Perangkap Thucydides dan pengaruhnya terhadap Indonesia

Oleh: Ricky Suwarno

 

Tuchydides. Kata yang sering menjadi topic pembahasan dikalangan golongan elite China dalam satu decade ini. Ketika suatu kekuatan baru (emerging power) bangkit. Dan hegemoni kekuatan lama merasa terancam dominannya. Dan pada akhirnya terjadi peperangan. Fenomena ini pertama kali dilontarkan oleh sejarawan Yunani kuno. Thucydides. Kebangkitan Athena, Yunani sebagai emerging power di awal abad ke 5, membuat ketakutan Sparta sebagai kekuatan lama. Sehingga terjadi peperangan yang hampir membumihanguskan kebudayaan Yunani kuno. 

 

Menurut Graham Allison, seorang peneliti AS, sejak akhir abad ke 15 telah tercatat sebanyak 16 kasus dengan keadaan serupa. 12 diantaranya berakhir dengan perang besar. 

 

Dalam sejarah, kebangkitan Inggris harus berperang dengan hegemoni lama Spanyol. Atau kebangkitan Perancis harus berhadapan dengan Inggris. Ataupun kekuatan baru seperti Jerman dan Jepang di abad 20, harus berhadapan dengan Inggris dan sekutu AS. Ataupun kebangkitan kekuatan Rusia dengan perang dingin melawan AS. Ataupun the rising of China, yang membuat AS terasa terancam. Apakah perang antara dua superpower ini tidak bisa dielakkan?

 

Tetapi ada juga sejarah yang tidak berakhir dengan perang. Inggris dan Amerika. 

Apakah karena mereka berdua punya bahasa yang sama. Keturunan Anglo-Saxon. System politik yang sangat mirip. Dan budaya garis yang sama, baru bisa terjadi penyerahan secara damai?

 

Pada akhir abad 19, kondisi ekonomi Inggris mengalami kemunduran. Dan AS menggantikan inggris menjadi ekonomi dunia nomor satu pada tahun 1890. Dan di belakang Inggris, Jerman lagi mengejar. Sehingga menimbulkan kegelisahan Inggris. Inggris adalah Negara lautan. Dan kekuatan Angkatan Lautnya mulai melemah. Perancis, jerman, italia dan Uni Soviet lagi membangun kapal perang besar-besaran. Sampai akhirnya Inggris tak berdaya. Dan mengusulkan dua standar permintaan. Kekuatan angkatan laut Inggris tidak boleh lebih lemah dibanding kekuatan angkatan laut manapun digabungkan.Setidaknya setara dengan angkatan laut urutan kedua atau ketiga. 

 

Walaupun kekuatan Inggris tidak lagi berpengaruh, tetapi unta yang kurus kerempeng masih jauh lebih besar dari kuda. Karena inggris masih hegemoni dunia di saat itu. Dia tidak akan mudah menyerahkan kekuasaannya. Sehingga Inggris berperang dunia dua kali melawanJerman. Lalu mengapa tidak berperang dengan AS. Dan bisa diserahkan ke AS dengan damai. 

Sebagai hegemoni di abad 20, AS mempunyai sekutu. Dengan eropa barat atau Jepang. Tetapi inggris agak berbeda. Mereka berpegangan “isolasi yang mulia”. Tidak mau dekat dengan siapapun. Sendirian sebagai boss. Jadi setiap Negara yang sedang bangkit, pasti akan menjadi tantangannya. Jadi kebangkitan AS dan Jerman, menjadi ancaman. Inggris harus membuat pilihan strategis. Sehingga membuat AS mengambil keuntungan. Ancaman AS ke Inggris cuma wilayah perbatasan. Seperti benua amerika. Dan daerah ini bukan kepentingan utamanya. 

 

Alasan kedua, AS memegang seorang sandera. Kanada. Dan kanada termasuk daerah koloni Inggris. Karena kekuatan kanada terlalu lemah dan terletak di perbatasan AS. Kanada memiliki sejarah panjang dengan AS sebagai Negara tetangga. Jadi kalau terjadi pertikaian antara Inggris-AS, dan walaupun AS tidak sekuat Inggris, tetapi AS bisa dengan mudah menaklukkan Kanada. Dan Inggris tidak bersedia kehilangan Kanada. 

 

Kanada adalah sandera yang sangat diperlukan untuk menjaga hubungan baik AS dengan Kerajaan Inggris. Menurut George Kenan, ilmuwan politik yang terkenal sebagai perancang perang dingin. 

 

Sector industry AS melampaui Inggris pada tahun 1890. Inggris menyadari kekuatan dan potensi ini. Menteri AL Inggris, Seilban, pernah berkata, jika mungkin dihindari, Inggris tidak akan pernah bertengkar dengan AS. WargaInggris belum sepenuhnya memahami hal ini. Dan lagian, sumber daya keuangan AS sangatlah kuat. Jika AS memilih untuk memperluas Angkatan Lautnya, mereka pasti akan membangun armada sebesar Inggris dan kemudian melampaui Inggris. Dan begitulahkemungkinan yang akan terjadi antara China dengan AS sekarang ini. 

Selain unsur kekuatan nasional AS sendiri, bahwa ada beberapa pelajaran sejarah antara dua Negara ini. 

 

Mungkin jarang orang mengetahui pernah ada dua peperangan antara Inggris dan AS. Pertama di tahun 1775 sampai tahun 1783. Dan tahun 1812 sampai 1815. Dalam sejarah AS di sebut sebagai Perang revolusi Amerika kedua. Dalam perang revolusi pertama, AS menang. Karena di bantu oleh Perancis. Tetapi di perang revolusi kedua, Inggris berhasil menaklukkan Napoleon Perancis. Jadi AS harus melawan Inggris sendiri. Tetapi karena kekuatan AS waktu itu masih sangat lemah, sehingga AS kalah dan menderita dalam perang ini. Bahkan ibukota, Washington diduduki oleh tentara Inggris. Dan Gedung putih dibakar. Sehingga presiden Madison terpaksa melarikan diri ke Virginia. 

 

Namun, Kerajaan Inggris menyadari, wilayah AS terlalu luas. Dan terpisah dari samudera pasifik. Sehingga untuk mempertahankan pendudukan militernya, perlu dana dan waktu yang lama. Dan keuangannya tidak akan cukup. Jadi kedua belah pihak terpaksa menandatangani perjanjian damai pada tahun 1815. Walaupun peperangan ini tidak menyebabkan banyak kematian. Tetapi membawa pengaruh dampak yang dalam. Karena kerajaan Inggris menyadari, walaupun menang melawan AS, tetapi tidak akan mencegah kebangkitan AS. Akhirnya, kerajaan Inggris memilih untuk berdamai dengan AS. 

 

Supaya lebih mudah dimengerti, saya akan buat analogi seperti pertarungan antara petani dan belalang. Andamungkin bisa membasmi setiap belalang. Tetapi dalam menghadapi ribuan juta belalang dalam skala besar, Anda mungkin akan menghela napas panjang. Dengan kata lain, cara AS menunjukkan kekuatan nasionalnya bukan hanya dalam jumlah total pasukan maupun GDP. Karena walaupun dikalahkan, Inggris masih tidak bisa berdaya. 

 

Selanjutnya, Jepang menyerang Pearl Harbour. Dan Armada pasifik AS hampir musnah. Tetapi setengah tahun kemudian, AS menaklukkan Jepang. Cara benar untuk menunjukkan kekuatan sebuah Negara besar. 

Dan inilah yang disebut, hubungan khusus antara Inggris dan AS dalam politik internasional saat ini. 

 

So, again, just like what my grandma says, untuk menghindari perangkap Tuchydides, pengalaman di atas bisa dipakai untuk hubungan AS-China saat ini. 

 

Pertama, China jangan menjadi satu-satunya musuh AS. China perlu menemukan cara untuk memperlihatkan AS bahwa China bukan ancaman utama dalam berbagai segi. AS harus memilih dan melihat alternative lain. 

 

Kedua, harus mengepal kuat semua kartu yang bisa dipegang. 

 

Ketiga, hal yang paling penting adalah jangan berperang. tetapi harus menunjukkan kemungkinan lain. Yakni jika AS bisa menang melawan China, tetapi AS tidak dapat mencegah kebangkitan China. Sererti halnya, persaingan Inggris dan AS di abad yang lalu. AS perlu mengetahui, seperti kutipan kata dari dinasti Han, barangsiapa yang membully China, China akan mengejar dan membasmi sampai keakarnya. China memiliki 5000 tahun sejarah. Salah satu peradaban manusia yang paling panjang. Diantara 4000tahun, China telah menjadi negara superpower nomor satu di dunia. Dengan GDP mencakup lebih dari 70% dunia. Dan mereka memasuki masa kejayaan (Renaissance) seperti ratusan tahun yang lalu lagi.

 

Inilah pengalaman kebangkitan AS 100 tahun yang lalu, yang bisa dipelajari antara AS dan China untuk menghindari perangkap Tuchydides. 

 

Dari sisi Indonesia, percepatan infrastruktur dan SDM sangatlah penting. Dan merupakan suatu kebijakan yang sangat tepat. Karena hal inilah yang dilakukan pemerintah China dalam 40 tahun ini. Pemerintahan Jokowi bergerak cepat tidak lain agar perekonomian menjadi lebih baik. Dan rakyat bisa hidup makmur. 

Pembangunan infrastruktur menjadi syarat mutlak untuk menggenjot perekonomian Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi. Dan memperoleh Bargain power yang lebih kuat. Karena dalam persaingan global, tidak ada keadilan buat negara lemah. Negara lemah tidak ada hak diplomatic. 

Advertisements
Categories: artificial intelligence indonesia, AS, indonesia, Inggris, Perang revolusi, Perangkap Tuchydides, Thucydides adalahTags: , , , , ,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: