Perempuan adalah pemimpin terbaik

Perempuan adalah pemimpin terbaik yang patut dipelajari kaum pria. Menurut studi yang diterbitkan pada tahun 2014, dalam 100 tahun terakhir menunjukkan selama ada kompetisi yang adil, kinerja perempuan jauh lebih baik daripada laki-laki di negara manapun. Perempuan memiliki keunggulan dalam seni liberal, termasuk matematika juga pada umumnya.

Perempuan tidak hanya memiliki prestasi akademik yang baik, mereka juga merupakan pemimpin terbaik. Kehidupan nyata juga menunjukkan semakin banyak wanita bergabung dalam sebuah tim, semakin tinggi tingkat kerja tim tersebut. Apalagi, Jika tim semuanya perempuan, tingkat kerja sama paling tinggi.

Spesialisasi wanita adalah kerja sama. Penelitian menyimpulkan jika ada sekelompok perempuan mengobrol dan berkumpul bersama, mereka akan lebih memperhatikan keadilan. Mereka lebih bersedia untuk berbagi. Dan mereka akan mengobrol lebih lama, tentunya.

Perempuan adalah pemimpin terbaik

Wanita tidak mendominasi dunia bukan karena wanita tertindas. Melainkan, karena mereka memilih secara sukarela. 40 tahun yang lalu, pernah ada studi tentang pemilihan murid 1% Nilai prestasi teratas dalam matematika. Didalamnya, ada murid laki-laki dan perempuan. Para peneliti mengikuti perkembangan mereka selama 40 tahun berturut – turut. Mereka berharap melihat bagaimana siswa-siswa terebat ini memilih karier mereka dimasa depan. Hasil studi kemudian diterbitkan pada tahun 2014 . 

Hasilnya, sebagian besar laki-laki memilih bekerja di bidang sains dan teknologi. Sedangkan,  kebanyakan perempuan memilih pekerjaan seperti kedokteran, hukum, kesehatan dan pendidikan.

Studi ini menunjukkan, Tidak ada yang menindas murid perempuan. Studi membuktikan, perbedaan cara berpikir dan nilai-nilai di antara kedua jenis kelamin. Pria sangat berambisi pada kesuksesan profesional pribadi. Bakat apa yang mereka miliki dan apa yang ingin mereka ciptakan, seluruh masyarakat harus melayani dan membantu mereka untuk mencapainya.

Sebaliknya, perempuan lebih peduli tentang keadilan. Apa yang perempuan pikirkan adalah peran apa yang harus mereka mainkan di masyarakat, dan manfaat apa yang bisa diperoleh dari pekerjaan mereka. Sebenarnya, Para wanita juga memiliki bakat menjadi insinyur dan ilmuwan, tetapi mereka lebih bersedia menjadi dokter dan guru.

Perbedaan dalam prestasi laki-laki dan perempuan disebabkan oleh perbedaan dalam pemikiran dan strategi hidup. Perempuan memiliki bakat, tetapi laki-laki lebih bertindak ekstrem. Para kaum pria sangat peduli untuk menjadi pejabat besar. Kaum Adam selalu berambisi mengejar kesuksesan profesional. Sebaliknya Kaum Hawa, enggan menempatkan seluruh pikiran mereka pada karier. 

Jika Anda ingin berhasil di dunia ini, Anda perlu bertindak lebih ekstrem. Anda harus berinvestasi dalam pelatihan. Anda harus mengorbankan waktu menemani keluarga dan teman. Bahkan, Anda membutuhkan pengertian dan dukungan dari keluarga. Cara berpikir demikian menentukan sebagian besar wanita tidak bersedia melakukan ini. Karena Kaum Hawa tahu masih ada banyak hal lain dalam kehidupan selain pekerjaan.

Itulah sebabnya, wanita biasanya hidup jauh lebih bahagia daripada pria. Mereka menikmati hubungan yang lebih baik dengan keluarga dan teman-teman. Mereka memilih jam kerja yang lebih fleksibel. Sehingga, mereka memiliki kepuasan kerja yang lebih tinggi. Mereka pantang mundur ketika mengalami kegagalan. Singkatnya, mereka menikmati kehidupan yang lebih baik dan bahkan umur yang lebih panjang.

Namun dilain pihak, Perbedaan pengambilan risiko antara pria dan wanita tidak begitu jauh berbeda. Ketika seorang pria berhadapan dengan wanita cantik, Pria akan cendrung meningkatkan tingkat risiko mereka. Sedangkan, wanita akan sengaja bertindak sangat berhati-hati di hadapan pria tampan.

Pepatah mengatakan” Pria tak nakal, Wanita tak suka” adalah topik statistik yang biasa diamati. Pria yang selalu berhati-hati dan berperilaku sopan kurang diminati wanita dibandingkan pria yang suka bercanda dan nakal. Kenyataannya memang, Pria yang menarik walaupun brengsek justru lebih disukai wanita.

Brengsek atau “Jerk” akan memberi kesan status sosial yang lebih tinggi. Pria yang menarik terkadang terkesan seperti orang brengsek karena mereka dapat melakukannya. Ini merupakan manifestasi dari kepercayaan dan kebebasan. Sederhananya, ini adalah sinyal sosial. Akan Tetapi, jika seorang Pria jelek juga bertingkah seperti orang brengsek, “akan seperti apa akibatnya?”

Seringkali ada perkataan “ semua pria baik telah berkeluarga”, sebenarnya “Mereka menjadi pria baik setelah menikah”.

Studi di China menunjukkan, Pria yang menikah tiga tahun keatas, akan semakin tinggi gaji mereka. Bukan karena setelah pernikahan ada yang mengurus diri mereka. Ataupun, Pria setelah menikah memiliki rasa tanggung jawab yang lebih kuat.

Sebaliknya, yang benar-benar menentukan premi ini adalah kualitas istrinya. Istri yang berpenghasilan tinggi dan berpendidikan tinggi memiliki ” efek suami” terhadap pasangannya. Jadi, setelah pria menikahinya, pria ini menjadi orang yang lebih baik. Sehingga, Pria juga berpenghasilan tinggi. Kesimpulannya, “bukan semua pria baik telah berkeluarga, tetapi mereka menjadi pria baik setelah menikah.” Hal ini juga menunjukkan, perempuan adalah pemimpin terbaik dalam keluarga.

Para peneliti di Universitas Duke menemukan, “Ibu” adalah unsur terpenting yang mempengaruhi popularitas seorang anak.

Jika Anda ingin tahu apakah seorang anak disukai oleh teman sekelasnya, Anda dapat bertanya kepada ibunya ketika ia masih muda. Jika sang ibu mengingat hari-harinya yang bahagia di sekolah, berarti sang ibu sangat disukai teman-temannya. Bisa dipastikan, popularitas anaknya di sekolah pasti sama dengan ibunya. Namun, Jika sang ibu adalah karakter yang ” ditolak ” dan bermusuhan dengan teman-teman sekelasnya sepanjang hari, pada dasarnya anaknya juga akan cenderung ditolak.

Sebuah penelitian di Belanda menunjukkan pengaruh orang tua pada tingkat sosial seorang anak dimulai pada usia satu tahun. Hubungan orangtua dengan anak yang paling ideal adalah orangtua sangat dekat dengan Anaknya. Tetapi, mereka juga dapat meninggalkan orangtuanya sementara dan bermain dengan guru dan teman sekelas. 

Namun, Jika ia terasa asing dengan orang tuanya, atau tidak dapat dipisahkan dari orang tuanya untuk sementara waktu, maka anak tersebut akan menghadapi kesulitan sosial ketika ia tumbuh dewasa.

Di samping itu, cara untuk memprediksi seberapa populer seorang anak berusia lima tahun di antara teman sekelas setelah dua tahun kemudian, adalah mendengarkan bagaimana ibunya mengevaluasi dia. Jika ibunya mengungkapkannya dengan kata-kata hangat, penuh sukacita dan kebanggaan, itu berarti bahwa ibu dan anak berinteraksi dengan baik. Berarti anak ini akan akur dengan teman sekelas untuk waktu yang lama di masa depan. Sebaliknya, Jika seorang ibu mengeluh tentang anaknya, berarti anak itu kemungkinan besar akan sangat invasif dan tidak mudah bergaul.

Salah satu pemimpin perempuan orang kulit hitam yang sangat saya kagumi adalah Ibu Sarah Breedlove yang lebih dikenal sebagai Madam C.J.Walker. Beliau adalah orang Afrika-Amerika Pertama terkaya dalam sejarah Amerika.

Perempuan adalah pemimpin terbaik
Ibu Kita Kartini adalah Lambang Pemimpin Perempuan Hebat di Indonesia (Image: Detik)

Di Era ketika Beliau memulai bisnisnya 100 tahun yang lalu, orang kulit hitam Amerika berada dalam status yang sangat rendah. Beliau sangat miskin. Single Mom family. Dan sakit-sakitan lagi. Beliau sering dipersulit ketika menjalankan bisnisnya. Bahkan, ketika Beliau harus bepergian keluar kota, banyak hotel yang tidak menerimanya hanya karena Beliau adalah orang kulit hitam.

Pernah ada lelucon mengatakan, “Warren Buffett adalah orang yang menunggu Peluang. George Soros orang yang mencari peluang. Sedangkan, Osama Bin Laden adalah orang yang menciptakan peluang.” Sangat jelas disini, Ibu C.J. Walker adalah orang yang menciptakan peluang sendiri.

Setelah sukses, Ibu Walker khusus mempekerjakan banyak perempuan kulit hitam sebagai tenaga sales wanita. Pada saat itu, upah rata-rata rata-rata pekerja tanpa keterampilan apa-apa hanyalah $11 per minggu. Tetapi, Bu Walker membayar para karyawan perempuannya $5 hingga $15 sehari. Bayangkan, itupun waktu 100 tahun yang lalu.

Bu Walker ingin mengubah citra perempuan kulit hitam dengan upah tinggi. Beliau mengharuskan semua karyawannya menghemat uang untuk membeli rumah. Mendidik anak-anaknya. Dan menabung untuk beramal. Bu Walker boleh dikatakan telah mengangkat citra sosial perempuan kulit hitam sendiri. Beliau adalah orang yang melihat tantangan sebagai peluang.

Just like grandma says, Perempuan adalah pemimpin terbaik. Johann Wolfgang von Goethe penulis terkenal dari Jerman pernah berkata, “Wanita abadi selalu menuntun kita untuk bangkit.” Di antara keindahan yang bisa disentuh manusia, tidak ada kecantikan yang bisa dibandingkan dengan kecantikan seorang wanita. Di antara perasaan yang dimiliki manusia, tidak ada perasaan yang bisa dibandingkan dengan seorang wanita.

Untuk semua Wanita Hebat di dunia, Selamat Hari Perempuan internasional !

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.