Perubahan industri oleh AI

Perubahan industri oleh AI membawa revolusi dalam perangkat lunak pertama kalinya dalam sejarah manusia. Perkembangan kecerdasan buatan yang begitu pesat, telah membawa banyak inovasi dan perubahan pada masa depan umat manusia.

Misalnya, Sepuluh tahun yang lalu seorang pemodal awal atau VC dari Silicon Valley yang telah berhasil berinvestasi di Linkedin, Facebook, Skype, Twitter, Zynga bernama Marc Andreessen pernah mengatakan, ” Segala perangkat lunak secara perlahan akan menelan dunia ini (The Software is eating the world).”

Setelah dunia didigitalkan, interaksi antara proses individu dan informasi yang dulunya banyak mengkonsumsi tenaga kerja dan sumber daya dalam proses bisnis, sekarang dapat ditingkatkan melalui komputasi perangkat lunak. 

Hukum Moore, akan meningkatkan kecepatan kalkulasi berlipat ganda setiap 18 bulan. Seiring dengan meluasnya penggunaan teknologi, juga akan membawa efek skala ekonomi. Oleh karena itu, perangkat lunak yang telah ” mengkanibal ” dunia secara terus menerus dalam sepuluh tahun terakhir, akan Di definisi ulang dan di proses otomatis dalam digitalisasi dunia.

Perubahan industri oleh AI

Pengembangan Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan pertama kali membawa revolusi dalam industri perangkat lunak. Seluruh dunia sedang ” direvolusi oleh industri perangkat lunak.” Industri perangkat lunak itu sendiri ” direvolusi oleh AI.” Dalam industri rekayasa perangkat lunak tradisional, kita menggunakan berbagai bahasa pemrograman, mengandalkan kebijaksanaan dan gagasan manusia atau menggunakan aturan untuk menulis program perangkat lunak satu demi satu. 

Pada dasarnya ini adalah Era rekayasa perangkat lunak yang berpusat pada aturan dan tata bahasa pemrograman.

Tetapi dengan munculnya teknologi kecerdasan buatan, proses ini telah berubah. Perangkat lunak ini tidak hanya ditulis dalam bahasa C , Java dan bahasa aturan lainnya. Perangkat lunak itu sendiri adalah model yang sangat dalam dan berskala besar. Tingkat parameter model ini ada ratusan juta. Dengan data yang memadai, kita dapat menggunakan metode pembelajaran mesin atau Machine Learning untuk melatih model untuk berkembang sendiri.

Kemajuan pesat jaringan dalam dan jaringan saraf dalam sepuluh tahun terakhir, membuat kita dapat melatih model yang sangat besar. Sebagai contoh, sebuah parameter model sebesar 1 miliar. Bila Neuron dihubungkan dengan neuron, Parameter skala ini tidak dapat diatur dengan tenaga manusia. Kita Hanya bisa mengandalkan pembelajaran mesin. Setelah pelatihan oleh data besar baru dapat disesuaikan untuk kita.

Dalam satu dekade terakhir, seiring munculnya big data, 5G, Blockchain atau Otomatisasi Revolusi Industri 4.0 semua aspek masyarakat manusia pada dasarnya telah diekspresikan secara digital. Seperti teks, gambar, video, dan berbagai proses bisnis lainnya.

Demikian pula munculnya Internet of Things (iot), juga semakin mempercepat interkoneksi yang akan membawakan kita data yang lebih besar. Ditambah dengan Komputasi Awan atau cloud computing yang dapat memenuhi permintaan Daya Komputasi yang semakin meningkat. Dengan menggunakan data besar dan pembelajaran mesin, kita dapat mengembangkan perangkat lunak yang semakin cerdas pula. 

Digitalisasi, Internet of Things, komputasi awan dan data besar, empat kekuatan pendorong utama “booming” dalam waktu bersamaan. Mereka saling memperkuat dan melengkapi. Hal ini jarang terjadi dalam sejarah manusia.

Kita sangat beruntung hidup di Era ini. Kita dapat membuat lebih banyak inovasi dengan bantuan teknologi baru. Berkat kematangan teknologi kecerdasan buatan, kita dapat melihat pembelajaran mesin berskala besar. Dari analisis teks, pemahaman bahasa alami, visi komputer, penambangan data, dan teknologi lainnya. Termasuk pembuatan konten, penyaringan, distribusi, konsumsi, proses bisnis, dan interaksi manusia.

Semuanya dapat digunakan secara praktis untuk menganalisis, mengolah, dan memahami data secara efisien. Selain itu, kita juga dapat menggunakan algoritme mendalam untuk mendistribusikan konten berdasarkan pemahaman mendalam para pengguna.

Berdasarkan beraneka ragam skenario aplikasi dan banyaknya pengguna, sistem baru dapat terus menemukan dan mengakumulasi banyak sampel dan data, yang memungkinkan sistem pembelajaran mesin membentuk loop tertutup, sehingga dapat terus meningkat dan berkembang. Perubahan Industri oleh AI yang sangat besar ini akan menciptakan Dunia yang lebih cerdas dalam Revolusi Industri 4.0 nantinya.

Inti dari pembelajaran mesin adalah ” pembelajaran ekspresi “. Setelah dunia didigitalisasikan, kita tidak tahu apa itu semantik dalam ruang ekspresi digital. Jadi kita perlu menggunakan mesin untuk mempelajari ruang ekspresi baru. Ruang ekspresi ini namanya “Ekspresi cerdas “.

Dalam beberapa tahun terakhir, berkat peningkatan daya komputasi, kita dapat melatih model yang lebih dalam dan lebih besar. Saat ini, jaringan saraf yang dalam telah digunakan dalam berbagai aplikasi seperti pemahaman gambar, audio, video. Termasuk teks judul, gambar, video, siaran langsung, tanya jawab, serta aplikasi AR dan VR .

Saat ini, kecerdasan buatan digunakan untuk membantu kreativitas. Selain itu, juga telah banyak digunakan dalam distribusi konten. Kecerdasan buatan dilatih untuk memahami niat manusia atau semantik konten, sehingga mencapai pencocokan yang lebih baik dan pengembangan yang lebih besar dalam algoritme rekomendasi.

Dari sisi pengguna, dapat membantu pengguna menggunakan lebih banyak teknologi kecerdasan buatan dalam membuat konten dan kamera ponsel lebih cerdas. Misalnya inovasi dalam mengidentifikasi konten pemotretan, efek pemotretan khusus, pengenalan tubuh manusia maupun pengenalan wajah.

Contoh yang paling sukses adalah Tik Tok. Tik Tok, sebuah jaringan sosial dan platform video musik asal Tiongkok yang dluncurkan di tahun 2016. Aplikasi tersebut membolehkan para pemakai untuk membuat video musik pendek mereka sendiri. Saking populernya aplikasi ini, TikTok telah menjadi saingan berat bagi Facebook.

TikTok dapat membantu pengguna membuat video yang lebih baik, menelusuri dan mengkonsumsi konten yang sesuai dengan minat pengguna. Dalam proses interaksi manusia-komputer ini, Tik Tok memperoleh lebih banyak data dan melanjutkan Optimalisasi algoritma secara mendalam.

Perubahan industri oleh AI
Perubahan industri oleh AI (Image: Forbes)

Kecerdasan buatan saat ini memungkinkan kita untuk membangun platform informasi Generasi Baru berbasis kecerdasan buatan.

Just like grandma says, Dalam proses perubahan industri oleh AI, banyak perusahaan internet raksasa berharap dapat terus meningkatkan infrastruktur, platform, dan layanan kecerdasan buatan. Sehingga, AI dapat membantu Manufaktur di sisi produksi, dan membantu orang-orang untuk konsumsi yang lebih cocok dari segi konsumen.

Apa Pendapat Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.