Peluang investasi Jaringan 5G

Peluang investasi Jaringan 5G terletak pada aplikasinya. Seiring Perang Dagang Amerika Serikat-China dan pemblokiran AS terhadap Teknologi Huawei membuat topik 5G semakin hangat. Banyak perusahaan teknologi di Dunia mulai membahasnya, tetapi diskusi ini sering terbatas pada bidang teknis. Ricky percaya peluang terbesar untuk 5G terletak dalam aplikasi.

Tentu saja, tidak mudah untuk memprediksi dengan tepat peluang aplikasi apa saja yang memiliki kemungkinan lebih besar dalam 5G.  Ketika kita memasuki Era 4G, kebanyakan orang berpikir bahwa peluang Utamanya adalah bandwidth, karena 4G jauh lebih luas dari 3G. Tetapi sebenarnya pencapaian nyata 4G adalah pembayaran Elektronik Ponsel seperti Alipay, Wechat Pay maupun Gopay.

Oleh karena itu, Jaringan 5G juga akan memiliki karakteristik seperti itu. Pertama, bukan produsen peralatan yang mendominasi. Mereka yang berspekulasi tentang 5G saat ini, tidak akan menjadi pemenang terbesar di bidang 5G di masa mendatang.                          

Kedua, Di Era 5G Aplikasilah yang akan mendominasi segala bidang. Bagian paling menarik dari 5G adalah setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi pemenang di bidang 5G suatu hari. Segala tentang 5G telah tersedia seperti permintaan pasar dan bahkan teknologi. Kuncinya adalah apakah Anda memiliki Visi yang bagus untuk menemukan Aplikasi yang memenuhi kebutuhan di Masa Depan.

Peluang investasi Jaringan 5G

Industri 5G terdiri dari lima level, dan 5G bukanlah sekedar teknologi sederhana. Melainkan, sistem yang kompleks. 

Pertama, Level Teknologi. Alasan mengapa 5G dapat menciptakan banyak peluang aplikasi yang lebih luas adalah Kemajuan Teknologi yang telah di capai.

Kedua, Level dukungan aplikasi. Teknologi itu sendiri tidak bisa membawa bisnis, itulah sebabnya kita perlu mengubahnya menjadi kemampuan yang bisa mendukung bisnis. Bagian ini disebut kemampuan dukungan aplikasi.

Ketiga, adalah Level kapabilitas aplikasi. Kemampuan dukungan aplikasi itu sendiri Dapat membantu kita menciptakan banyak aplikasi, seperti video jarak jauh, mobil otonom, kecepatan respons yang lebih cepat dan banyak aplikasi lainnya.

Keempat, Level Bisnis. Meskipun aplikasi itu sendiri dapat menyediakan kapabilitas, tetapi tidak dapat menjadi bisnis. Jadi yang paling penting adalah lapisan bisnis, Artinya Aplikasi itu perlu dikombinasikan sehingga dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan kemudian menghasilkan pendapatan. 

Kelima, adalah Level Ekologis. Artinya, seluruh pembentukan dan pemeliharaan suatu sistem, memerlukan Regulator, Koordinator, dan pelengkap untuk menyempurnakan Ekologi. Di samping itu juga perlu menyelesaikan masalah yang dihadapi sistem. Pada saat ini, 5G baru dapat berkembang dengan baik.

Meskipun setiap orang mungkin memiliki kesempatan, namun sangatlah penting untuk terlebih dahulu memahami 5G dan memanfaatkan kesempatan di dalamnya. Mari kita bahas Peluang investasi Jaringan 5G secara terperinci.

Level pertama, Lapisan Teknologi

Bagian paling menarik dari 5G adalah 5G bakalan menghadirkan kemampuan teknologi yang jauh lebih kuat dengan beberapa fitur paling menonjol.   

Fitur 1 : Bandwidth jaringan yang lebih besar   

Ketika Ponsel mencapai tahap 4G, memungkinkan kita untuk menonton video berdefinisi tinggi. Kecepatan transmisi video pada dasarnya dapat disinkronkan dengan kecepatan pemutaran. Itupun kalau kita cukup beruntung. Mengapa cukup beruntung?

Karena jaringan 4G tidak menjamin, dan bahkan mudah macet.

Ketika memasuki jaringan 5G, bandwidth menjadi jauh lebih luas. Ini berarti ketika kita menonton video berdefinisi tinggi, ponsel dapat langsung mengunduh dan dimainkan secara lokal dalam hanya beberapa detik, sehingga tidak akan ada jeda. Tentu saja, dengan bandwidth yang lebih besar, berarti ada banyak redundansi yang dapat memberikan layanan yang lebih baik.    

Namun, ini hanya manfaat paling mendasar dari jaringan 5G, bukannya peningkatan kemampuan teknologi yang paling penting. Peningkatan kemampuan teknologi 5G yang paling penting terletak pada kecepatan respons yang sangat cepat.   

Fitur 2: kecepatan respons yang sangat tinggi   

Artinya, Dalam banyak hal, yang kita butuhkan belum tentu seberapa luas bandwidth, melainkan kecepatan respon yang lebih tinggi. 

Seperti yang dikatakan di atas bahwa pencapaian terpenting dalam Aplikasi 4G adalah pembayaran Elektronik. Pada Saat membayar, penekanannya bukan pada bandwidth, tetapi pada kecepatan respons. Karena kita perlu meneruskan data pembayaran ke pihak lain. Misalnya, kita mentransmisikan dari terminal ke bank untuk otentikasi. Jumlah data sebenarnya tidak besar, setidaknya jauh lebih kecil daripada data video berukuran kecil. 

Ricky yakin Anda pasti tidak bisa mentolerir bila transmisi data membutuhkan waktu lebih dari setengah jam agar data pembayaran dikonfirmasi oleh bank. Ini namanya kecepatan respons. Di masa lalu, kecepatan respons yang lambat masih menjadi masalah serius. Meskipun kecepatan respons pembayaran dapat diterima, karena cuma butuh beberapa detik atau bahkan puluhan detik. Pada kecepatan ini, dalam Pembayaran elektronik dapat ditolerir, tetapi di banyak sektor lain itu tidak dapat diterima.

Bayangkan dalam skenario operasi jarak jauh. Biasanya Pakar Dokter Senior di rumah sakit besar hanya menatap layar di komputer, dan dokter muda yang lebih junior bertugas melakukan operasi. 

Jika ada masalah, dokter senior inilah yang akan membantu mengatasinya. Namun, jika kecepatan responsnya sangat lambat, bahkan jika hanya tertunda selama beberapa detik, ketika dokter muda mulai beroperasi, dan dokter Senior masih belum dapat merespons tepat waktu. Bisa dibayangkan betapa bahayanya operasi tersebut.

Untungnya, sekarang penundaan hanya mencapai beberapa milidetik, yang berarti bahwa tidak ada penundaan ketika kedua belah pihak berinteraksi, dan real-time dapat terwujudkan. 

Lalu, pada saat melakukan operasi,  begitu ada kesalahan terjadi, dokter Senior dapat secara real time membantu mengatasi masalah tersebut. Sehingga, operasi jarak jauh dapat aman dan mudah dicapai. 

Mari kita bayangkan lagi Autopilot atau Mobil Otonom. Jika tidak ada kecepatan respons, walaupun banyak pemrosesan dapat dilakukan di cloud dan ketika hasil pemrosesan baru di umpan balik ke kendaraan, maka kecelakaan pasti akan terjadi. 

Oleh karena itu, dalam banyak skenario, pentingnya kecepatan respons sebenarnya jauh lebih penting daripada bandwidth.  

Di era 3G dan 4G sebelumnya, kecepatan respons tidak pernah masuk dalam agenda. Tentu saja, bukan karena jaringan itu tidak membutuhkan kecepatan respons, tetapi jaringan itu diselesaikan dengan metode lain. Seperti apa? 

Yakni menggunakan jaringan lain, namanya jaringan pensinyalan untuk transmisi terhadap kebutuhan kecepatan respons yang cepat. 

Namun, bandwidth dari jaringan pensinyalan itu sendiri sangat terbatas, sehingga hanya dapat mengirimkan beberapa sinyal sederhana. Karena itu, apa yang dapat dilakukannya juga sangat terbatas. Sekarang kita telah dapat mengimplementasikan jaringan yang sama dengan bandwidth yang sangat besar dan waktu respons yang sangat cepat. Sebagai hasilnya, kita dapat melakukan hal yang lebih banyak dalam waktu bersamaan.

Tentu saja, ini masih bukan segalanya tentang 5G. Jaringan 5G memiliki banyak keunggulan yang lebih kuat, yaitu dapat mengakomodasi lebih banyak akses peralatan.    

Fitur 3 : Lebih banyak peralatan yang dapat di akses   

Apa itu akses perangkat? 

Sebenarnya, setiap ponsel selalu terhubung ke jaringan tidak peduli apakah ponsel sedang dalam komunikasi atau tidak. Ketika ada telepon eksternal masuk, telepon kita dapat berdering pada saat pertama. Dan kita dapat langsung menjawabnya, karena ponsel selalu terhubung dengan stasiun pangkalan secara real time.  

Ini jelas akan menimbulkan masalah. Hal ini dikarenakan Jumlah ponsel yang dapat ditampung di dalam setiap stasiun pangkalan sangat terbatas. 

Misalnya dalam skenario khusus seperti pertandingan olahraga Asian Games di Jakarta. Ada puluhan ribu orang berkumpul di lapangan olahraga, sehingga menyebabkan jalur telepon sangat sibuk, sinyal data kurang baik, dan transmisi data tidak dapat ditransmisikan. Alasannya sederhana, yaitu peralatan yang dapat ditampung oleh stasiun pangkalan sangat terbatas. 

Bagaimana cara mengatasinya? 

Pada dasarnya, kita tidak perlu harus melalui jalur “Ponsel A – Pangkalan Stasiun A – Pangkalan Stasiun B – ponsel B”. Kita hanya perlu membuat sistem lokal dapat saling berhubungan.             

Sekarang, 5G dapat mencapai konektivitas real-time dalam semua sistem di stasiun pangkalan, namanya “komunikasi point-to-point.” 

Artinya, ketika ada dua perangkat di stasiun pangkalan yang sama perlu mentransfer informasi, mereka tidak perlu melewati stasiun pangkalan tetapi dapat langsung dihubungkan dari titik-ke-titik dalam garis lurus. Mereka tidak hanya mendukung perangkat seluler, tetapi juga banyak perangkat yang melakukan satu tugas yang sama (perangkat Internet of Things)  dapat terhubung ke jaringan. 

Ini berarti bahwa akan ada banyak komunikasi antara manusia dengan benda di masa depan, atau bahkan antara benda dan benda. Selamat Datang di Era Baru, “Era Internet of Things atau iot”.

Jadi, Tahap pertama 5G terletak pada kemampuan teknologi.

Peluang investasi Jaringan 5G
Peluang investasi Jaringan 5G (Image: Robot Report)

Keindahan peluang investasi Jaringan 5G bukan hanya terbatas pada kemampuan teknologinya. Karena jika demikian, maka 5G hanya akan menjadi bisnis produsen peralatan saja. 

Faktanya, Just like grandma says perusahaan peralatan sama sekali bukan pemenang terbesar di dalam pasar 5G. Karena industri 5G adalah piramida terbalik. Pasar peralatan teknis justru adalah bagian pasar terkecil.  Karena di masa depan, “Operasi 5G” akan sangat luas. Nantinya, masing-masing bidang akan memiliki operator eksklusif tersendiri, misalnya ada operator mengemudi mandiri atau mobil otonom, dan bahkan operator Eksklusif perusahaan Gaming dan sebagainya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.