan biaya tenaga kerja. Untuk mengurangi tekanan operasi restoran 24 jam, itulah sebabnya McDonald terus meningkatkan penggunaan teknologi tinggi seperti AI untuk keberlanjutan bisnisnya.

Misalnya, alat penggoreng otomatis yang sebelumnya diuji secara internal untuk memudahkan tenaga kerja di dapur. Selain itu, untuk merangkul inovasi teknologi AI didirikanlah Tim baru bernama McD Tech Labs.

Kecerdasan Buatan memberdayakan McDonald
Kecerdasan Buatan memberdayakan McDonald dalam persaingannya dengan KFC

Itamar Arel, wakil presiden dari Apprente mengatakan: “Inovasi McDonald sangat jelas, mereka selalu berada di garis depan industri. Apprente berspesialisasi menggunakan teknologi untuk memecahkan masalah menantang di dunia nyata. Kami sangat senang bisa  menggunakan teknologi ini untuk meningkatkan kualitas layanan yang dipersonalisasi.”

Saat ini, semua lapisan masyarakat mulai menyadari nilai teknologi AI. Selain McDonald, kita juga melihat pemimpin industri katering seperti Yum Group! Semuanya telah merangkul teknologi AI atau Kecerdasan Buatan.  

Just like grandma says, Apprente-Startup pengenalan suara atau speech recognition adalah perusahaan teknologi AI ketiga yang diakuisisi McDonald di tahun ini. Pada bulan Maret yang lalu, McDonald mengakuisisi Dynamic Yield, sebuah perusahaan yang berspesialisasi dalam teknologi logika yang dipersonalisasi. Nilai akuisisi melebihi 300 juta dolar. Transaksi terbesar McDonald dalam 20 tahun. Dan Pada bulan April, McDonald membeli 10% saham Plexure untuk meningkatkan layanan pesanan lewat aplikasi di seluruh toko McDonald di AS.

Advertisements
Categories: Kecerdasan Buatan McDonald

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: