Perlombaan militer ruang angkasa

Perlombaan militer ruang angkasa semakin memanas. Pesawat luar angkasa AS X-37B kembali ke bumi untuk pertama kalinya. Setelah terbang menjelajah selama 2 tahun. Pada dini hari tanggal 27 Oktober 2019 yang lalu, pesawat ruang angkasa Angkatan Udara AS X-37B berhasil kembali ke Kennedy Space Center AS. Kembalinya X-37B menandai perlombaan militer ruang angkasa mulai terpicu dan memanas.

Pesawat ruang angkasa X-37B adalah proyek ruang angkasa yang sangat dirahasiakan oleh pemerintah Amerika Serikat. Merupakan salah satu pesawat ruang angkasa paling canggih di dunia saat ini.

Perlombaan militer ruang angkasa

Pesawat misterius tak berawak ini Berhasil kembali ke Bumi setelah 780 hari perjalanan.  Ada lima misi serupa di masa lalu. Dan X-37B merupakan pesawat dengan waktu penerbangan terlama dalam sebuah misi.

Mengenai X-37B, fitur terbesarnya adalah “classified atau rahasia.”

Pesawat Ini pertama kali dikembangkan oleh NASA. Kemudian diambil alih oleh Badan Proyek Penelitian Lanjutan Departemen Pertahanan. Sejak waktu itu, menjadi sangat misterius.

Kalau diTanyakan apa tujuan utama X-37B? Jawabannya, Rahasia!

Peralatan yang dibawa selama penerbangan? Jawabannya, Rahasia!

Atau apa karakteristik teknis pesawat tersebut? Jawabannya, Rahasia!

Meskipun begitu banyak faktor yang dirahasiakan, kembalinya X-37B dengan sukses  merupakan salah satu berita sains paling penting yang harus kita perhatikan dalam beberapa waktu terakhir ini.

Why??

Karena dari berbagai indikasi, X-37B memiliki kinerja yang sangat maju dan canggih.  Signifikansi militer dari fitur maupun indikasi yang terlihat sangat jelas. Fitur kinerja pertama adalah kecepatan ultra-tinggi.

Menurut analisis, kecepatan penerbangan X-37B dapat mencapai 25 kali kecepatan suara. Artinya, 8 kali kecepatan pesawat tempur tercepat saat ini. Jangankan pesawat tempur, bahkan rudal juga tidak bisa mengimbangi kecepatan ini.

Yang lebih menakjubkan lagi, dia dapat mengubah penerbangan di dalam dan di luar atmosfer dengan kecepatan super tinggi. Sebagian besar radar didarat tidak dapat melacak mode penerbangan ini. Karakteristik ini berarti bahwa X-37B kemungkinan akan menjadi senjata “asimetris”. Yaitu ketika satu pihak menggunakan senjata ini, pihak lain sulit melacak atau sulit bisa bertahan. Akhirnya, menyebabkan efek jera besar.

Fitur kinerja kedua X-37B adalah keserbagunaannya.

Meskipun kita memiliki pengetahuan terbatas tentang X-37B, namun kita dapat membayangkan bahwa pesawat tersebut pasti mencakup berbagai modul fungsional. Seperti layar surya. Lengan perawatan mekanis. Tentu saja tak ketinggalan peralatan militer yang mudah dibawa.

Dia dapat berfungsi sebagai survei satelit dan pengumpulan data. Tetapi jauh lebih fleksibel daripada satelit. Atau bahkan jauh lebih dan lebih mampu daripada satelit. Bayangkan, satelit hanya bisa terbang di orbit tetap. Pesawat X-37B bisa terbang kemanapun sesuka hati pengendalinya.

Jika jenis teknologi kedirgantaraan ini telah matang, itu bisa berarti bahwa pengguna akan memperoleh kemampuan secara cepat menyebarkan dan menggunakan peralatan militer ruang angkasa di jagad raya. Di masa depan, kemungkinan akan menimbulkan dampak negatif pada ekologi seluruh pesawat ruang angkasa orbit rendah.

Tidak hanya itu, pesawat luar angkasa ini juga memiliki fitur ketiga, biaya rendah.

Biaya Pesawat ini hanya seperempat dari pesawat ulang-alik. Selain itu, kecuali propelannya sendiri, semua komponen lainnya dapat digunakan kembali. Dapat mengurangi biaya secara drastis.

Semua fitur ini memperingatkan kita bahwa perlombaan militer ruang angkasa baru sedang dipercepat.

Selain Amerika Serikat, China, Rusia, Inggris, Jerman serta kekuatan sains dan teknologi dunia lainnya semuanya sedang mempelajari dan mempercepat pengembangan teknologi pesawat ruang angkasa.

Perlombaan militer ruang angkasa
Perlombaan militer ruang angkasa (Sumber: Sputniknews)

Pesawat udara dan luar angkasa yang sedang dikembangkan di negara Tirai Bambu dinamakan “Proyek Teng Yun China Space Program”.

Akan tetapi, perbedaan dengan X-37B, pesawat luar angkasa China dapat berfungsi ganda. Di satu sisi, mereka dapat membawa orang untuk wisata ke ruang angkasa dan mengangkut astronot. Di sisi lain, mereka juga dapat membawa kargo. Meluncurkan berbagai jenis satelit. Menyediakan pasokan kargo ke stasiun ruang angkasa dan sebagainya.

Namun saat ini, sebagian besar pesawat luar angkasa berbagai negara berada dalam tahap penelitian dan verifikasi. Masih ada banyak rintangan teknologi utama yang harus diterobosi. Misalnya, teknologi andalan untuk lingkungan yang sangat buruk. Atau, teknologi penerbangan jarak jauh dan sebagainya.

Oleh karena itu, masih banyak jalan panjang sebelum aplikasi berskala besar dari pesawat luar angkasa benar-benar terealisasikan. Tapi kita bisa melihat trennya adalah, di masa depan perlombaan militer ruang angkasa berbagai negara pasti akan menjadi semakin sengit.  

Saat ini, sektor ruang angkasa pada dasarnya berada dalam kondisi tidak stabil. Sebagian besar harus menggantungkan negosiasi antar negara adidaya, dan sebagiannya lagi mengandalkan hukum rimba.

Just like grandma says, distribusi kepentingan akhir antara negara pasti berdasarkan dengan kekuatan teknologi negara tersebut. Pas kebetulan perlombaan Pesawat ruang angkasa adalah perwujudan kekuatan militer dan kepentingan di luar angkasa. Maka dari itu, area ini patut kita perhatikan terus menerus.

Advertisements
Categories: Perlombaan militer ruang angkasa X-37B

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: