Kereta api dan internet

Kereta api dan internet adalah Jalan Menuju Kekayaan. Apa kaitannya? Bagi yang bergerak di dunia Digital pasti tahu istilah “Pajak Apple”. Walaupun istilah ini muncul dan diciptakan oleh startups di China. Pajak Apple mempunyai arti selama aplikasi Anda tersedia di Apple Store dan terutama adalah paid app, Anda harus memberikan 30% penghasilan Anda kepada Apple setiap kali terjadi transaksi. Demikian pula halnya, dengan Google Play. Namanya Pajak Google. Baik Apple maupun Google dapat memperoleh setiap pendapatanMu tanpa membayar biaya tambahan apapun.

Atau, Sama halnya dengan Amazon. Pada platform Amazon, setiap kali pedagang atau wirausahawan menjual produknya harus membayar 5% hingga 15% dari omset ke platform Amazon. Alibaba, Google, Tencent, Facebook, dan sebagian besar perusahaan raksasa internet di dunia saat ini mempraktekkan model ini. Singkatnya, mereka menyediakan layanan infrastruktur, membangun platform dan kemudian memungut pajak ke setiap pengguna platform.

Kereta api dan internet

Model ini telah membuat perusahaan seperti Google, Amazon, Facebook, Alibaba maupun Tencent menjadi raksasa dunia. Dan tentu saja ikut memperkaya pendiri mereka. Di era Digital zaman now, perusahaan mana pun yang menguasai dan menggunakan model ini akan sukses besar termasuk Airbnb, Uber dan Meituan (layanan pengiriman berdasarkan permintaan di China). Tidak ada keraguan bahwa ini adalah model bisnis terbaik di dunia.

Sebenarnya, Pada awal lebih dari seratus tahun yang lalu, telah ada orang menemukan model ini dan mempraktikkannya dalam skala besar. Orang-orang ini adalah protagonis  topik hari ini, Taipan kereta api Amerika abad ke-19, Vanderbilt.

Mereka telah membentuk model bisnis yang mirip dengan pemungutan pajak oleh pemerintah. Siapapun yang menggunakan layanan kereta api harus membayar pajak kepada mereka. Proporsi pajak tidak hanya memengaruhi laba mereka, tetapi juga memengaruhi dan bahkan menentukan nasib kota dan pabrik di AS.

Kereta api dan internet atau tepatnya, Kereta api di Amerika pada abad ke-19 sangat mirip dengan Internet hari ini. Mereka memiliki kesamaan, yakni sebagai jaringan tingkat infrastruktur yang didirikan oleh pengusaha swasta.

Mereka semua adalah industri padat modal. Sangat tergantung pada dukungan modal.  Rentan terhadap siklus ekonomi sehingga kelangsungan industri mudah terpengaruhi. Mudah digerakkan oleh modal dan integrasi.

Mereka semua adalah surga para petualang. Modal dan wirausahawan yang berkerumun dengan cepat menyebabkan kemakmuran, dan bubble yang berlebihan di dalam industri bersangkutan.

Mereka semua membawa dampak mendalam terhadap pekerjaan dan kehidupan rakyat biasa. Bila berdampak positif akan di puji, atau sebaliknya akan dikritik bila berakibat negatif.

Akhirnya, pemilik platform jaringan besar ini menjadi kaya raya.

Para Kritikus atau senator AS hari ini menuduh para raksasa internet sekarang seperti taipan bandit, Vanderbilt pada tahun 1930-an. Mereka Menganjurkan untuk melakukan penyelidikan antimonopoli. Pada titik ini, situasi mereka sangat mirip satu sama lain.

Kereta api dan internet
Kereta api dan internet adalah model bisnis terbaik di dunia (Sumber: x.ai)

Penulis populer AS, Mark Twain pernah berkata: “History doesn’t repeat itself but it often rhymes,” artinya, Sejarah tidak diulang, tetapi selalu berima (mempunyai bunyi yang sama). Dengan memahami nasib generasi taipan kereta api saat itu, kita dapat mengerti infrastruktur Internet zaman now secara lebih mendalam. Dan menangkap perkembangan masa depan raksasa internet.

Just like grandma says, dari contoh proses membangun jaringan kereta api di AS bahwa tipe berbagai pengusaha yang berbeda akan mendominasi berbagai tahap konstruksi platform. Model bisnis yang sangat dominan di suatu Era, belum pasti bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman selanjutnya. Proses diatas mungkin dapat memberikan wawasan tentang bagaimana kita memahami dunia bisnis saat ini. Dan yang terpenting bagaimana kita bertindak dalam dunia bisnis yang terus berubah.

Selamat datang di Jalan Menuju Kekayaan.

Advertisements
Categories: Kereta api dan internet

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: