Mencuri ilmu dari orang hebat

Mencuri ilmu dari orang hebat terutama ilmu pengambilan keputusan. Misalnya, pendiri Airbnb, Brian Chesky. Kita semua tahu bahwa makan siang dengan Warren Buffett sangatlah mahal. Harga pada tahun 2019 telah melebihi 30 juta yuan atau sekitar USD4,5 juta. Namun, Brian Chesky, seorang pemuda dengan penuh semangat telah bertanya Warren Buffett lebih dari empat setengah jam. Tetapi, tidak membuat orang nomor dua terkaya di dunia ini terganggu sama sekali.

Sebaliknya, Warren Buffett sendiri yang menawarkan untuk mentraktirnya makan siang. Brian Chesky justru tidak mengeluarkan uang sepeser pun. Ingin tahu bagaimana anak muda ini mencuri ilmu dari orang hebat seperti Warren Buffet?

Berikut adalah beberapa tips dari Brian Chesky. Diantaranya, Menelusuri sumber segala sesuatu. Penuh rasa ingin tahu. Tidak takut malu. Dan menerapkan segera apa yang baru dipelajari.

Mencuri ilmu dari orang hebat

Setiap kali Brian Chesky meminta nasihat, dia akan mempelajari dan menentukan siapa orang yang paling hebat di suatu bidang. Baru kemudian, belajar langsung dengan orang tersebut. Cara ini sebenarnya sangat direkomendasikan oleh mantan Menteri Pertahanan AS Robert McNamara. 

Dia pernah berkata, “Orang yang dalam perang atau kewirausahaan hanya dapat belajar dengan cara langsung . ” Dengan kata lain, tidak ada waktu untuk disia-siakan pada mereka yang bukan orang hebat.

Jadi, kita akan melihat bahwa ketika Brian Chesky meminta nasihat dari orang lain, dia selalu mencari orang yang paling hebat dan berwibawa. Umpamanya, ketika dia berminat mempelajari konsep desain Jonathan Ives dari Apple. Atau mempelajari keterampilan manajemen dari Presiden Disney, Robert Iger. Maupun, produk internet dari CEO Facebook, Mark Zuckerberg.

Tentu saja, terkadang pilihan mentornya agak tidak terduga. Misalnya, dia ingin mempelajari pengalaman manajemen hotel. Daripada pergi ke hotel terkenal, dia memilih untuk pergi ke restoran terkenal untuk belajar bagaimana menghibur pelanggan dan memajang makanan.

Untuk mencapai ” pelacakan ke sumber ” semacam ini, prasyarat pertama adalah Anda harus bisa menemukan esensi masalah melalui pemikiran yang mendalam. 

Dalam Mencari mentor, bukan hanya sekedar mencari belaka. Kita harus memiliki keingintahuan yang sangat kuat. Kita harus punya banyak rasa ingin tahu di benak kita. Jika tidak ada keingintahuan, tetapi sekedar ngobrol membabi buta, pasti tidak akan efektif.

Jika kita memiliki keingintahuan yang kuat, maka keingintahuan kita juga akan memicu keingintahuan mentor tersebut. Misalnya, Warren Buffett juga sangat ingin tahu tentang perusahaan Startup Brian Chesky, Airbnb. Warren Buffet sendiri mengatakan, “Saya sangat berharap ini adalah ide saya sendiri.” Lihat, selama ada ide bagus, semua orang hebat pasti punya rasa ingin tahu dan akan saling menghargai.

Anda mungkin akan bilang, Airbnb begitu terkenal, Brian Chesky pasti punya kesempatan untuk bertemu dengan para selebritis Dunia, Tapi apa yang harus saya lakukan jika saya bukan orang yang terkenal seperti itu?

Sebenarnya, Airbnb hanyalah sebuah perusahaan kecil pada masa-masa awal bisnisnya. Sebelumnya, Brian Chesky juga mengunjungi banyak orang berhasil dan mengetuk pintu satu persatu saat itu. Tentu saja, banyak yang menolaknya.

Namun, dia menunjukkan semangat belajar yang tidak takut malu. Menurut saya itu layak dipelajari kita semua. Ini adalah nasihat ketiga yang akan saya berikan kepada Anda: Jangan takut malu, Pokoknya bertindak cepat.

Suatu saat, Brian Chesky berniat menemui Boss Y Combinator, Paul Graham. YC telah berinvestasi lebih dari 1300 startup di dunia seperti Dropbox, Reddit, Xobni dan akhirnya Airbnb. Tentunya, Paul Graham adalah orang yang sangat sibuk. Untuk mendapatkan kesempatan bertemu dengan Paul, Brian Chesky memikirkan segala macam cara. Seperti, tiba di kantor Y Combinator paling awal untuk memblokir Paul Graham di pintu kantor hanya supaya dapat berbicara satu dua kata.

Mereka tidak pernah merasa takut atau merasa malu. Mereka lebih rajin belajar dan berani bertanya dibandingkan yang lain.

Anda mungkin berkata, bukankah ini menjengkelkan?

Sebenarnya, Semua orang hebat berasal dari orang biasa yang tidak berpengalaman. Ketika  mereka melihat orang-orang yang sangat berani dalam mengeksplorasi dan tanpa lelah mencari jawaban, mereka mungkin juga menghargai dan membantu mereka dari dalam hatinya.

Akhirnya, Ricky ingin mengingatkan suatu saran yang paling penting. Setelah Anda mendapat saran dari mentor Anda, sebaiknya segera mengimplementasikannya. Tujuan meminta nasihat dari Mentor bukanlah untuk mengobrol, tetapi untuk mempraktekkannya.

Misalnya, Setelah bertemu dengan Warren Buffett, Brian Chesky langsung menulis laporan sepanjang 3.600 kata untuk dibagikan kepada anggota tim, segera setelah tiba di bandara.

Selain itu, dia segera menyalin pengetahuan yang ” dicuri ” dari mentornya ke seluruh Tim perusahaan. Misalnya, dia mengadakan kegiatan ” Serangkaian Minggu Malam ” untuk merangkum pelajaran yang didapat selama seminggu. Contoh lain, dia akan berkomunikasi dengan karyawan seluruh perusahaan melalui email. Mengizinkan karyawan baru untuk berpartisipasi dalam rapat Q&A selama 1 jam setiap minggu dan seterusnya. 

Ada investor lain bernama Cerbere. Dia sangat memuji Brian Chesky dan berkata, ” Dia tidak akan menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan konsekuensinya, sebaliknya justru akan bertindak sangat agresif. ” Setiap kali Cerbere memberi tahu Brian Chesky untuk mencari informasi tertentu, dia akan segera bertindak.

Mencuri ilmu dari orang hebat
Mencuri ilmu dari orang hebat (Image: Fortune)

Just like grandma says, mencuri ilmu dari orang hebat dan langsung mempraktekkannya adalah cara belajar yang sangat efektif. Steve Jobs pernah berkata,”perbedaan terbesar antara orang yang benar-benar berniat melakukan sesuatu dan mereka yang hanya bermimpi adalah apakah mereka dapat langsung bertindak. 

Steve Jobs sendiri sangat suka bertanya langsung kepada orang-orang yang paling hebat di bidang tertentu. Dia sama sekali tidak peduli jika dia bakalan ditolak.

Apa Pendapat Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.