Advertisements

Mengapa mentargetkan Huawei

Oleh: Ricky Suwarno

2 Mei 2019

Saya sering di tanyai teman-teman dari tanah air, mengapa Trump menyerang mati-matian, dan melarang semua sekutunya untuk tidak boleh menggunakan teknologi 5G Huawei. Bukannya, mentargetkan Alilbaba atau Tencent yang telah masuk Top 5 perusahaan raksasa internet dunia (Amazon,Apple,Microsoft, Google dan Tencent).

Bagi saya yang telah tinggal lebih dari dua dekade di negeri Tirai Bambu, yang telah melihat semua perubahan dan tumbuh bersama teknologi China, mungkin tidak begitu sulit menjawabnya. Karena teknologi Huawei telah mengancam keunggulan industri manufaktur industri global di dunia. Yang sejak perang dunia kedua selalu didominasi oleh AS dan Eropa. Intinya, terkait dengan tiga revolusi industri dalam sejarah manusia.

Pada awal abad ke-18, revolusi industri pertama dengan mesin uap yang dimodifikasi oleh James Watt menjadikan Inggris sebagai kerajaan “the empire on which the sun never sets”

Pada awal abad ke-20, revolusi industri kedua ditandai oleh penemuan lampu listrik, Thomas Alva Edison, membuat Amerika Serikat melampaui Inggris. Dan memimpin dunia.

Setelah tahun 1970, berdasarkan teknologi informasi, AS meluncurkan revolusi industri ketiga. Sebagian besar perusahaan teknologi tinggi saat ini dimulai pada tahap itu. Dan AS terus mempertahankan posisi terdepannya selama hampir 40 tahun kemudian.

Oleh karena itu, manifestasi kekuatan suatu negara tidak didasarkan pada kekuatan militer dan perang. Tetapi pada kemampuan manufaktur industri dasar. Yang secara langsung mempengaruhi kekuatan ekonomi, teknologi, dan militer. Sejarah telah membuktikan, AS saat ini atau China di masa lalu, sebuah negara dengan kemampuan manufaktur yang kuat pasti akan menjadi negara superpower di dunia.

Jadi, apa yang membuat negara adidaya seperti AS begitu histeris terhadap Huawei?

Hanya ada satu alasan. Yaitu negara ini merasakan ancaman yang mematikan. Yang menentukan nasib kepemimpinan negara tersebut. Yakni kunci teknis untuk revolusi industri keempat, barangsiapa yang mendominasi teknologi 5G akan menentukan kepemimpinan global di abad 21.

Kita bisa melihat pada awalnya, sikap Amerika Serikat terhadap Huawei hanya merupakan proteksionisme regional. Melarang keras produk Huawei untuk dijual di Amerika Serikat. Bukannya menyerang Huawei dalam skala global. Tetapi, Sejak dikaitkan degan teknologi 5G, Amerika Serikat mulai cemas. Dan mati-matian berusaha keras dengan cara apapun untuk mencegah bangkitnya Huawei di seluruh dunia. Dimana perlakuan ini tidak sespesial yang dimiliki pemerintah Cina. Tetapi Hanya Rusia dan Huawei yang mendapatkan perlakuan khusus ini.

Karena teknologi 5G memainkan peran yang sangat penting dalam Revolusi Industri 4.0. Perwakilan dari revolusi industri keempat adalah revolusi cerdas. Sederhananya, 5G digunakan sebagai pipa pembawa untuk mengirimkan data yang dikumpulkan oleh Internet of Things. iOt.

AI melakukan analisis dan penilaian data besar. Mengendalikan pengoperasian mesin produksi industri melalui 5G. Untuk lebih meningkatkan efisiensi produksi industri. Singkatnya, revolusi industri keempat, AI, iOt, dan 5G.

Pengintegrasian secara global dari peralatan Huawei 5G end-to-end seperti nirkabel, kabel, dan IoT adalah yang terkuat di dunia. Huawei memiliki hak paten standar terbanyak. Melampaui monopoli Qualcomm. Hanya jaringan kabel (bukan nirkabel) Cisco dari AS dalam teknologi 5G yang memiliki kemampuan bersaing.

Oleh karena itu, barang siapa yang membangun 5G dengan solusi Huawei baru akan dapat mengambil langkah lebih cepat dan bersaing di industri 4.0. Pada awalnya, AS tidak menyadari hal ini, karena sibuk dengan politik luar negerinya membikin onar di mana-mana. Menjadi polisi dunia. Dan suka mencampuri kehidupan rumah tangga negara lain. Sehingga, pada saat mereka menyadari, perusahaan teknologi komunikasi teknisnya telah jauh tertinggal dari Huawei.

Seandainya, Amerika Serikat tidak menggunakan peralatan 5G Huawei, maka akan menunda kemajuan teknologi Amerika Serikat dalam perannya sebagai pemimpin global.

Oleh karena itu, AS mengharuskan negara-negara lain dan sekutunya tidak boleh menggunakan teknologi Huawei. Hanya untuk memenuhi kebutuhan ego nya sendiri. Dengan alasan keamanan yang sering kita dengar. Yang sudah basi. Yang demi mempertahankan hegemoninya. Dan posisi terdepan Amerika Serikat dalam industri global.

Baidu, Alibaba, dan Tencent yang di singkat menjadi BAT. Yang secara terus terang memang jiplakan dari leluhurnya, Google, ebay, dan ICQ dari Amerika Serikat. Yang pada awalnya memang dilindungi oleh pemerintah Cina. Makanya, Amerika Serikat dalam hati dalamnya menganggap remeh perusahaan-perusahaan tersebut.

Menurut AS, orang-orang di seluruh dunia tidak terlalu peduli tentang BAT. Ketenaran BAT mungkin ditimbun oleh perusahaan seperti Google, Amazon, Facebook. Amerika Serikat tidak takut pada perusahaan teknologi konsumen. Tetapi yang benar-benar bisa menjadi ancaman besar bagi Amerika Serikat, hanyalah perusahaan dasar yang terkait teknologi seperti Huawei.

Just like grandma says, Di sisi positifnya, Ini juga merupakan aspek kehormatan besar buat Huawei. Sebuah perusahaan swasta yang bisa membuat negeri Paman Sam begitu kuatir dan ngeri. Mungkin Huawei adalah satu-satunya perusahaan teknologi di jagad raya ini yang mendapat perlakuan khusus dari negera nomor satu di alam semesta ini. Paling tidak untuk sekarang ini.

Advertisements
Categories: artificial intelligence indonesia, Huawei 5GTags: , , , , , , , , , ,

4 thoughts on “Mengapa mentargetkan Huawei

  1. terima kasih pak. Indonesia jelas berpotensi,makanya kita perlu lingkungan yg aman dan stabil,baru bisa menarik investasi dan teknologi terbaru. kita bisa menjadi pasar dulu,sambil menjadi murid belajar dan menyerap teknologi orang dan secara bertahap2 menuju negara berteknologi tinggi. itulah proses yg dijalani AS maupun China. tentu saja, pemimpin adalah salah satu kunci utama

  2. Luar biasa ulasannya Pak Ricky. Semoga pada masa yg akan datang, perusahaan Indonesia bisa memproduksi teknologi seperti ini.

  3. Senang bisa membaca artikel yang membuka wawasan kita tentang dunia 5G
    Thanks pak Ricky

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: