Peluang dalam CES 2019

Peluang dalam CES 2019 Las Vegas selalu menarik perhatian Tech-Savvy Dunia. Setiap awal tahun adalah penyelenggaraan pameran konsumen elektronik Atau Consumer Electronic Show (CES) di Las Vegas. Terbesar didunia. Tentang Teknologi baru yang bakalan trend di tahun 2019. Ataupun dalam beberapa tahun mendatang. Melalui artikel ini, saya akan membahas: Nilai sebenarnya dari pameran CES, bagaimana melihat inti pameran CES, dan bagaimana mengambil inti dan peluang tentang CES.

Pameran CES memang sangat popular. Lebih-lebih bagi mereka yang tech savvy. Tetapi banyak diantara pengusaha atau startup yang kurang mengerti peluang didalamnya. CES bukanlah pameran untuk startups. Walaupun banyak startups yang akan memberikan pidato seminar.

CES bukan tempat membahas tren teknologi tinggi. CES sangat pragmatis. Dia mencerminkan tren pasar dalam 3-5 tahun mendatang. Atau bahkan lebih dini. Sebagai pameran elektronik konsumen internasional terbesar, dan paling berpengaruh di dunia. CES mencerminkan tren pasar yang cukup otoritatif.

Peluang dalam CES 2019

Pertama, CES tahun lalu yang telah muncul tren, dan diperkuat fungsinya di tahun ini. Ini berarti tren tersebut sudah terbentuk.

Kedua, sebaliknya bila tren yang di tunjukkan di tahun lalu, tetapi tren atau produk di tahun ini melemah, berarti tidak di akui pasar. Dan bukan menjadi tren lagi.

Ketiga, tren yang baru muncul di tahun ini, dan kalau sampai tahun depan dan berikutnya, mungkin akan membentuk tren baru. Dan hal yang baru yang perlu diperhatikan.

Tren 1:

Bidang yang muncul tahun lalu dan diperkuat tahun ini. Seperti industry otomotif, kendaraan listrik, mengemudi mandiri atau auto driving car, dan jaringan mobil. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak pabrik mobil yang menghadiri pameran CES. Dan mempamerkan mobil dan teknologi terbaru mereka.

CES tahun 2017 ataupun 2018 lebih mirip pameran mobil daripada pameran elektronik. Bahkan yang berlebihan di tahun 2018, muncul lebih dari 300 perusahaan teknologi otomotif yang berpartisipasi. Menempati 280 ribu kaki persegi ruang stand.

Pada acara CES tahun lalu, Ford meluncurkan infotainment SYNC3. System kendaraan yang di tenagai oleh Alexa. Yang bisa mengintegrasikan mobil dan rumah secara erat. Dan berfokus kepada solusi mobil smart city.

CES tahun 2018, diantara tiga brand mobil BBA teratas dari Jerman, hanya Benz yang berpartisipasi. Yang dipamerkan adalah system informasi hiburan dalam mobil. Dan menjadi pertama dilengkapi dengan mobil Benz A class generasi baru. Termasuk mobil konsep baru listrik Concept EQA. Mobil self driving smart EQ dan mobil sport AMG project One.

Di samping itu, juga terlihat mobil konsep tanpa emisi IMx dari Nissan. Dan banyak pembuat mobil tradisional yang ikut berpartisipasi.

Sebagai pemain penting dalam auto driving car, Nvidia tentu tidak absen. Pabrik pembuat chip dari Taiwan. Di mana dalam mobil listrik dan auto driving akan dipasang GPU. Pada setiap mobil kelas menengah di tahun 2018. Dan Nvidia, merupakan pilihan yang paling matang.

Dan tentu saja, si raksasa chip, Intel juga tidak ketinggalan. Mereka mengakuisisi Mobileye. Jelas ingin berperan penting di bidang otomotif auto pilot juga.

Disamping itu, intel juga mengakuisisi Movidius. Yang meluncurkan Neural Compute Stick di tahun lalu. Sebuah system chip kecerdasan buatan in vitro. Dengan mencolokkan stik komputasi neural ke computer, sehingga daya komputasi akan melompat cepat.

Radar laser juga diperkenalkan dalam pameran tersebut. Yang diproduksi oleh Velodyne. Dimana harga produk langsung turun drastic di tahun ini. Berarti pesaing sudah mengejar di belakang.

Kekuatan baru pada dasarnya datang dari China. Terutama di industry mobil. Karena peluang ini sudah menyusut di eropa atau amerika. Tetapi masih sangat besar di China.

Misalnya, Future Mobility, perusahaan mobil internet baru yang didirikan oleh tim BMW dari China. Dengan nama Baiteng. Yang diposisikan sebagai terminal kecerdasan di generasi baru. Bahasa desain dan interaksi mobil pintar yang sangat inovatif.

Masuknya China ke pasar mobil global tidak sama dengan perusahaan Jepang di masa lalu. Bukan dari rute low-end. Tetapi langsung ambil rute kelas atas. Melalui transformasi mobil listrik. Dan mengemudi secara otonom atau auto driving car.

Tren 2:

Tren yang muncul di tahun lalu, tetapi melemah di tahun ini

Peluang dalam CES 2019
Pameran CES selalu menarik perhatian para pecinta teknologi terbaru (Image: Techcrunch)

Peralatan rumah tangga selalu menjadi sorotan CES. Termasuk Samsung dan LG. dengan perkembangan teknologi AI, terutama asisten suara cerdas atau voice recognition beberapa tahun ini. Semua alat rumah tangga mulai mengarah ke rumah pintar. Smart home.

LG meluncurkan robot keluarga dengan chip Alexa, namanya LG hub Robert. Perangkat ini relatif kecil, dengan wajah yang lebih dinamis. Demikian pula, munculnya aplikasi Xiaomi yang berfungsi mengendalikan segala perangkat rumah tangga.

Tren 3:

Tren di tahun lalu belum ada, tetapi muncul di tahun 2019

Di antaranya, pengobatan digital dan kesehatan.

Sesuai kemajuan dalam pengobatan dan kedokteran, perangkat seluler, kecerdasan buatan dan pembelajaran machine learning. Maupun perangkat yang dapat dipakai mengukur kesehatan kita. Reformasi manajemen kesehatan telah datang. Yang akan membawa peluang besar. Kedokteran digital adalah jalur baru di bidang kedokteran dan terapi. Di mana bidang ini akan menjadi bagian penting di tahun 2019 juga.

Just like grandma says, Peluang dalam CES 2019 menitikberatkan tren pasar. Jadi fokusnya bukan pada teknologi. Bukan pada kewirausahaan. Tetapi pada pasar.

Lagian, fokus dari pameran CES adalah melihat tiga tren. Yang pertama, tren yang muncul di tahun lalu dan diperkuat tahun ini. seperti auto driving mobil. Kedua, muncul di tahun lalu, tetapi melemah di tahun ini. Seperti rumah pintar. Smart home. Ketiga, tidak ada di tahun lalu, tetapi muncul tahun ini. Seperti smart tv dari Samsung 219 inch, ataupun digital kesehatan.

Dan yang terakhir, tren baru yang paling layak diperhatikan. Seperti augmented reality. AR. Hiburan pintar. Maupun lengan robot yang di pakai untuk produk komersiil.

Apa Pendapat Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.