Pendidikan AI di China

Pendidikan AI di China semakin dipercepat penerapannya oleh para perusahaan besar. Tahun 2019 adalah tahun yang sangat sibuk buat teknologi ini. Tidak diragukan lagi, AI akan menjadi tren perkembangan paling penting dalam komunitas pendidikan global dalam beberapa tahun mendatang. Dalam hal ini, China membuat kemajuan tercepat.

Dalam edisi terbaru Januari 2020, Massachusetts Institute of Technology Review secara khusus berfokus pada pendidikan AI di China yang lagi booming. Edisi tersebut ditandai dengan judul “Born in China, Taught by AI artinya Lahir di China, Dan diajarkan oleh AI”.

Pendidikan AI di China

Pendidikan AI atau Pendidikan kecerdasan buatan merupakan investasi yang paling populer di China saat ini. Banyak Raksasa teknologi dan startup ikut berpartisipasi di dalamnya. Sekarang ini, telah ada puluhan juta siswa China belajar dengan berbagai produk AI.

Di antaranya, yang paling terkenal adalah program bimbingan yang diluncurkan oleh Squirrel AI Learning. Anak perusahaan dari Yixue Group. Mereka memiliki platform menulis PR online. CEO Squirrel AI Learning, Derek Li pernah sepanggung dengan saya berpidato dalam seminar SEA Leadership and Entrepreneurship 10+1 dibulan Sepember 2019 yang lalu. Seminar tersebut diadakan setiap setahun sekali oleh Cheung Kong Graduate School of Business disingkat CKGSB. Miliknya Raja Properti HK, si Tycoon Superman Lee Ka-Shing.

Dewasa ini, telah ada banyak produk AI memasuki ruang kelas sekolah untuk membantu guru dalam mengajar. Menurut MIT, China sedang melakukan percobaan pendidikan kecerdasan buatan terbesar di dunia. Hasil percobaan ini kemungkinan besar akan mempengaruhi dan mengubah cara pendidikan di dunia.

Pendidikan AI di China
Bersama CEO Squirrel AI Learning, Mr Derek Li (Paling Kiri) dalam Seminar SEA Leadership dan Entrepreneurship yang diselenggarakan oleh Cheung Kong Graduate School of Business

Anda mungkin penasaran, “bagaimana pengajaran dan Pendidikan AI di China?”

Kita semua pasti pernah mengikuti bimbingan belajar les ekstra kurikuler ketika masih dibangku sekolah. Memang, secara formal tidak banyak perbedaan antara bentuk dan pengajaran di kelas sekolah.

Namun, pengajaran cara AI merupakan suatu skenario yang berbeda sama sekali. Dari sudut pandang visual, perbedaan paling signifikan adalah ruang kelas dengan cara pengajaran AI menjadi sangat tenang.

Misalnya, salah satu pusat pembelajaran oleh Squirrel AI Learning di Hangzhou. Di dalam ruang kelas tidak ada papan tulis. Tidak ada alat bantu mengajar. Yang ada cuma satu meja. Para siswa duduk di samping meja. Masing-masing dengan laptop di depan mereka. Mata tertuju pada layar. Para siswa berfokus mendengar dengan headphone. Mereka  melakukan perhitungan di atas kertas. Kemudian memasukkan hasilnya ke laptop.

Di dalam kelas Ada seorang guru. Guru juga menatap layar di depannya. Namun, Layar ini lebih seperti sebuah monitor yang mengamati pergerakan masing-masing siswa secara real time. Jika guru menemukan ada murid dengan masalah, dia akan bangkit dan berjalan ke depan muridnya. Berjongkok dan berkomunikasi dengan lembut. Saking rendahnya suaranya sampai hampir tidak bisa kedengaran oleh orang lain.

Secara keseluruhan, AI telah mengubah suasana pengajaran tradisional. Tidak ada suara ajaran guru maupun suara bacaan dari para siswa. Semua pengajaran berlangsung dengan sangat tenang tanpa suara.

Anda mungkin bertanya, “apakah pengajaran seperti itu bisa efektif?” Kalau dilihat Dari hasil tes, efeknya sangat bagus. Bagi siswa dan orang tua, ukuran paling langsung dari produk pembelajaran AI adalah nilai ujian.

Misalnya, ada seorang siswa laki-laki sekolah menengah di Hangzhou. Awalnya sangat lemah dalam mata pelajaran matematika. Ia mencoba menerima bimbingan dari AI Squirrel Learning. Beberapa bulan kemudian dalam ujian akhir, ia meraih nilai lulus matematika lebih dari 60 poin. Hari ini, setelah dua tahun kemudian, skor matematikanya telah meningkat menjadi 85 poin.

Tidak hanya itu, siswa tersebut merasa belajar dengan cara AI jauh lebih baik daripada belajar dengan guru manusia. “Mengapa?” Karena AI selalu dapat menemukan titik lemah mereka untuk memahami dengan cepat dan memberikan panduan yang sesuai.

Salah satu perubahan yang paling penting adalah AI dapat mengurangi banyak latihan persoalan. Dengan AI atau kecerdasan buatan, siswa tidak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk mengerjakan semua latihan ujian.

“apa sih rahasianya?”

Rincian pengetahuan yang lebih kecil dan terbagikan.

Dalam setiap mata pelajaran, para tim Litbang membagi konten pengajaran menjadi poin pengetahuan terkecil. Sebagai contoh, matematika SMP akhirnya terbagi menjadi lebih dari 10.000 poin pengetahuan. Misalnya bilangan rasional, teorema Pythagoras dan sebagainya. Masing-masing berfungsi sebagai titik pengetahuan independen.

Dibandingkan dengan buku teks, pembagian ini jauh lebih halus. Dengan konten yang sama, pengajaran tradisional ada sekitar 3.000 titik pengetahuan yang terpisah dalam buku teks. Tidak sampai sepertiga dari bahan pengajaran AI.

Setiap titik pengetahuan yang terpisah akan disertai dengan penjelasan, catatan, contoh, dan latihan video independen. Pada saat yang sama, tim R&D juga akan membuat “peta pengetahuan” lengkap untuk poin-poin pengetahuan ini, yang menunjukkan hubungan logis di antara mereka. Seperti bagian mana dapat disimpulkan bersama. Bagian mana yang memiliki kebetulan dan crossover dll.

Alasan penerapan granularitas pengetahuan yang kecil seperti itu adalah untuk lebih akurat mendiagnosis konten spesifik yang tidak dimengerti oleh para siswa. Sehingga, AI bisa melakukan pengajaran yang ditargetkan.

Ketika seorang siswa menggunakan sistem ini untuk pertama kalinya, ia harus menjawab 10 pertanyaan pertama. AI akan menganalisis tingkat dan kelemahan siswa berdasarkan jawaban atas 10 pertanyaan ini. Kemudian menyesuaikan rencana pembelajaran untuknya.

Ketika siswa belajar lebih lanjut, AI akan menyesuaikan rencana pembelajaran tepat waktu berdasarkan kinerjanya. Selain itu, bukan hanya siswa sendiri yang belajar, algoritma AI juga akan belajar sendiri.

Semakin banyak siswa menggunakannya, AI sendiri juga akan mengoptimalkan “peta pengetahuannya.” Sebagai contoh, jika seorang siswa tidak mengerti suatu titik pengetahuan, jika berdasarkan peta pengetahuan sebelumnya, AI akan berpikir bahwa ada dua titik pengetahuan terkait yang perlu ditinjau. Tetapi setelah iterasi diri, AI dapat menunjukkan bahwa jika siswa ingin menguasai titik pengetahuan ini,  mereka harus memahami satu lagi poin pengetahuan terkait.

Jadi lain kali jika ada seorang siswa yang tidak mengerti, AI akan mengarahkan mereka meninjau tiga poin pengetahuan terkait.

Dengan algoritma ini, Squirrel AI Learning telah mencapai perkembangan pesat. 5 tahun setelah didirikan, Squirrel AI telah membuka lebih dari 2.000 pusat pembelajaran di lebih dari 200 kota di seluruh Cina. Jumlah siswa terdaftar telah melebihi satu juta orang. Skala yang setara dengan seluruh sistem pendidikan publik New York.

Saat ini, Squirrel AI Learning sudah menjadi unicorn di komunitas pendidikan Cina. Dengan penilaian lebih dari 1 miliar Dolar. Keberhasilannya juga merupakan mikrokosmos dari boomingnya perkembangan pendidikan AI di China dalam beberapa tahun terakhir.

“Mengapa pendidikan kecerdasan buatan berkembang pesat di Cina?”  

Pertama, insentif tingkat nasional. Pendidikan AI dapat menikmati berbagai manfaat seperti perpajakan, yang juga menjadikannya sebagai pusat perhatian investasi. Di tahun 2019, total investasi China di industri pendidikan AI telah melebihi 1 miliar Dolar. Berjalan jauh di depan dunia.

Kedua, persaingan sengit dari sistem pendidikan Cina. Ujian masuk perguruan tinggi masih merupakan jembatan persaingan satu-satunya untuk masa depan cerah. Nilai Skor terlalu penting bagi siswa Cina. Dan produk AI telah terbukti sangat kuat dalam meningkatkan skor seorang siswa.

Ketiga, keunggulan populasi Tiongkok. Populasi besar telah membawa sejumlah besar data, memungkinkan perusahaan teknologi untuk melatih dan mengoptimalkan algoritma AI dengan lebih baik. Dengan kata lain, tanah untuk pertumbuhan teknologi lebih subur di Cina daripada di tempat lain.

Tiga alasan ini menjadikan China tempat pengujian yang sangat baik untuk teknologi AI dalam pendidikan.

Hari ini, hasil yang diperoleh pada bidang eksperimental ini telah diperkenalkan ke luar negeri. Misalnya di tahun 2019, Squirrel AI Learning dan Carnegie Mellon University mendirikan laboratorium bersama untuk mengembangkan teknologi pembelajaran yang dibantu oleh AI. Tujuannya, menembus pasar AS dan Eropa dalam dua tahun ke depan.

Namun, komunitas pendidikan Barat sangat berhati-hati tentang pencapaian dalam pendidikan AI di China. Karena menurut mereka, prestasi ini tercermin dalam pendidikan standar. Sebaliknya, Sistem pendidikan barat berusaha melepaskan diri dari pendidikan standar. Tujuan mereka adalah pendidikan pribadi.

Chris Dede, seorang profesor di Sekolah Pendidikan Harvard mengatakan, apa yang dilakukan Squirrel AI Learning disebut pembelajaran adaptif secara profesional. Dengan kata lain, AI dapat membantu siswa memahami dengan lebih jelas apa yang mereka ketahui dan apa yang tidak.

Pendidikan AI di China
CEO Squirrel AI Learning (Image: AP News)

Pendidikan pribadi mungkin mengabaikan minat dan kebutuhan para siswa. Untuk pendidikan yang benar-benar pribadi, minat dan kebutuhan siswa harus dipertimbangkan. Setiap siswa harus menyesuaikan rencana pembelajaran dan pertumbuhannya sendiri.

Keadaan ideal pendidikan yang dipersonalisasi adalah, siswa sendiri memiliki tujuan pembelajaran yang dipersonalisasi dan memutuskan sendiri apakah akan mempelajari jenis pengetahuan tertentu. Mereka juga memiliki ritme belajar yang dipersonalisasi dan mengatur rencana belajar mereka sendiri. Mereka memiliki jalur pembelajaran individual, mereka dapat memilih tempat belajar atau dengan siapa mereka belajar.

Tujuan dari pendidikan yang dipersonalisasi adalah memungkinkan siswa memiliki daya kontrol yang lebih aktif atas pembelajarannya. Apa yang paling perlu dipelajari siswa adalah bagaimana cara belajar untuk diri mereka sendiri.

Singkatnya, pendidikan AI di China telah menarik perhatian besar dunia dan Silicon Valley. Karena, Pendidikan Kecerdasan Buatan atau AI akan memainkan peran penting dalam pendidikan masa depan.

Just like grandma says, peran ini seharusnya tidak hanya membantu anak-anak mendapatkan skor yang lebih tinggi. Peran ini harus memungkinkan kita sebagai orangtua agar suatu hari dapat memberikan anak-anak pendidikan yang dipersonalisasi dalam arti nyata. Sehingga, mereka dapat menentukan masa depan mereka di dunia yang berubah cepat. Ini mungkin adalah perubahan paling berharga yang dibawa oleh teknologi AI untuk Bidang pendidikan.

Advertisements
Categories: Pendidikan AI di China

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: