Orang terkaya Jepang Masayoshi Son

Orang terkaya Jepang Masayoshi Son dengan robot mirip manusia Pepper mendominasi bisnis robot seluruh Jepang. Masayoshi son, Pendiri dan CEO dari Softbank asal Jepang. Menurut majalah Forbes 2019, kekayaan bersihnya 22.1 Milyar dollar. Orang terkaya Jepang. Masayoshi Son adalah orang yang paling memahami perkembangan teknologi masa depan. Alasannya, beliau telah banyak melakukan prestasi yang mengagumkan tentang teknologi modern.

Ketika internet baru muncul, dia berinvestasi di Yahoo. Dan juga orang pertama yang berinvestasi di Alibaba. Dimana sebagian besar orang China bahkan belum pernah mendengar kata e-commerce. Visi kedepan Masayoshi membuatnya sering mendapat keuntungan dari segala bidang investasi.

Dan kali ini, dia menilai robot akan menempati posisi yang sangat penting. Jepang telah memasuki masyarakat penuaan. Demikian juga masyarakat dibelahan bumi lainnya. Dan robot sangat diperlukan untuk mendukung kehidupan orangtua. Bahkan juga anak muda yang perlu robot untuk membantu kehidupan atau pekerjaan mereka sendiri.

Orang terkaya Jepang Masayoshi Son

Jadi, bisa diprediksi setiap orang paling tidak akan memerlukan satu robot atau lebih. Dan jumlah robot akan melampaui jumlah manusia dimuka bumi ini. Alasannya simple, robot merawat orangtua. Karena manusia tidak perlu merawat si robot di hari tua.

Pada tahun 2012, softbank mengakuisisi sebuah perusahaan Perancis. Namanya Aldebaran Robotics. Dua robot paling populer di pasar. Dan yang paling dekat untuk produksi massal. Salah satunya adalah robot NAO yang diluncurkan tahun 2006. Bahkan, Robocup piala dunia robot, menggunakan robot NAO untuk pertandingan sepak bola.

Yang satunya lagi, robot Pepper diluncurkan tahun 2014. robot cerdas ini bisa mengenali emosional manusia. Dan sekarang telah banyak digunakan dalam berbagai aplikasi. Di tahun 2015, Masayoshi mendirikan softbank robotics. Untuk integritas bisnis robotnya yang lebih jauh. Dan masih terus membeli dan membeli perusahaan robot di dunia.

Yang paling terkenal adalah, mengakuisisi Google Boston Dynamic di tahun 2017. Big Dog. Robot yang paling terkenalnya. Proyek penelitian yang didukung oleh militer Amerika. Big Dog, adalah anjing tanpa kepala. Daya kerja dan fleksibilitasnya sangat mirip dengan hewan asli.

Selain Big Dog, Boston Dynamics juga memiliki produk yang lain. Robot berkaki dua. Namanya, Atlas. Yang sangat mirip dengan manusia. Setelah diakuisisi softbank, mereka meluncurkan robot tersendiri. Spot Mini. Robot dengan kepala anjing yang bisa dijulurkan. Dan dapat dilipat. Robot ini dapat direntangkan sangat panjang. Ujung depannya adalah alat yang bisa mengcengkeram. Dengan kamera video pada perangkat tangannya.

Secara pribadi, hal yang paling menarik bagi saya tentang Era Robot adalah, manusia bisa menyingkirkan belenggu evolusi biologis. Saat kita merancang robot. Sebagai contohnya, manusia tak mungkin mereproduksi dua sayap dibadannya lagi. Tetapi robot yang kita desain, bisa berkaki dua, berkaki empat, atau sepuluh. Dimana diatas kepalanya bisa di desain untuk beberapa tangan. Atau diatas tangannya bisa tumbuh kepala lagi misalnya. Sesuka hatilah. Sesuai manfaat dan fungsi yang diminati. Dan spot mini adalah image yang sangat representatif.

Softbank juga mengakuisisi perusahaan robot Jepang. Bernama Schaft. Walaupun tidak sehebat Boston Dynamics, tetapi sangat hebat juga.

DAPRA, badan proyek penelitian lanjutan departemen pertahanan Amerika. Suatu lembaga yang membantu militer amerika untuk terobosan teknologi baru di militer. Seperti kompetisi robot di tahun 2013. Tujuannya, membantu manusia menangani masalah besar. Dan mengurangi korban dalam peperangan.

Orang terkaya Jepang Masayoshi Son
Pepper, robot yang telah dibeli oleh Masayoshi Son dari Google mempunyai kecerdasan yang sangat berpotensi

Kontes tersebut mengharuskan robot bisa melakukan banyak hal. Seperti mengendarai kendaraan utilitas. Memanjat tangga. Menghilangkan rintangan. Menarik pegangan pintu. Berjalan melalui bagian jalan yang penuh dengan penghalang berbahaya. Mengebor lubang didinding dengan bor listrik. Mematikan katup. Pokoknya segala hal yang dilakukan manusia atau seorang tentara militer.

Masalah-masalah diatas memang tidak mudah. Tetapi pada sesi pertama, ada satu perusahaan dengan kinerja terbaik. Mencetak 27 point. Dari total 32 point. Perusahaan itu bernama Schaft. Dari jepang. Dan telah diakuisisi oleh softbank.

Dari semua perencanaan dan akuisisi diatas, Bisa dilihat betapa hebatnya Masayoshi Son. Dengan visi pandangan kedepannya. Dia ibarat fortune teller. Atau istilahnya dukun di tanah air. Yang bisa memprediksi hal-hal di masa depan. Dan take action sebelum pesaing lainnya.

Just like grandma says, Orang terkaya Jepang Masayoshi Son dengan foundation 100milyar dollarnya, membantunya mewujudkan ambisinya. Terutama dalam sains dan teknologi robot masa depan.

Semoga rencana Bapak Presiden Jokowi membangun Super Holding BUMN seperti perusahaan induk BUMN Singapura Temasek bisa terealisasikan. Untuk mengintegrasikan keunggulan teknologi di dunia dan menyumbang pembangunan di tanah air. Karena, kalau semua teknologi modern seperti industri robot ini dikuasai oleh Softbank. Bisa dibayangkan betapa repot dan pasifnya peranan kita dalam persaingan global nantinya.

1 thought on “Orang terkaya Jepang Masayoshi Son

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: