Pemenang terbesar setelah virus Corona

China menjadi Pemenang terbesar setelah virus Corona. Saat ini, virus Corona yang menyebabkan wabah epidemik ini telah menyebar keseluruh dunia. Menurut prediksi terbaru, 70% penduduk negara di dunia akan tertular wabah pneumoni ini. Dewasa ini, Semakin banyak negara melaporkan kasus dan kematian pertama akibat virus corona. Di sisi lain, infeksi baru di China daratan mengalami penurunan ke level terendah sejak Beijing mengambil langkah-langkah darurat untuk mengatasi krisis meluas.

Dalam hal pencegahan, China berhasil menunjukkan kepada dunia kemampuan mobilisasi Tiongkok. Operasi terkoordinasi dari satu sistem komando Beijing, penjadwalan dan penyebaran personil yang relevan, produksi dan distribusi obat-obatan, desain dan konstruksi infrastruktur Rumah Sakit, atau jaminan persediaan makanan untuk penduduk 1,4 miliar orang adalah suatu hal yang tidak dapat ditiru oleh negara mana pun.

Pemenang terbesar setelah virus Corona

Jaminan kapasitas transportasi udara dan kapasitas transportasi kereta cepat, atau pembangunan rumah sakit perang tingkat tinggi dengan ribuan ranjang dibangun dalam 10 hari. Ribuan personel dan bantuan obat-obatan seperti masker, baju pelindung dan sebagainya dapat dipindahkan secepat kilat. Puluhan ribu orang siap siaga ditugaskan untuk membantu ke Wuhan kapan saja.

Ini adalah kemampuan yang tak tertandingi untuk memobilisasi personnel di saat perang. Di sisi lain, beberapa saat yang lalu China kelihatannya seperti menghentikan langkahnya. Namun sebenarnya, mereka lagi melakukan perencanaan Negara dan strategi baru. Sikap patriotik orang-orang China menjalar kemana-mana. Para pengusaha, dokter maupun para sukarelawan senantiasa siap terjun ke zona perang di bawah komando Presiden Xi Jin Ping.

Lebih dari 1600 pakar dan dokter terbaik seluruh China dikerahkan ke Wuhan. Daya mobilisasi ini menumbuhkan kekaguman dunia terhadap China. Sehingga, Secara tidak langsung membuktikan kekuatan China.

Meskipun epidemi ini pertama kali terjadi di China, namun Beijing hanya menggunakan waktu sebulan lebih mengendalikan wabah. Saat ini, China mulai memasuki tahap akhir. Selama terjadinya wabah, China meluncurkan kebijakan fiskal yang longgar. Sehingga, pasar saham bisa stabil, naik sepanjang jalan dan berhasil menarik banyak dana internasional masuk ke China. 

Seiring meningkatnya orang yang terinfeksi di negara-negara lain seperti, Amerika Serikat, Eropa, Jepang, Korea Selatan, Iran atau Italia telah menyebabkan guncangan finansial dan pelarian modal keluar negeri. China secara alami telah menjadi tempat berlindung yang aman bagi dana internasional, menjadikan China sebagai pemenang terbesar setelah virus corona.

Pada saat terjadinya wabah pneumonia, orang-orang tidak lagi hanya peduli dengan kisah penciptaan kekayaan, tetapi lebih berfokus dalam berbagai tindakan heroik dan kualitas hidup. Mereka berharap memiliki kehidupan bahagia yang benar-benar berkualitas tinggi. Perhatian mereka tidak lagi pada hiburan atau bintang Film. Melainkan, terarah pada  ratusan ribu orang awam seperti dokter, perawat, pedagang kecil, kurir atau supir yang berusaha mati-matian berpartisipasi mengendalikan wabah virus ini. Munculnya virus Corona mulai mengubah nilai pandang orang China.

Terjadinya wabah epidemi telah membuktikan cara kerja dan Kinerja Dalam mekanisme kelembagaan Negeri Tirai Bambu ini. Dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah, dari kementerian ke komisi nasional, dari propinsi ke kota, komunitas kecil, desa dan bahkan seluruh individu. Harus diakui, Beijing telah menunjukkan keunggulan sistem di bawah kepemimpinan Partai Komunis. Beijing berhasil memperkuat pengoperasian sistem mekanisme darurat keamanan dan Kualitas manusianya. 

Para pakar percaya Selama epidemi telah mengajarkan Tiongkok Bagaimana meningkatkan  reformasi seperti Prioritas keamanan dan keselamatan masyarakat di atas segalanya, rasio distribusi pengobatan secara regional, rantai industri, teknologi produksi, operasi dan model manajemen menjadi semakin sempurna. 

Oleh karena itu, Teknologi atau produk yang terbelakang akan dihilangkan lebih lanjut. Sebaliknya, Teknologi baru, produk baru, model bisnis baru akan mengalami pertumbuhan eksplosif. Sesuai dengan pertumbuhan ekonomi baru akan menyertai pertumbuhan permintaan pasar Domestik yang cepat juga. 

Pemenang terbesar setelah virus Corona
Wabah pneumonia yang disebabkan oleh virus corona mulai terkendalikan di China (Image: WSJ)

Selama wabah, China telah menunjukkan kepada dunia bahwa mereka dapat mengendalikan dan menjaga kestabilan Lingkungan politik dan ekonomi dalam masyarakat China. Hal ini akan semakin menarik banyak pakar Dunia, sarjana, dan talenta asing untuk datang menetap atau bekerja di China. Permintaan industri dan pasar baru selama wabah epidemi juga akan merangsang pelatihan Talenta baru di universitas Tiongkok. Sehingga, perencanaan peningkatan pendidikan juga akan dibentuk kembali. Pemasukan lebih banyak SDM asing dan pelatihan talenta akan menjadi penstabil dan katalisator pengembangan industri teknologi tinggi China di masa depan.

Just like grandma says, China sebagai pemenang terbesar setelah virus Corona selalu berpegang pada prinsip keterbukaan dan transparansi untuk berbagi informasi selama wabah dengan negara lain. Dengan mengorbankan pertumbuhan ekonomi China sendiri, Tiongkok telah memenangkan waktu untuk pencegahan dan pengendalian epidemi menjalar ke dunia. China Secara aktif dan proaktif memberikan dukungan kepada negara-negara yang terinfeksi. Tindakan ini cukup mencerminkan misi dan tanggung jawab Tiongkok sebagai Superpower Baru. Sangat berbeda dengan Superpower yang satunya.  

Siapa teman dan siapa musuhnya dalam komunitas internasional sangat terlihat jelas. Tindakan Tiongkok yang secara ekstrim menutup kota Wuhan dalam mengendalikan meluasnya wabah telah diakui oleh komunitas internasional.

Seperti kutipan dari Direktur Jendral Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, “Apabila Saya terinfeksi virus Corona, Saya memilih untuk diobati dan di rawat di China.”

1 thought on “Pemenang terbesar setelah virus Corona

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.