Layanan pelanggan suara cerdas Replicant

Layanan pelanggan suara cerdas Replicant agak berbeda dengan kecerdasan buatan Unicorn di China. Replicant adalah perusahaan kecerdasan buatan yang kecil dari Silicon Valley. Perusahaan interaksi suara cerdas yang melakukan layanan pelanggan manual yang sangat berulang dan monoton melalui perangkat pintar.

Tidak seperti kebanyakan kecerdasan buatan unicorn China yang terkonsentrasi di bidang pengawasan video / teknologi pengenalan wajah, mobil otonom, dan pengenalan citra medis. Replicant memasuki niche market bidang interaksi suara cerdas yang sangat akurat menangkap titik sakit bisnis pasar.

Replicant dapat mengakses ke tingkat dialog yang telah setara dengan klien. Teknologi Replicant dapat mendengar dengan jelas, berpikir lebih cepat, dan merespons dengan efektif. Replicant tidak ada VC terkenal yang berinvestasi. Beberapa Pendirinya seperti CTO Benjamin Gleitzman, dan kepala arsitek Eli Yelluas cuma lulusan gelar sarjana. Dengan total fundraising sebesar 7 juta dolar. Jadi apa yang menarik dari Layanan pelanggan suara cerdas Replicant?

Layanan pelanggan suara cerdas Replicant

The Wall Street Journal pernah menerbitkan artikel, “Everyone hates customer service, this is why”. Misalnya, Pelanggan yang menunggu lama di bandara, layanan petugas yang kasar, atau panggilan layanan pelanggan yang tidak efisien, memberikan kita rasa frustrasi yang sangat umum dan kurang menyenangkan. Banyak perusahaan telah melihat masalah ini di mana-mana. Mereka mulai menggunakan data dan kecerdasan buatan untuk menghitung. Seberapa jauh loyalitas pelanggan sebelum mengakhiri layanan dan berpaling ke pesaing.

Layanan pelanggan korporat sebenarnya, adalah pasar yang sangat besar. Ada lebih dari 2,3 juta karyawan di pusat panggilan China. Selain itu, puluhan miliar investasi terus-menerus di input setiap tahunnya. Meskipun call center outsourcing China relatif kecil, namun berkembang pesat. Berpotensi besar untuk inovasi kecerdasan buatan, dan menjadi arus utama call center masa depan.

Teknologi call center pendukung – Speech Semantic Recognition and Interaction (Interactive Voice Response atau IVR) adalah salah satu kunci terobosan dalam teknologi kecerdasan buatan ini. Pada Mei 2018, Google mengumumkan keberhasilan tes Turingnya. New York Times mengungkapkan bahwa sistem suara interaktif Google Duplex sebagian besar didukung oleh AI suara cerdas. Google Duplex telah diterapkan di lebih dari 40 negara bagian di AS.  

Google Duplex bisa merespons dengan baik reservasi telepon, yang berarti dukungan suara interaksi cerdas telah tidak ada masalah teknis lagi.

Namun, Reporter “New York Times” pernah menguji coba reservasi lewat ponsel sebanyak 10 kali. Hanya 4 kali berhasil direservasi. 3 diantaranya adalah layanan pelanggan manual. Sama seperti mobil otonom saat ini, jika mobil otonom dapat mencapai 99% mengemudi secara otomatis, ini masih belum termasuk berhasil. Karena kegagalan 1% bisa berarti  kecelakaan dan korban.

Layanan pelanggan suara cerdas Replicant
Layanan pelanggan suara cerdas Replicant akan menggantikan pekerjaan manusia yang berulang dan membosankan

Just like grandma says, logika Replicant sangat jelas. Yaitu menyelesaikan 99% masalah layanan pelanggan yang sangat berulang dan monoton. Masalah 1% yang tersisa akan diselesaikan oleh manusia. Masa Depan Layanan Pelanggan adalah Kolaborasi antara AI dan manusia. Inilah nilai desain bisnis.  

Di masa depan, sama seperti mengemudi otonom dapat digunakan dalam lingkungan tertutup untuk uji coba dulu. Setelah kemudian, menggunakan jaringan 5G dan Internet of Things untuk mengubah jalan menjadi lebih cerdas. Sebaliknya di masa depan, kota tidak akan mengizinkan kendaraan mengemudi non-otomatis untuk mengemudi di jalan. Demikian pula halnya, Interaksi suara cerdas tidak harus menunggu respon otomatis matang 100% baru diterapkan ke call center. Kunci utamanya adalah desain bisnis itu sendiri.

Advertisements
Categories: Layanan pelanggan suara cerdas Replicant-google duplex

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: