Peluang dalam Pengeditan Gen

Peluang dalam Pengeditan Gen akan menciptakan kesempatan kerja yang sangat besar di dunia. Saat ini, teknologi pengeditan gen telah memasuki bidang medis. Teknologi ini telah membantu manusia memecahkan banyak masalah penyakit genetik. Para ahli memperkirakan bahwa teknologi pengeditan Gen akan menjadi alat penting untuk perawatan medis di masa depan.

Dan tentu saja, akan menciptakan banyak Peluang dalam Pengeditan Gen secara global. BBC News Network meneliti dan menganalisis fenomena ini. Menurut BBC, pemerintah Inggris memprediksi pada tahun 2030, teknologi terapi gen dan sel akan menciptakan lebih dari 18.000 pekerjaan baru di Inggris.  

Peluang dalam Pengeditan Gen

Biro Statistik Tenaga Kerja AS juga memperkirakan bahwa di Amerika Serikat, pekerjaan insinyur biomedis akan meningkat sebesar 7%. Sedangkan, ilmuwan medis akan meningkat sebesar 13%, menambahkan total 17.500 lapangan pekerjaan. Para pakar Dunia juga memperkirakan bahwa dalam waktu lima tahun sejak 2017, nilai komersial global teknologi pengeditan gen dapat berlipat ganda menjadi $ 6,28 miliar.

“Mengapa permintaan terhadap Talenta dalam bidang teknologi Gen bisa begitu besar?”

Saat ini ada sekitar 2.700 uji klinis menggunakan teknologi terapi gen di seluruh dunia. Mereka terutama mengatasi berbagai penyakit seperti kanker dan atrofi otot. Para Ilmuwan Tiongkok juga tidak mau ketinggalan. Mereka berjalan di garis terdepan dalam pengeditan gen. Seperti yang dilakukan oleh Ilmuwan China, He Jian Kui di akhir tahun 2018. Ilmuwan He Jian Kui berhasil mengedit gen bayi dari orangtua yang terjangkit AIDS. Mereka telah menggunakan teknologi pengeditan gen untuk menyembuhkan 86 pasien kanker dan AIDS.

Di belakang contoh kasus-kasus ini adalah, perusahaan terapi gen dan perusahaan farmasi dunia baik besar maupun kecil, mereka semuanya berusaha mencari ilmuwan terapi gen untuk bergabung dengan timnya.

Michel Calos, Presiden Pengeditan Gen dan sel terapi untuk Masyarakat Amerika sekaligus merangkap profesor genetika di Universitas Stanford. Dia menekankan, terapi gen telah berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir ini. Bahkan, telah menjadi bagian dari penelitian medis dan pengembangan industri.  

Berbagai perusahaan terapi gen termasuk seluruh industri terapi gen, akan membutuhkan banyak profesional dengan berbagai latar belakang ilmu dan departemen. Mereka Terutama terkonsentrasi di jurusan genetika, kedokteran, biologi molekuler, virologi, teknik biologi dan teknik kimia.

Güneş Taylor, ahli biologi molekuler Inggris juga menekankan bahwa terapi gen melibatkan banyak subjek teknologi. Dimana Saat ini, teknologi ini banyak digunakan dalam pengobatan kanker, pencegahan penyakit genetik dan teknologi reproduksi berbantuan. Taylor mengatakan bahwa kasus-kasus diagnostik diatas telah mengumpulkan banyak data medis.

Sehingga di masa depan, akan diperlukan lebih banyak ilmuwan molekuler, insinyur, ilmuwan komputer dan bahkan ahli kecerdasan buatan untuk menganalisis data ini dan meningkatkan rencana perawatan.

“Konsultan genetika” profesional juga akan menjadi pekerjaan yang sangat populer nantinya. Analisis pakar mengingatkan, bahwa teknologi pengeditan gen termasuk metode perawatan lainnya, memiliki risiko dan bahaya tersembunyi.  

Peluang dalam Pengeditan Gen
Peluang dalam Pengeditan Gen (Image: sciencenews)

Hal ini memang sangat wajar. Karena sampai saat ini pengetahuan dan teknologi utama para dokter mengenai modifikasi genetik masih terbatas. Itulah sebabnya, Konselor genetik sebagai pakar yang menafsirkan informasi genetik, memberikan dukungan dan saran kepada staf medis, serta membimbing pasien untuk membuat keputusan akhir sangatlah diperlukan.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS juga menekankan pekerjaan seperti konseling genetik sebagai salah satu dari 20 pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat. Biro tersebut juga  meramalkan pada 2026, permintaan untuk posisi ini akan meningkat sebesar 29%.

Just like grandma says, Para ahli dari China memberikan peringatan seiring meningkatnya Peluang dalam pengeditan Gen di masa depan, para peneliti setiap negara juga harus memperhatikan risiko yang ditimbulkan oleh teknologi. Karena, efek jangka panjang dari pengeditan gen manusia masih banyak yang tidak diketahui.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.