Mata Uang Digital China

Mata Uang Digital China atau di singkat DCEP (Digital Currency Electronic Payment atau Pembayaran Elektronik Mata Uang Digital) akan segera dirilis oleh People’s Bank of China (PBOC). Logika desainnya sangat mirip dengan Libra Facebook. Namun, sebenarnya mata uang digital China telah direncanakan pada awal tahun 2014, jauh sebelum Libra diumumkan. Mata uang digital China ini sebagai pengganti uang kertas. Fungsi dan atributnya persis sama dengan uang kertas, kecuali bentuknya digital. Dan terutama, untuk menyeimbangkan mata uang digital Libra.

Mata Uang Digital China

Definisinya sebagai “alat pembayaran digital dengan karakteristik nilai”. Artinya transfer nilai dapat dicapai tanpa akun. Misalnya, uang kertas saat ini. Ketika kita membayar dengan uang kertas, kita tidak memerlukan akun. Begitu pula DCEP.

Selama kita memiliki dompet digital DCEP dalam ponsel, tanpa jaringan internet, kedua ponsel dapat saling menyentuh dan mentranser mata uang digital ke dompet digital teman.

Dengan kata lain, kita tidak perlu mengikat rekening bank apapun saat membayar atau transfer. Tidak seperti WeChat atau Alipay, kita harus mengikat dengan kartu bank. Namun, DCEP tidak perlu. Sebaliknya Tentu saja perlu, jika kita ingin menambahkan uang ke dompet digital, atau jika kita ingin menarik uang dari dompet digital untuk manajemen keuangan.

Selain itu, transfer timbal balik antara pengguna dan pengguna tidak memerlukan pengikatan akun. DCEP dapat mengalir seperti uang kertas. Itu sebabnya kita bisa menganggapnya sebagai alternatif digital untuk uang kertas.

Seperti halnya Bitcoin. Keunggulan paling mendasar aset terenkripsi Bitcoin adalah menyingkirkan kontrol sistem rekening bank tradisional. Dari segi ini, DCEP juga memiliki keunggulan yang sama.

Perbedaannya, Mata Uang Digital China atau DCEP adalah mata uang legal yang dirilis bank sentral China. Seperti uang tunai, mata uang digital China juga merupakan kompensasi tanpa batas. Yang berarti kita tidak dapat menolak DCEP. Karena fungsinya seperti mata uang kertas sebelumnya.

DCEP vs Alipay vs Wechat Pay

Dari segi hukum, keefektifan dan keamanan DCEP adalah yang terbaik. Uang kertas yang digunakan adalah mata uang bank sentral. Dan DCEP juga dikeluarkan oleh bank sentral. Tetapi ketika menggunakan Alipay atau WeChat Pay untuk pembayaran elektronik, Mereka tidak menggunakan mata uang bank sentral. Melainkan, mata uang setoran bank komersial. Tentu saja, situasinya berubah setelah setoran disetor secara terpusat.

Dengan kata lain, WeChat Pay dan Alipay tidak mencapai level yang sama dengan uang kertas dalam hal status hukum dan keamanan.

Secara teori, bank komersial mungkin bisa bangkrut. Sehingga People’s Bank of China telah membentuk sistem asuransi simpanan beberapa tahun yang lalu. Tetapi jika WeChat Pay atau Alipay bangkrut, uang dalam dompet digital WeChat maupun Alipay tidak memiliki jaminan asuransi simpanan. Pengguna hanya dapat berpartisipasi dalam likuidasi kebangkrutannya. Misalnya, Anda mempunyai 100 yuan dalam dompet digital, dan sekarang Anda hanya mendapat 1 sen pembayaran dari mereka.

Pada situasi ekstrem seperti gempa bumi besar, atau komunikasi terputus, pembayaran elektronik tidak bisa berfungsi. Pada saat ini, hanya ada dua kemungkinan untuk transaksi. Satu, uang kertas dan satunya lagi, Mata Uang Digital China dari bank sentral yang tidak perlu mengikat akun ataupun jaringan internet.  

Atau ketika kita pergi ke supermarket bawah tanah yang mungkin tidak ada sinyal ponsel. WeChat Pay atau Alipay tidak dapat digunakan. Atau, ketika di pesawat, yang bukan semuanya punya sinyal ponsel. Banyak keunggulan dan effisiensi dari Mata Uang Digital China DCEP ini. Sebaliknya, mata uang digital Facebook Libra tidak bisa melakukannya.

DCEP tidak akan menggeserkan Alipay dan WeChat Pay. Karena mereka membayar dalam RMB mata uang setoran bank komersial. Yang kemudian akan digantikan dengan mata uang digital renminbi. Mata uang setoran bank sentral China. Meskipun instrumen pembayaran telah berubah, dengan fungsi yang juga telah meningkat, tetapi saluran dan skenario pembayaran tidak berubah.

Bank Sentral China masih meluncurkan DCEP ketika metode pembayaran elektronik China telah begitu canggih, karena untuk melindungi kedaulatan moneter dan status mata uang legal China. China perlu merencanakan jauh ke depan untuk menyeimbangkan tantangan dari Libra. Demikian pula seharusnya Bank Sentral Indonesia.

Disamping itu, biaya untuk mencetak, mengembalikan, dan menyimpan semua jenis uang kertas dan koin sangatlah tinggi. Termasuk investasi dalam teknologi anti-pemalsuan, sistem sirkulasi yang hirarkis, ataupun kurang nyamannya membawa uang kertas dalam jumlah banyak.

Selain memfasilitasi kenyamanan pembayaran di satu aspek, perlu juga menjaga keseimbangan. Yaitu, tidak boleh memfasilitasi kenyamanan kejahatan. Atau Money laundry.

Solusi untuk Money Laundry

Untuk mengatasi Money Laundry, penggelapan pajak, ataupun pendanaan anti-teroris dapat menggunakan data besar di atas. Dengan kata lain, meskipun transaksi biasa bersifat anonim, jika kita menggunakan data besar untuk mengidentifikasi beberapa karakteristik perilaku, DCEP masih dapat mengunci identitas sebenarnya orang tersebut.

Misalnya, transaksi perjudian, pencucian uang atau money laundry. Yang memiliki karakteristik perilaku seperti, banyak perilaku perjudian terjadi setelah jam 12 malam. Semua transaksi perjudian tidak fraksional. Semua dalam kelipatan bilangan bulat. Pada  awalnya bertransaksi jumlah kecil. Kemudian semakin besar. Dan tiba-tiba hilang tidak ada transaksi lagi. Inilah karakteristik perjudian secara umum.

Hal yang sama berlaku untuk penipuan telekomunikasi. Jika banyak uang terkonsentrasi di satu akun, tiba-tiba dan dengan cepat menyebar dan menghilang ke banyak akun. Inilah karakteristik penipuan.

Dengan karakteristik transaksi, DCEP menggunakan data besar dan teknologi penambangan data untuk melakukan perbandingan identitas. Dan akhirnya, menangkap pelaku kejahatan.

Karena pertimbangan masalah Money Laundry, DCEP memiliki pengaturan penilaian dan kuota untuk dompet digital. Umpamanya, jika Anda menggunakan nomor ponsel untuk mendaftarkan dompet digital. Anda akan diberikan level paling rendah. Yang hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Mata Uang Digital China DCEP
Untuk menghadapi tantangan cryptocurrency Libra, Bank Sentral China akan merilis Mata Uang Digital China atau Digital Currency Electronic Payment atau DCEP belum lama ini

Tetapi jika Anda mengunggah kartu ID, dan kartu bank, Anda bisa mendapatkan dompet digital level yang lebih tinggi. Dan Apabila, Anda bisa pergi ke konter untuk menandatanganinya, Anda akan memperoleh level yang mungkin tidak ada batasan.

Just like grandma says, Esensinya DCEP adalah sebagai penggantian uang tunai RMB. Meskipun tidak menggunakan teknologi blockchain, tetapi menggunakan kernel blockchain. Alat pembayaran digital dengan karakteristik nilai. Transfer nilai yang dapat dilakukan tanpa akun. Memenuhi persyaratan pembayaran anonimitas dan terkontrol. Setiap jenis instrumen pembayaran harus bisa menyeimbangkan kenyamanan dan legalitas. China mungkin akan menjadi negara pertama yang meluncurkan Mata Uang Digital di Dunia.

Advertisements
Categories: Mata Uang Digital China

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: