Pentingnya Blockchain dalam Dekade berikutnya

Pentingnya Blockchain dalam Dekade berikutnya termasuk manfaat dan risiko adopsi teknologi ini telah dibahas secara luas. Di samping banyaknya risiko yang tidak boleh diremehkan, namun blockchain telah menunjukkan potensi besar untuk mengubah cara perusahaan maupun suatu negara beroperasi pada beberapa tahun ke depan. Misalnya, pada awal bulan November ini, presiden China Xi Jin Ping mengadakan seminar khusus mengingatkan tim kabinetnya untuk mempelajari Blockchain secara keseluruhan. Ini mungkin salah satu isyarat bahwa Beijing akan segera meliris Mata uang digitalnya sendiri, Digital Cryptocurrency Electronic Payment atau DCEP di bulan Desember nanti. Atau paling lambat di awal tahun 2020. 

DCEP akan diluncurkan oleh PBOC atau Bank Rakyat Tiongkok, dan sangat berkemungkinan menjadi Bank Sentral pertama di dunia yang meliris Mata Uang Digital dalam menghadapi tantangan Mata Uang Digital Facebook, Libra.  

Pentingnya Blockchain dalam Dekade berikutnya

Beijing Bitmain adalah perusahaan yang sangat terkenal di sektor blockchain dan mata uang virtual. Bitmain didirikan di Beijing pada tahun 2013. Bisnis utamanya adalah menjual mesin penambangan untuk Bitcoin. Selain itu, Bitmain sendiri juga memegang banyak mata uang virtual.  

Rumor pasar mengatakan bahwa perusahaan tersebut mengajukan pencatatan publik dengan kapitalisasi pasar sekitar $ 30 miliar. Diperkirakan akan Go Publik di awal tahun 2020. Pendiri dan CEO, Wu Jihan juga merupakan seorang legenda di bidang blockchain dan mata uang virtual.

Pendiri Bitmain ini memberikan pidato beberapa waktu lalu mengenai garis utama teknis pengembangan tentang Pentingnya Blockchain dalam Dekade berikutnya. Masalah teknis ini akan membawa dampak penting pada pengembangan jangka panjang blockchain, dan konstruksi ekologisnya.  

Masalah teknis pertama, kontradiksi antara privasi dan keamanan. Model akun sebelumnya termasuk Bitcoin, memiliki keuntungan signifikan dalam hal keamanan sistem. Tetapi perlindungan terhadap privasi tidak tinggi. Identitas Pengguna dapat terlihat dalam transaksi Blockchain. Kemudian, walaupun Ada beberapa algoritma yang bisa melindungi privasi pengguna blockchain, tetapi algoritma ini sangat kompleks. Dan memiliki risiko keamanan yang sangat tinggi dalam situasi ekstrem.

Kedua, Netralitas teknologi blockchain. Aplikasi paling penting dari blockchain dalam dekade mendatang akan terkait dengan skenario keuangan. Masalah keuangan sangatlah sensitif dan diatur dengan hati-hati di setiap negara. Namun, netralitas dari blockchain itu sendiri sulit untuk dipecahkan. Merupakan masalah dari teknologi Blockchain sendiri. Pengawasan terhadap blockchain sebenarnya, bisa melihat referensi pengawasan internet. Pengawasan Internet bersifat netral, tetapi para praktisi Internet tunduk pada kebijakan peraturan negara dimana mereka beroperasi dan melakukan kegiatan bisnis.

Ketiga, adalah masalah ekspansi kinerja blockchain. Jumlah pengguna blockchain saat ini masih kecil. Jika pengguna blockchain ingin meningkat menjadi satu miliar dalam satu dekade mendatang, mereka harus menyelesaikan peningkatan teknologi kelas berat.

Keempat, kebutuhan untuk memperluas keahlian skenario aplikasi blockchain. Dalam gelembung ICO yang lalu, masalah pertama dari token bubble dalam proyek blockchain melibatkan logika dasar. Yaitu blockchain tidak berbaur dengan dunia nyata. Untungnya, masalah ini akan berubah pada akhir dekade berikutnya.  

Di satu sisi, peristiwa penting di dunia nyata akan selalu tercatat dalam blockchain. Seperti keterlacakan makanan. Di sisi lain, teknologi blockchain akan menghasilkan beberapa aplikasi terdesentralisasi di dunia nyata.

Kelima, peningkatan keamanan algoritma kriptografi blockchain. Setelah akhir dekade berikutnya dan seiring dengan datangnya komputer kuantum, algoritma kriptografi yang mendasar pada blockchain akan menghadapi tekanan eskalasi.

Pentingnya Blockchain dalam dekade berikutnya
Pentingnya Blockchain dalam dekade berikutnya (Sumber: Wired)

Keenam, masalah identitas pada blockchain. Sistem kunci publik-privat yang dirancang oleh Satoshi Nakamoto, penemu Bitcoin adalah sistem semi-anonim yang tidak tergantung pada identitas sosial nyata seseorang. Sistem kunci publik-privat menggunakan teknologi enkripsi.

Kunci publik adalah terbuka untuk umum. Setiap orang dapat memperolehnya selama diperlukan. Kunci privat hanya dimiliki oleh pengguna sendiri. Jika sistem ini dikombinasikan dengan sistem identifikasi di masa depan, memungkinkan lebih banyak pengguna biasa untuk membuktikan identitas mereka dengan aman dan nyaman. Mendorong mereka  secara langsung berpartisipasi dalam blockchain.

Ketujuh, menjadikan Smart Contract atau kontrak pintar lebih kuat dan tidak terlalu sulit untuk dikembangkan. Kontrak pintar berarti bahwa sistem mengotomatiskan pemenuhan kontrak. Sehingga, tidak perlu khawatir tentang Masalah default.  

Just like grandma says, Saat ini meskipun banyak orang memiliki harapan tinggi atas  kontrak pintar dan pentingnya Blockchain dalam Dekade berikutnya, Namun masih ada banyak keterbatasan yang dapat dilakukan sekarang. Selain itu, pengembangan kontrak pintar terdesentralisasi lebih sulit, dan masalah celah perlindungan terhadap kontrak pintar masih belum teratasi.

Advertisements
Categories: Pentingnya Blockchain dalam dekade berikutnya

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: