Advertisements

Peluang AI bagi Startup Indonesia

Oleh: Ricky Suwarno

26 Juni 2019

Apakah mungkin bagi startup AI Indonesia untuk bersaing dengan raksasa seperti Google, Facebook, Microsoft dan Alibaba atau yang bercabang di Indonesia.

Saat ini ada lebih dari 1.200 startup Dunia di bidang kecerdasan buatan. Dengan total investasi lebih dari $ 20 miliar.

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, mungkin kita harus membedakan dua konsep terlebih dahulu. Yakni, platform kecerdasan buatan, dan Aplikasi kecerdasan buatan.

Kecerdasan buatan alias AI memiliki tiga kompetensi inti: data, daya komputasi, dan kemampuan algoritmik. “Dalam ketiga elemen ini, Para startup Indonesia mungkin masih bisa mengandalkan keunggulan algoritma. Namun, dalam hal data dan daya komputasi, hampir tidak mungkin bagi mereka untuk bersaing dengan raksasa teknologi.”

Kunci kelangsungan hidup bagi startup kecerdasan buatan, adalah Ketika diterapkan dalam kehidupan nyata, teknologi kecerdasan buatan harus dapat terfokus pada penerapan teknologi dalam bidang vertikal tertentu. Sehingga, data dapat memaksimalkan nilainya.

Dengan kata lain, platform kecerdasan buatan akan menjadi arena persaingan antara raksasa internet. Tetapi, dalam hal aplikasi kecerdasan buatan, para startup masih memiliki banyak peluang.

Tentu saja, para startup di Indonesia memiliki peluang bertumbuh menjadi raksasa. Ini adalah arti dari investasi. Tetapi di sisi lain, para startup harus mempertimbangkan landscape bisnis di tingkat makro di masa mendatang. Bagaimana startup dapat masuk ke dalam tata letak strategis dari perusahaan raksasa teknologi.

Makanya, para Startup harus dapat melakukan hal-hal yang sulit dicapai oleh perusahaan besar. Sehingga, Startup AI memiliki keyakinan dan sesuatu diandalkan. Yang dapat melindungi Startup agar tidak sepenuhnya dilampirkan dalam daftar merger dan akuisisi di masa depan.

Disamping itu, perlindungan kekayaan intelektual di bidang kecerdasan buatan tidak akan menjadi masalah besar. Dan sangat Tidak efisien untuk berdiskusi tentang kekayaan intelektual di bidang AI.

Karena Startup tidak dapat mencuri teknologi AlphaGo, sebagai contohnya. Misalnya, saya membeli suatu boneka atau robot AI. Dan memasukkannya ke dalam koper. Membawanya pulang ke Indonesia. Selain ini, saya tidak bisa melakukan apapun. Ini adalah hal terpesona dari kecerdasan buatan. Inti dari kecerdasan buatan atau AI. Yang tidak dapat disalin atau ditiru.

Just like grandma says, para Startup Indonesia masih memiliki peluang di bidang Aplikasi kecerdasan buatan. Tetapi, tidak akan ada peluang dalam tingkat platform AI.

Advertisements
Categories: artificial intelligence indonesia, Peluang kecerdasan buatanTags: , , , , , , , , ,

1 thought on “Peluang AI bagi Startup Indonesia

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: