Masayoshi Son dan 100 milyarnya

Oleh: Ricky Suwarno

14 maret 2019

Masayoshi Son, pendiri dan CEO softbank. Adalah legenda dalam komunitas investasi. Pada tahun 2016, beliau memprakarsai pembentukan Vision Funds. Yang memiliki total nilai dana US $ 100 miliar. Bekerja sama dengan pemerintah Arab Saudi. Tujuannya, untuk menjadi pemodal ekuitas swasta terbesar didunia. Khusus investasi teknologi baru. Dan dikelola oleh anak perusahaan Softbank di Inggris.

Pada tahun 2016, semua dana modal VC di dunia digabungkan, dengan nilai total tidak lebih dari $ 70 miliar. Jeffrey Housenbold, mitra pelaksana dan GM untuk Vision Fund, mengatakan strategi investasi vision funds adalah untuk “menciptakan Raja”. Untuk setiap bisnis yang mereka investasi.

Dia tidak akan ragu, dan turun tangan segera. Untuk investasi potensi perusahaan dan bidang yang mereka yakini. Dengan nilai lebih dari 100 juta dolar AS untuk setiap unit investasi. Wow, masayoshi son berniat menciptakan 1000 Raja di dunia teknologi baru di masa depan.

Baru-baru ini, Masayoshi Son berbicara tentang tentang kecerdasan buatan atau AI. Dan logika investasi berdasarkan AI.

Beliau mengklaim sebagai “orang yang benar-benar percaya pada sains dan teknologi”. Dan seorang teknisi yang optimis. Dia berulang kali mengatakan kecerdasan buatan dapat menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan manusia. Semuanya akan didefinisikan ulang di masa depan. Semua lapisan masyarakat. Semua metode produksi. Dan gaya hidup akan di refactoring.

Masayoshi Son yakin di masa depan, robot cerdas akan menjadi kekuatan utama sebagai pekerja buruh. Untuk menghasilkan uang. Manusia akan dipelihara oleh mesin secara finansial. Dan memiliki penghasilan dasar yang dibutuhkan untuk kehidupan.

Berdasarkan kognisi ini, misi utamanya adalah mengubah dunia. Seperti steve jobs. Tetapi melalui modal dan investasi dalam teknologi baru. Inilah dasar logis pembentukan Vision funds.

Softbank Group memiliki hampir 49% dari dana ekuitas. Dan 100% komite investasi. Oleh karena itu, Masayoshi memiliki hak mutlak atas vision funds. Hanya ketika menginvestasikan perusahaan lebih dari $ 3 miliar, baru memerlukan persetujuan dari investor lain.

Dalam satu setengah tahun terakhir, vision fund telah menghabiskan hampir $ 70 miliar. Dan berinvestasi di 70 perusahaan. Dengan keuntungan margin 20%. Tetapi dalam pandangan Masayoshi, vision fund hanya akan menginvestasikan 100 miliar dolar AS dalam satu sektor. Yakni kecerdasan buatan. Atau artificial intelligence.

70 perusahaan yang telah di investasi ini menjangkau banyak industri. Dan dia berharap perusahaan-perusahaan ini dapat menggunakan kecerdasan buatan untuk mengubah transportasi. Makanan. Obat-obatan. Dan bidang lainnya. Yang masing-masingnya adalah titik tumpu. Yang dapat mendukung perubahan global di masa depan.

Proyek investasi paling terkenal dalam fund ini, berbasis di sekitar cara menggunakan kecerdasan buatan. Untuk melakukan perubahan. Atau revolusi industri. Seperti, ruang kantor bersama atau office sharing WeWork. Softbank telah menginvestasikan lebih dari $ 8 miliar di WeWork.

Banyak orang berpikir bahwa WeWork hanyalah ekonomi sharing kantor bersama. Apa hubungannya dengan AI. Tetapi dia menegaskan WeWork sebenarnya adalah sebuah komunitas pekerja. Sama seperti ketika Facebook baru didirikan. Banyak orang mengira itu hanya perusahaan dengan sekumpulan foto dan teks pengantar. Faktanya, Facebook telah berkembang menjadi raksasa. Sebagai sosial media yang tidak hanya memiliki hubungan Anda dengan teman. Dan keluarga. Tetapi juga hubungan Anda dan lebih banyak netizen yang belum pernah Anda temui sebelumnya.

Sama halnya, WeWork memiliki hampir 500.000 anggota. Dengan asumsi kalau sebuah startup ingin merekrut orang. WeWork dapat membantu dengan cepat mencari semua anggota kolaboratif yang dibutuhkan dalam komunitas. Atau berbagi kantor. Dan saling membantu.

Selain itu, dengan bantuan kecerdasan buatan, WeWork bahkan dapat merekomendasikan hal ini kepada Anda. Ada anggota di kantor WeWork, yang bekerja bersama digedung kantor sebelah. Yang melakukan bisnis desain. Anda dapat bertemu dan mengenal satu sama lain.

Sementara meningkatkan produktivitas dan happy ending, WeWork juga membantu mengurangi 40% biaya sewa kantor. Dan kepuasan karyawan di tempat kerja yang nyaman. Telah meningkat secara signifikan.

Investasi lain dari vision fund, penataan di bidang perjalanan. Dari Uber di Amerika Serikat hingga Didi Cina. ataupun Grab di Singapura. Vision Fund telah berinvestasi di perusahaan layanan taksi terbesar di berbagai wilayah di dunia.

Strategi investasi vision fund didasarkan pada keyakinan Masayoshi son terhadap teknologi.

Masayoshi son percaya dengan kendaraan otonom, akan membuat biaya layanan taksi lebih efisien. Teknologi mengemudi otomatis akan menyediakan jaringan layanan yang bisa mengurangi biaya perjalanan seseorang. Dan menurunnya tingkat kecelakaan lalu lintas.

Disamping itu, Masayoshi juga yakin dengan efek jaringan dari perusahaan berbagi perjalanan. Hanya dengan menduduki pangsa pasar yang besar, baru dapat terus meningkatkan kecepatan pelanggan penggunaan mobil. Itulah sebabnya, Vision Fund selalu berinvestasi sebagai pemilik pangsa pasar terbesar di setiap negara di dunia.

Untuk menguasai pangsa pasar China, Vision fund siap untuk berinvestasi tambahan $ 1,6 miliar dalam startup Didi Chuxing. Meskipun industri layanan taksi belum menghasilkan pendapatan. Tetapi sektor ini berkembang sangat cepat. Dengan tingkat pengembalian marginal 20% atau lebih. Merupakan bisnis yang sangat menguntungkan.

Ketika Vision fund didirikan, Masayoshi berencana untuk meluncurkan $ 100 miliar vision fund yang baru. Setiap dua atau tiga tahun.

Just like grandma says, kriteris Masayoshi dalam berinvestasi harus memenuhi beberapa indikator.

Pertama, bisnis model harus disruptif. Kedua, pasar untuk produk atau layanan tersebut harus cukup besar. Dan pertumbuhan pengguna harus tumbuh secara eksponensial. Dan yang terakhir, perusahaan diharapkan untuk tumbuh menjadi industri absolut dan nomor satu dibidangnya.

Vision Fund tidak akan berinvestasi pada tahap awal bisnis. Dan hanya akan berinvestasi pada investasi tahap akhir. Yang lebih dari $ 100 juta. Pada tahap ini, startup tersebut telah mengumpulkan cukup banyak data pengguna aktual. Untuk membuktikan bahwa bisnis modelnya adalah model yang sukses.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.