Advertisements

Pabrik Masa Depan

Konsultan bisnis manajemen Warren Bennis pernah mengatakan sebuah lelucon tentang pabrik masa depan. The factory of the future will have only two employees, a man and a dog. The man will be there to feed the dog. The dog will be there to keep the man from touching the equipment. Artinya,”pabrik di masa depan hanya ada seorang karyawan dan seekor anjing. Karyawan tersebut bertugas memberi makan anjing. Sedangkan, anjing itu bertugas menjaga karyawan untuk tidak menyentuh peralatan mesin.”

Prediksi pabrik masa depan

Suatu hari, robot akan menggantikan manusia. Spesies berikutnya adalah robot. Saya merekomendasikan teman-teman untuk membaca buku tentang “What to think about Machines that think”. Yang menyatukan para pakar Top Dunia untuk berpikir tentang kecerdasan buatan. Tentu saja, para pakar kebanyakan spekulatif tentang kecerdasan buatan. Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Di Masa depan mungkin hanya ada dua jalan. Jalur pertama adalah robot sepenuhnya menggantikan manusia. Robot tidak hanya mempelajari pola pikir manusia, tetapi juga melakukan segalanya jauh lebih baik daripada manusia. Robot juga mempelajari emosi manusia, dan jauh lebih rasional. Robot mungkin memiliki kesadaran diri dan tidak akan lagi mendengarkan perintah manusia. Ini bukan tidak memungkinkan. Pemikiran dan emosi manusia adalah reaksi fisik dan kimia. Sayangnya, tidak terlalu banyak yang kita ketahui tentang prinsip-prinsip ini.  

Jalur kedua adalah integrasi manusia dan robot. Ponsel memberikan kita “Clairvoyance atau Mata Dewa dan telinga Dewa”. Kita dapat berkomunikasi dengan orang lain secara real time. Tanpa batasan geografis. Data besar memudahkan kita untuk belajar dan berkomunikasi. Kita menggunakan berbagai macam organ buatan.

Di masa depan, kita cenderung menggunakan lebih banyak teknologi untuk meningkatkan daya ingat kita. Atau, memperpanjang hidup kita dan mengatur emosi kita. Memori buruk? Cukup sambungkan flash drive USB. Karakter kekerasan? Cukup dengan minum satu pil obat dan langsung berubah.

Ingin menjelajah Antartika? Beli saja memori pribadi dari orang lain. Tidak mengerti bahasa Jawa? Mesin akan menerjemahkan secara langsung.

Apa pun yang terjadi, kita dapat membayangkan hasil akhirnya. Spesies manusia akan berubah total. Kehidupan dan pekerjaan kita akan sangat berbeda dari sekarang. Bahkan mungkin kelangsungan hidup manusia akan menghadapi tantangan.

Roomba

Bagaimana AI atau kecerdasan buatan bisa muncul? Ini adalah masalah yang sangat rumit. Di zaman now, semua komputer dioperasikan oleh “program.” Pemrogram harus memahami berbagai situasi yang mungkin terjadi, dan kemudian memberi tahu mesin apa yang harus dilakukan jika menemui situasi tertentu. Ini jelas suatu tantangan.

Jika ini masalah yang sangat rumit dan banyak tautan, mesin harus menghabiskan semua kemungkinan di setiap tautan. Sehingga, kompleksitas perhitungan dan penilaian akan tumbuh secara eksponensial. Menghancurkan mesin pada akhirnya.

Seperti halnya, manusia juga menghadapi berbagai masalah rumit setiap hari. Apakah harus  menikah dan memiliki banyak anak adalah masalah yang juga rumit. Ada kemungkinan tak terbatas dalam kehidupan. Dan ada segala macam kemungkinan.  

Umpamanya, pengalaman paling intuitif saya dengan robot penyapu rumah, namanya “Roomba” (yang agak persis dengan nama perusahaan saya, Karoomba). Pada Saat mendesain Roomba pertama kalinya, sang desainer sangat pusing kepala. Bentuk Kamar di setiap rumah sangat berbeda. Ada yang tinggal di villa. Ada yang tinggal di ruko atau apartemen. Dengan beberapa kamar persegi. Bahkan beberapa kamar yang sangat tidak teratur bentuknya.  

Jika desainer memasukkan semua data lantai dan kamar, itu hampir mustahil. Filosofi desain Roomba adalah “membiarkan robot belajar sendiri.” Ketika Roomba pertama kali tiba di rumah saya, dia seperti orang mabuk dan menabrak dinding kesana sini. Sebenarnya, itu adalah pembelajaran mesin atau machine learning. Roomba mencatat setiap kegagalan dan terus memperbaikinya. Pada akhirnya, Roomba seperti seekor anak anjing yang sangat bahagia di rumah saya. Datang dan pergi, melompat dan berlari dengan sangat nyaman dan leluasa.

Singkatnya, ide desain ini adalah “metode coba-coba.” Pembelajaran mesin adalah proses di mana algoritma komputer terus meningkatkan diri dalam analisis dan prediksi. Metodologi robot kognitif tidak lebih dari teori probabilitas paling dasar. Tetapi kemajuan teknologinya adalah robot kognitif mulai memahami informasi terstruktur yang lebih kompleks. Dengan kata lain, robot tidak hanya memahami angka seperti di masa lalu. Tetapi juga “memahami” gambar, ucapan manusia dan sebagainya.

Peluang baru

Munculnya teknologi baru selain menghilangkan sejumlah pekerjaan di masa lalu, juga menciptakan peluang baru, seperti insinyur ilmu data. Pada saat yang sama, teknologi baru juga dapat mengubah banyak pekerjaan rutin tradisional. Bank Teller tidak perlu lagi melayani pelanggan dan uang tunai secara langsung. Mereka bisa menghabiskan lebih banyak waktu membantu pelanggan menangani masalah yang lebih kompleks.  

Pabrik Masa Depan
Di jaman AI atau kecerdasan buatan, memungkinkan manusia untuk menghindari pekerjaan yang monoton dan membosankan. Sehingga, manusia mempunyai lebih banyak waktu untuk menciptakan sesuatu yang lebih berguna dan kreatif

Asisten Pengacara tidak lagi harus sibuk mencari dokumen di arsip. Mereka dapat membantu pengacara menjaga hubungan pelanggan dengan lebih baik. Komputer CT tidak sepenuhnya menggantikan pekerjaan dokter. Tetapi dokter dapat menggunakan komputer CT untuk lebih meningkatkan kualitas diagnosis. Demikian halnya dengan para perangkat lunak desain, Tidak menggantikan pekerjaan perancang. Sebaliknya, semakin banyak orang akan dapat memasuki sektor bisnis ini dengan lebih mudah.

Just like grandma says, kabar baiknya adalah pabrik masa depan, akan hanya ada seorang karyawan, sebuah mesin dan seekor anjing. Sebagian pekerjaan dilakukan manusia, dengan bantuan mesin. Sebaliknya, Sebagian pekerjaan dilakukan mesin, dan dibantu oleh manusia.

Sedangkan anjing itu, yeah……diam-diam berbaring di sana, Dan berpikir seperti seorang filsuf.

Advertisements
Categories: Pabrik Masa Depan

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: