Mengapa blockchain begitu penting bagi Indonesia

Mengapa blockchain begitu penting bagi Indonesia . Banyak orang masih berpikir  blockchain sama dengan Bitcoin. Dapat menghasilkan uang melalui mata uang virtual. Blockchain begitu menarik perhatian dunia karena kemampuannya jauh lebih besar dari Bitcoin. Bahkan, dapat memecahkan banyak hal yang tidak dapat kita selesaikan di masa lalu.

Facebook menjual 50 juta data penggunanya dan menghasilkan banyak uang. Akibatnya, Mark Zuckerberg di panggil Kongres AS untuk sidang pendengaran.

Mengapa blockchain begitu penting bagi Indonesia

Dengan munculnya Internet, privasi kita menjadi berkurang. Suatu hal yang tidak dapat dihindari. Pada awalnya, semua orang tidak begitu peduli dengan masalah privasi. Karena telah menikmati kenyamanan yang dibawa oleh internet. Namun, Hari ini kita telah menjadi korban pelanggaran data. Bukan sekedar privasi yang telah terjual.

Seiring kemajuan teknologi AI, Hampir semua orang dirugikan oleh diskriminasi harga. Kita dan teman kita mungkin pernah mengalami diskriminasi harga yang berbeda untuk pembelian tiket pesawat yang sama. Dari Sudut pandang pengguna, kita telah menjual privasi kita tanpa disadari.  

Pada hari-hari awal bangkitnya seluler internet, ketika kita mau memasang suatu aplikasi. Seperti aplikasi senter di Android. Bahkan aplikasi ini berusaha mencuri catatan komunikasi kita. Secara logika, kita berpikir penggunaan aplikasi senter tidak ada hubungan apapun dengan catatan komunikasi. Tetapi, tanpa disadari privasi kita telah diambil tanpa sepengetahuan kita. Walaupun, para internet raksasa menjanjikan bahwa data hanya digunakan untuk kepentingan pengguna sendiri.

Kenyataannya, di satu sisi Perusahaan-perusahaan ini menghasilkan uang dari data kita, dan menjual data kita di sisi lain. Mereka sebaliknya melakukan diskriminasi harga terhadap kita seperti pembelian tiket pesawat diatas. Kita sangat tidak berdaya. Kita tidak dapat menyimpan data sendiri di komputer. Sebab nantinya kita tidak akan dapat melakukan kegiatan online apapun di masa mendatang.

Walaupun kita berusaha tidak meninggalkan data kegiatan di Facebook atau Google, pihak ketiga yang menyimpan data kita juga akan melakukan hal yang sama. Mengambil, membocorkan dan menjual data kita.

Seandainya Jika suatu hari, data kita dapat disimpan di suatu tempat di jaringan publik. Data ini tetap milik kita. Apabila Facebook ingin melakukan statistik data besar, Facebook harus membayar satu dolar untuk bisa mengakses data kita.

Ini bakalan menjadi dunia yang sangat indah. Sangat ideal. Idaman setiap orang tentang masa depan. Inilah salah satu skenario aplikasi blockchain yang sangat penting.

Skenario aplikasi blockchain

Pertama, mempunyai fungsi pelacakan.

Salah satu manfaat dari blockchain adalah dapat dilacak. Misalnya, dari mana botol obat berasal dan bagaimana bisa dijual sampai ke tangan kita. Hal ini sangat penting berkaitan dengan keamanan makanan dan obat-obatan. Melalui blockchain, kita dapat memverifikasi asal produksi pabrik dan bahan baku apa yang digunakan. Sumber ini dapat dilacak. Dengan metode ini, masalah keamanan obat-obatan dapat diselesaikan secara fundamental.

Kedua, fungsi kontrak pintar.

Ketika berbicara tentang bisnis, kita sering dihadapkan dengan dua masalah mendasar.  Hutang segitiga yang sangat rumit. Seperti Perusahaan A berutang pada perusahaan B. Perusahaan B berutang pada perusahaan C. atau perusahaan C yang berutang pada perusahaan D. Semuanya saling berhutang. Atau tidak membayar pada waktunya.

Untungnya, Dengan adanya kontrak pintar di masa depan, Setelah kita menandatangani kontrak dengan laba yang telah dikurangi, pembayaran dapat langsung dibayarkan ke perusahaan hulu yang memasok produk untuk kita. Secara otomatis dapat disinkronkan dengan bank. Sehingga, uang pembayaran tersebut tidak dapat disalahgunakan oleh pihak manapun.  

Kita tidak perlu lagi kuatir kebocoran rahasia bisnis tentang supplier kita. Karena ini justru kelebihan dan manfaat blockchain. Kita dapat memverifikasi keaslian kontrak ini. Karena bukan orang bersangkutan tidak akan dapat melihat konten kontrak. Aplikasi ini sudah terbukti manfaatnya dan telah diimplementasikan secara luas.

Posisi atau Status Quo blockchain

Perlu diingat, sesuatu bisnis akan mendapatkan perhatian atau tidak ketika bisnis tersebut diletakkan dalam suatu skenario besar. Skenario besar disini artinya skenario Timing dan skenario ruangan.

Satu hal penting yang perlu diperhatikan, teknologi blockchain hanya dapat diimplementasikan dalam lingkungan Internet of Things atau iot. Artinya, pembangunan infrastruktur yang menunjang adalah syarat utama. Jika tidak, sistem pelacakan tidak akan berfungsi.

Ketika IOT dan kecerdasan buatan digabungkan bersama, maka terbentuklah lingkungan masyarakat cerdas. Dengan Perangkat IoT di mana-mana seperti mesin teknologi pengenalan wajah atau lebih dikenal dengan facial recognition. Ini akan menghubungkan kita ke seluruh jaringan. Misalnya ketika kita berada di bandara. Metode ini dapat membantu kita menyingkat waktu keluar masuk Customs dengan cepat.

AI + IoT + Blockchain = Super Smart

Ketika AI bertemu dengan blockchain, akan membentuk apa yang disebut dengan masyarakat Super Smart. Masyarakat yang saling menghubungkan.

Super Smart artinya seluruh kota itu ibarat sebuah robot. AI atau kecerdasan buatan adalah otaknya. IoT adalah persepsinya, seperti mata, telinga, hidung, lidah dll. Blockchain sendiri adalah sistem sarafnya. Semua data kita dapat ditransmisikan ke seluruh masyarakat lewat Blockchain. Mungkin dikemudian hari transmisi jaringan ini bukan seperti Alibaba, Tencent atau Google dan Facebook. Inilah arti skenario Timing.

Dunia saat ini telah melewati tiga generasi internet. Generasi pertama adalah jaringan PC dan PC. Jika kita tidak menggunakan PC, kita tidak dapat terhubung ke jaringan. Generasi ke-2 adalah Internet seluler. Selama ponsel berada disamping kita, kita dapat senantiasa terhubungkan ke Internet kapan dan dimana saja.

Memasuki generasi ke-3, kebiasaan hidup kita telah berubah. Kita senantiasa terbiasa melihat WeChat atau WA atau Facebook dalam dua tiga menit. Pemain besar juga telah berubah. Pemenang terbesar disini adalah Google dengan sistem Androidnya. Yang lainnya adalah perusahaan seperti Samsung, Huawei, iphone dan Qualcomm pembuat chip.

Sekarang kita mulai memasuki Generasi ke-4 Internet. Tiga generasi sebelumnya memiliki masalah tersendiri. Para raksasa internet yang mengendalikan data kita. Akibatnya, Kita semua tidak mempunyai privasi. Namun, Dengan munculnya generasi ke-4 memungkinkan jenis permainan baru.

Kita bisa menguasai data kita sendiri dengan alat sensor atau sistem operasi yang lebih baik. Kita tidak perlu mentransfer data melalui jaringan atau server raksasa internet. Melainkan bisa melalui blockchain yang terdesentralisasi. Inilah posisi Blockchain saat ini. Posisi generasi ke-4. Itulah sebabnya mengapa Blockchain begitu penting bagi Indonesia.

Blockchain = Hubungan Produksi yang baru

Mungkin Banyak orang bertanya, setiap kali teknologi baru mulai matang, Apakah teknologi ini akan menggantikan teknologi sebelumnya? Misalnya, blockchain saat ini. Bagaimana nasib dengan kecerdasan buatan? Apa hubungan diantara mereka?  

Ini mungkin pertanyaan yang bagus dan juga pertanyaan yang konyol. Karena banyak orang menjadi bingung. Yang terpenting, karena mereka tidak relevan.

Kecerdasan buatan adalah cara produktivitas. Ketika tingkat kecerdasan manusia telah mencapai tingkat tertentu, dan bila kita ingin meningkatkan tingkat produksi lagi, kita memerlukan terobosan teknologi baru. AI atau Kecerdasan buatan adalah teknologi baru ini.

Generasi pertama hubungan produksi adalah pemilik tanah atau tuan tanah, kapitalis, atau pemilik bisnis. Setelah mereka menyediakan alat produksi, orang-orang mulai  bekerja untuk mereka. Hubungan produksi Generasi kedua adalah permainan baru perusahaan teknologi yang diwakili Silicon Valley.

Sekarang startup China, Indonesia dan dunia telah belajar. Artinya, perusahaan Silicon Valley memberikan kita beberapa ekuitas. Semua orang dalam perusahaan adalah bos kecil. Meskipun hanya sepersepuluh ribu saham, Umpamanya. Boss besar Google atau Facebook  memiliki 80% saham terbesar. Ini Tidak menjadi masalah. Pokoknya kita juga memiliki ekuitas perusahaan. Yang lainnya adalah penerbitan Futures. Pendapatan di masa depan bila perusahaan benar-benar bertumbuh dan bernilai lebih tinggi.

Setelah munculnya blockchain, Kontribusi dan perilaku setiap orang dapat dilacak. Misalnya setiap kali kita naik Taksi Grab atau Gojek. Setiap kali perjalanan tercatat dalam kontrak cerdas yang bisa dilacak.  Atau umpamanya lagi, perusahaan gaming. Dimana Ada banyak keacakan di dalamnya. Karena pengaruh efek Matius, semakin banyak orang bermain, semakin cepat perusahaan gaming bisa  menghasilkan profit. Blockchain dapat memecahkan masalah besar ini, yaitu hubungan produksi dalam hal pendapatan.

Dalam hal alat produksi, Blockchain juga memainkan peranannya dalam memecahkan masalah. Data blockchain kita belum tentu harus disimpan di Google atau Facebook. Kita dapat menyimpannya di mesin penambangan atau di sudut Internet mana saja. Dimasa depan, Setiap pelanggan atau penyedia layanan termasuk setiap transaksi yang terjadi akan berbentuk smart contract.

Itulah sebabnya, Mengapa banyak orang membeli bitcoin. Karena bitcoin dapat mencatat segala perilaku transaksi dan kontribusi semua orang. Kita akan membentuk hubungan kerja sama seperti ini di masa depan.

Namun, sejauh pengamatan Ricky 99% koin yang beredar sekarang kebanyakan adalah penipuan. Jadi, berhati-hatilah dalam menginvestasi cryptocurrency. Itulah sebabnya mengapa blockchain begitu penting bagi Indonesia.

Hubungan blockchain dengan individu

Mungkin diantara kita berpikir bahwa bisnis kita tidak  berkaitan dengan teknologi blockchain. Secara teoritis, dengan asumsi bahwa platform blockchain telah matang di masa depan. Suatu hari kita tidak perlu menulis kode program apa pun. Kita dapat menggunakan perangkat lunak sumber terbuka untuk membangun blockchain yang berpusat pada diri kita sendiri.

Sebagai contohnya ketika Ricky masih mahasiswa pascasarjana di universitas. Di dalam kelas kita ada seorang gadis pelajar tercerdas. Dia mencatat segala ajaran dosen dengan sangat teliti. Kita yang sering absen kelas pada akhir ujian harus meminjam catatannya. Tetapi pada kenyataannya, dia tidak mendapat keuntungan apapun.

Tetapi Di masa depan, untuk mendapatkan catatannya kita harus membayar mata uang digital lewat aplikasi blockchainnya. Atau cewek teman sekelas itu dapat membentuk komunitas yang lebih besar untuk berbagi catatannya di blockchain. Membentuk Komunitas semua pelajar Universitas Gajah Mada misalnya. Mereka dapat menyumbangkan catatan mereka bagi pelajar yang memerlukan. Dan mendapatkan pendapatan sebagai hasil berbagi catatan dalam ruang lingkup yang lebih besar.  

Jangan meremehkan masalah menyalin PR. Menyalin PR adalah hal yang paling emosional di Universitas. Ketika catatan kita disalin teman, kita tidak memperoleh keuntungan apapun. Tetapi dengan blockchain, segalanya bisa berubah menjadi pendapatan.

Contoh lainnya adalah fundraising atau pembiayaan pribadi pada saat kita ingin menerbitkan sebuah buku. Perusahaan Percetakan mengharuskan deposit 10 juta misalnya, untuk membeli nomor buku, biaya pengeditan dan sebagainya. Buku ini mungkin akan menjadi salah satu best selling suatu hari. Melalui blockchain, kita dapat menerbitkan koin sendiri dan mengumpulkan uang 10 juta.  

Sebuah buku bila ingin menjadi best selling, Ribuan pembaca pertama yang mendukung sangatlah penting. Sehingga, ribuan orang pertama yang membeli koin memiliki motivasi kuat untuk membuat buku ini menjadi buku terlaris. Orang-orang ini berkontribusi awal, dan usaha mereka tidak akan sia-sia bila buku tersebut berhasil nantinya.

blockchain = Akun publik.  

Mungkin suatu hari nanti Ethereum akan berperan sebagai platform teknologi. Kita dapat memahaminya sebagai WeChat nya Tencent. Applets di dalam ekosistem WeChat. Dalam platform ini, kita dapat mempublikasikan konten atau aplikasi sendiri.

Seandainya kita membuat akun publik dalam WeChat sekarang, tetapi nantinya kita dapat membuat akun blockchain. Apabila tulisan artikel kita bermakna, kita dapat menagih pembayaran dan menerima cryptocurrency dari pengguna. Sehingga, nantinya cryptocurrency yang kita terbitkan akan mempunyai nilai. Atau bahkan sebaliknya.

Mengapa blockchain begitu penting bagi Indonesia
Mengapa blockchain begitu penting bagi Indonesia (image: entrepreneur)

Perbedaan antara tiga generasi teknologi blockchain

Hari ini kita telah memasuki Generasi ke-3 blockchain.

Generasi pertama adalah Bitcoin. Bitcoin adalah cryptocurrency. Misalkan cryptocurrency adalah mata uang. Setiap mata uang ini memiliki nilai acak dan hanya diketahui oleh kita sendiri. Namun, Setiap orang dapat memverifikasi keaslian nilai acak ini. Ini adalah generasi pertama blockchain. Dengan cara tersebut, semua orang bisa mengenali algoritma ini. Kemudian kita dapat menggunakannya untuk membeli dan menjual sesuatu.

Bitcoin telah membuktikan blockchain yang didasarkan pada algoritma acak adalah memungkinkan. Walaupun, bitcoin masih memiliki banyak masalah teknis seperti efisiensi rendah dan biaya tinggi.

Perbedaan antara generasi pertama dan kedua adalah, ketika banyak ahli matematika terutama kriptografer melihat peluang ini, mereka akan terpesona dengan keindahan blockchain dalam matematika. Sehingga, mereka tertarik untuk mengambil bagian di dalamnya. Ethereum mungkin berkata, “saya juga tidak punya uang untuk membayar Anda.” Namun, Saya bisa membayar Anda dengan beberapa koin. “

Pada generasi pertama, jika kita  ingin melakukan sesuatu yang lain dengan protokol Bitcoin, kita pada dasarnya harus menyalinnya lagi. Dalam Generasi kedua blockchain, kita telah bisa menerbitkan koin sendiri.

Generasi ke-3 bitcoin mempunyai masalah yang belum terselesaikan, yaitu waktu pengiriman QPS (tingkat permintaan per detik) masih terlalu kecil. Volume transaksi di dalamnya sangat rendah. Itulah alasan mengapa harga berfluktuasi sangat tinggi setiap hari.  

“Jadi bagaiman solusinya? “

Walaupun saat ini kita masih belum dapat mencapai Frekuensi tinggi seperti menggesek kartu kredit atau E-Payment. Namun, bila Blockchain bisa mencapai frekuensi membeli saham di Nasdaq sudah cukup. Atau, bagaimana kalau kita menghilangkan nomor koin. Jadi, ini adalah masalah yang harus dipecahkan oleh Blockchain generasi ketiga.

Just like grandma says, Pada blockchain generasi ketiga, ada harapan bahwa kita benar-benar dapat bypass atau melewati platform raksasa internet untuk melakukan transaksi. Sehingga kita benar-benar dapat mencapai transaksi point-to-point. Sekarang teknologi generasi ketiga sedang memecahkan masalah seperti tersebut. Inilah alasan-alasan mengapa blockchain begitu penting bagi Indonesia.

Advertisements
Categories: Mengapa blockchain begitu penting bagi Indonesia

1 thought on “Mengapa blockchain begitu penting bagi Indonesia

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: