Advertisements

Apa saja manfaat blockchain dan AI

Oleh: Ricky Suwarno

28 maret 2019

Seperti kita ketahui, AI atau kecerdasan buatan mengandung tiga elemen inti. Yaitu data. Daya komputasi. Dan algoritma.

Data besar bertanggung jawab atas data dan algoritma. Komputasi awan menyediakan dan mendukung kekuatan komputasi. Lalu, apakah hubungan antara kecerdasan buatan dan blockchain? Istilahnya, ibarat Romeo ketemu Juliet. Apa keuntungan yang akan dibawa kombinasi keduanya?

Saat ini, orang-orang di dalam industri, memiliki konsensus yang relatif konsisten tentang blockchain dan kecerdasan buatan:

Kecerdasan buatan meningkatkan produktivitas. Dan blockchain,meningkatkan hubungan produksi. Blockchain dapat menganalisis, melatih, dan memodelkan. Serta menggunakan kembali data pada rantai. Dengan menggunakan kecerdasan buatan.

Pada saat yang sama, data pada blockchain dipisahkan dan di kontrol. Dan data kemudian didistribusikan. Sehingga memastikan keamanan dan stabilitas kecerdasan buatan.

Blockchain diharapkan, dapat memecahkan hambatan data pengembangan AI.

Perkembangan dan kemajuan kecerdasan buatan membutuhkan sejumlah besar data yang mendukungnya. Data itu seperti beras, yang digunakan untuk memasak. Di masa lalu, kecerdasan buatan terbatas oleh data yang kurang cukup untuk memvalidasi dan melatih.

Saat ini, pendalaman aplikasi Internet membawa orang ke era big data. Jumlah data bukan lagi hambatan pengembangan kecerdasan buatan. Tetapi hambatan untuk berbagi data telah menjadi kendala baru.

Saat ini, banyak data terpusat di tangan raksasa internet google maupun facebook. Seperti catatan konsumsi pribadi, data medis, data pendidikan, data perilaku pengguna dll. Data-data ini dimiliki oleh organisasi atau perusahaan yang berbeda. Tetapi tidak dapat digunakan atau dikendalikan oleh individu sendiri. Ataupun lembaga tertentu. Big data yang terpusat ibarat pulau yang terisolasi.

Penyebab utama informasi terisolasi, adalah tidak ada jaminan penyedia data bersedia berbagi manfaat dan kepentingan. Teknologi Blockchain, yang berbasis desentralisasi, anonimisasi, dan non-perubahan informasi sendiri, lebih menjamin keamanan dan privasi. Yang lebih penting, mekanisme insentif unik blockchain bisa memecahkan hambatan berbagi data. Dan mendorong pengembangan pasar data yang sehat.

Manfaat Blockchain untuk kecerdasan buatan, tidak hanya memecahkan hambatan data. Melainkan, semakin banyak bisnis dan transaksi yang bisa direalisasikan melalui Internet dan cloud. Semua pengguna sangat berharap data pribadi bisa tersimpan dengan baik dan aman. Dan dalam proses transaksi, tidak ada data apapun yang bisa diubah.

Tetapi Masalahnya, tidak ada aplikasi yang dapat mempercayai jaringan apa pun saat ini.

Sehingga, penerapan teknologi blockchain yang dapat menyediakan mekanisme enkripsi dari ujung-ke-ujung, untuk pengiriman yang aman di seluruh jaringan, mendapat sambutan hangat berbagai kalangan.

Dengan kata lain, penerapan teknologi blockchain tidak hanya dapat meningkatkan kecepatan berbagi data. Tetapi juga memastikan keamanan dan stabilitas berbagi data. Oleh karena itu, blockchain menjadi fondasi yang kuat untuk pengembangan kecerdasan buatan dikemudian hari.

Di masa depan, ketika semua data ditempatkan di blockchain. Sejumlah besar perilaku pertukaran data akan terjadi di antara perusahaan yang berbeda. Mereka semua perlu mengakses dan mengotorisasi data. Dan melacak penggunaannya. Tugas-tugas ini pasti akan diserahkan kepada Kecerdasan buatan yang lebih efisien.

Dalam hal keamanan dan perlindungan privasi, blockchain boleh dibilang sangat aman. Tetapi aplikasi dalam blockchain, seperti keamanan atau privasi data, masih perlu ditingkatkan lebih lanjut. Penerapan teknologi kecerdasan buatan dapat menjamin Keamanan penggunaan aplikasi Blockchain.

Just like grandma says, Secara umum pengembangan blockchain dan kecerdasan buatan dapat saling melengkapi satu sama lain. Blokchain memecahkan hambatan data. Dengan meningkatkan kepercayaan data. Sehingga memberikan dukungan data dasar untuk pengembangan, dan praktik kecerdasan buatan. Sedangkan, AI dari perspektif teknologi bisa meningkatkan efisiensi kerja blockchain. Dan mempopularisasikan blockchain.

Saya yakin blockchain dan kecerdasan buatan akan menjadi pasangan yang sangat cocok. Ibarat Romeo bertemu Juliet.

Advertisements
Categories: artificial intelligence indonesia, ketika blockchain bertemu AI, Manfaat blockchainTags: , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: