Mengapa Vape berbahaya

Mengapa Vape berbahaya telah menarik banyak perhatian di halaman depan media internasional. Berita yang berkaitan dengan krisis kesehatan masyarakat yang meletus di AS dewasa ini. Anak-anak remaja yang kecanduan rokok elektrik atau Vape yang di manufaktur oleh Juul.

Di Amerika Serikat, jumlah total kasus kerusakan paru-paru oleh rokok elektrik atau Vape telah meningkat sampai 1080 kasus. Dengan 19 kasus kematian. Masih belum ada kesimpulan jelas tentang penyebab kematian. Penelitian terbaru dari Mayo Clinic, suatu lembaga medis terkemuka di Amerika Serikat mengatakan bahwa pasien rokok elektrik mengalami gejala pembakaran kimia di paru-paru mereka. Mirip dengan kerusakan yang disebabkan oleh gas beracun.  

Mengapa Vape berbahaya

Vape atau rokok elektrik disebut sebagai “krisis” karena Vape yang diluncurkan dalam waktu singkat, telah menyebabkan jutaan anak remaja Amerika yang tidak merokok, sekarang telah kecanduan nikotin. Kelompok yang paling rentan dalam krisis ini adalah siswa sekolah menengah pertama di Amerika Serikat.

Mengapa Vape berbahaya, tidak dapat dipisahkan dari strategi propaganda yang diadopsi oleh perusahaan rokok elektrik. Pada awal tahun ini, National Institute on Drug Abuse merilis sebuah survei. Di tahun 2018, proporsi anak muda yang merokok dan berusia 16-18 di AS telah mencapai 30%. Atau tepatnya Jumlah anak remaja Amerika yang merokok rokok elektrik melebihi 4 juta orang. Para ahli di lembaga itu menyesalkan bahwa dalam beberapa dekade terakhir, tidak ada perkembangan secepat begitu.

Mengapa Vape berbahaya, karena pencandu rokok elektrik menjadi semakin muda. Menurut data dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, proporsi perokok elektrik pada siswa kelas delapan AS (setara dengan anak SMP di Indoneisa) naik dua kali lipat pada tahun 2018-menjadi 10%. Artinya, semakin banyak remaja menjadi pecandu nikotin melalui Vape.

Hal ini dikarenakan Pada tahap awal perkembangan, perusahaan rokok elektrik menggunakan strategi propaganda yang menyesatkan. Perusahaan Unicorn ini bernama “Juul” yang saat ini telah mendominasi setengah dari pasar rokok elektrik AS. Perusahaan JUUL menggunakan dua trik utama. Pertama, menargetkan kaum muda, dan mengasosiasikan Rokok Elektrik dengan “keamanan”.

Perusahaan Rokok elektrik-JUUL diluncurkan pada tahun 2015. Produk pertamanya menyerupai rokok biasa berbentuk silinder. Kemudian JUUL merilis rokok elektrik berbentuk seperti U-disk. Kelihatannya sangat fashion dan berteknologi tinggi.  Vape ini Ada delapan rasa, mulai dari rasa original tembakau, mint hingga rasa mangga. Dan jelas, sangat menarik kaum muda.

JUUL meluncurkan kampanye promosi skala besar di daerah Times Square dan media sosial. Iklan-iklan penuh dengan jiwa kemudaan, dengan model-model muda, cantik dan seksi mengenakan celana jeans robek, mengeluarkan asap didepan kaca, sambil memamerkan Rokok Elektrik JUUL di sebelah tangan mereka. JUUL mengasosiasikan produknya dengan label Anak muda, modis, trendi, seksi dan lain-lain.

Trik kedua adalah memainkan kartu “aman”. Teknologi terpenting dari rokok elektrik adalah atomisasi atau berasap. Cairan tembakau yang mengandung nikotin diubah menjadi uap dengan baterai, dan evaporator pemanas memungkinkan perokok untuk mengisapnya. Produsen rokok mengklaim bahwa penyebab utama paling berbahaya dari rokok tradisional adalah proses “membakar”. Asap yang di hisap yang dihasilkan oleh pengapian tembakau mengandung lebih dari 70 karsinogen penyebab kanker. Rokok Elektrik adalah proses atomisasi yang tidak terbakar sama sekali. Sehingga merupakan pengganti yang sangat aman untuk rokok tradisional.

Merokok elektrik namanya Vaping, dalam bahasa Inggrisnya. Berasal dari kata “atomisasi”, bukannya merokok yang kita kenal pada umumnya. Dari penggunaan kata-katanya, produsen rokok elektrik membuat perbedaan yang sangat pintar antara rokok elektrik dan rokok tembakau tradisional.

Ketika JUUL memperkenalkan pengetahuan bahaya dari kecanduan nikotin pada anak-anak SMP, pada permukaannya sangatlah baik karena mempopulerkan pengetahuan tentang bahaya merokok. Namun, JUUL telah menyesatkan dan mengingatkan para siswa bahwa produk JUUL benar-benar aman.

Setelah mendengarkan penjelasan dan propagandanya, banyak siswa mulai mencoba rokok elektrik karena mereka merasa tidak ada bahayanya. JUUL sangat sangat ahli dalam pengemasan, menghubungkan rokoknya dengan tren dan kesehatan.

Apakah Rokok Elektrik Vape tidak berbahaya?

Jawabannya, Tentu saja berbahaya. Pada bulan Mei tahun ini, sebuah makalah dalam Journal of Independent Chemistry Research menunjukkan kandungan nikotin dalam minyak asap JUUL sangatlah besar. Sekotak minyak asap JUUL setara dengan sebungkus rokok. Sehingga, mudah menyebabkan perokok overdosis. Di bawah marketing dan propaganda JUUL, menyebabkan banyak konsumen keliru dan percaya bahwa rokok elektrik tidak mengandung nikotin. Dan tidak berbahaya.

Munculnya banyak kasus cedera paru-paru saat ini menunjukkan bahwa rokok elektrik sama sekali tidak aman. Studi membuktikan rokok elektrik atau Vape memang mengandung lebih sedikit karsinogen daripada rokok. Namun, Vape juga mengandung bahan aditif khusus seperti tetrahydrocannabinol dan flenone untuk penyedap, yang diduga sebagai penyebab penyakit paru-paru. Setelah munculnya rokok elektrik JUUL, banyak orang masih kurang menyadari Mengapa Vape berbahaya .

Saat ini, ratusan sekolah menengah di Amerika telah memasang detektor rokok elektrik di kamar kecil. Bahkan, sekolah di Alabama membongkar pintu WC sehingga para siswa tidak bisa menyelinap masuk untuk merokok.

Tetapi sangat sulit untuk mencegah Vape. Karena bentuknya sangat kecil, dapat disembunyikan di telapak tangan atau kocek celana. Bentuknya yang rata dan panjang mudah dikacaukan dengan U disk. Menambah banyak kesulitan pada pengawasan di sekolah.

Pada bulan September tahun ini, Presiden Trump memperingatkan JUUL tidak boleh mempromosikan rokok elektriknya sebagai alternatif yang lebih aman daripada rokok tradisional.

Kemudian JUUL dengan segera menghapus semua akun media sosial mereka dan menghentikan Vape rasa mangga yang sangat populer itu. JUUL menerapkan sistem penjualan baru di 40.000 toko ritel di seluruh Amerika Serikat. Mengharuskan para pembeli untuk memindai dokumen IDnya. Apakah langkah-langkah ini dapat menyelesaikan masalah Vape di kalangan kaum muda, masih membutuhkan pengamatan lebih lanjut.

Mengapa Vape berbahaya
Mengapa Vape berbahaya dan telah menjadi krisis kesehatan bagi masyarakat AS

Just like grandma says, mengapa Vape berbahaya telah berevolusi menjadi krisis kesehatan masyarakat di Amerika Serikat. Di satu sisi, raksasa rokok elektrik JUUL, telah menggunakan metode yang tidak tepat dalam pemasaran dan menyesatkan banyak anak remaja. Di sisi lain, respons pemerintah AS tidak tepat waktu memungkinkan produk-produk rokok elektrik menembus dan menghindari pengawasan yang ketat.

Di Tiongkok, Vape menjadi populer di pasar modal sejak tahun 2017. Dan telah ada 35  investasi di industri rokok elektrik ini. Total investasi minimal RMB 1 miliar atau sekitar 15 juta dolar. Untungnya, sudah ada tindakan dibulan Agustus tahun lalu. Pemerintah Tiongkok telah melarang penjualan Vape ke anak di bawah umur 18 tahun. Dengan cara ini, rokok elektrik di Tiongkok tidak akan mengulang kesalahan seperti di Amerika Serikat. Bagaimana dengan Indonesia sendiri?

Advertisements
Categories: Mengapa Vape berbahaya-juul vape rokok elektrik

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: