Perusahaan kecerdasan buatan DeepMind

Perusahaan kecerdasan buatan DeepMind Google Pencipta AlphaGo untuk memainkan permainan papan Go. Aplikasi kecerdasan buatan DeepMind berhasil mengalahkan pecatur Go nomor satu Dunia, Lee Sedol dari Korea Selatan pada tahun 2016. Kemenangan tersebut telah membangunkan Negeri Tirai Bambu China atas pentingnya teknologi AI di masa depan.

Investor awal DeepMind termasuk selebriti Silicon Valley yang sangat terkenal, Elon Musk dan Peter Thiel. Pada 2014, DeepMind di akuisisi oleh Google.

Pendiri DeepMind, si jenius Demis Hassabis. Ayahnya orang Yunani, dan ibunya Tionghoa Singapura dan dibesarkan di London. Pada usia 16, sekolah di Universitas Cambridge, jurusan Ilmu Komputer. Hassabis mendirikan perusahaan game komputer di usia 22 tahun. Pada usia 29, Hassabis kembali ke University of London untuk belajar PhD di bidang neurologi kognitif.

Perusahaan kecerdasan buatan DeepMind

Kemudian, penelitiannya tentang hubungan antara hippocampus otak dan memori episodik, dipilih oleh majalah “Science” sebagai terobosan ditahun 2007. Pada 2011, Hasabis mendirikan DeepMind. Tujuannya, untuk menemukan cara mengembangkan teknologi kecerdasan buatan secara generik.

Pada dasarnya, Ada dua jalur bagi para ilmuwan untuk mengembangkan kecerdasan buatan umum. Jalur pertama didasarkan pada aturan. Para ilmuwan berusaha meneliti semua aturan pemikiran manusia. Dan ditulis melalui program. Metode ini sangat populer pada awalnya. Tetapi tidak pernah membawa hasil yang memuaskan.

Jalur kedua, mereplikasi struktur jaringan fisik otak dalam bentuk digital. Namun, hasilnya mendekati nol. Karena ada milyaran neuron dalam otak manusia. Jadi Hampir mustahil untuk direplika sepenuhnya.

Hassabis memilih jalan tengah. Khususnya mengacu pada metode makroskopik informasi pemrosesan otak. Melalui teknik ini, para ilmuwan menemukan bahwa otak akan belajar dengan memutar ulang pengalaman pada saat tidur. Untuk menyimpulkan suatu prinsip umum. Akhirnya, Ilmuwan kecerdasan buatan mencontoh pendekatan ini.

Ini adalah teknologi pembelajaran mesin yang digunakan DeepMind ketika mengembangkan kecerdasan buatan, pembelajaran penguatan atau reinforcement learning. Program ini dapat mengumpulkan informasi tentang lingkungan sekitarnya. Dan kemudian belajar berevolusi dengan mengulangi pengalaman. Khususnya, dalam permainan catur Go. Program belajar dengan mengulangi permainan, setelah terbiasa dengan aturan catur Go.

Perusahaan kecerdasan buatan DeepMind
Perusahaan kecerdasan buatan DeepMind (Image:Techcrunch)

Jika program salah melangkah, dan kalah dalam pertandingan, program akan mengingat pengalaman untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Kecerdasan buatan AlphaGo dikembangkan berdasarkan logika ini.

Setelah diakuisisi Google, DeepMind berusaha tetap independen. Hassabis tidak langsung pensiun menghabiskan waktunya menikmati hidup seperti kebanyakan pengusaha lainnya. Dia terus terobsesi dengan visi mengembangkan kecerdasan buatan universal.

Hassabis berusaha memperjuangkan DeepMind tetap independen. Dan mendapatkan semua manfaat yang disediakan Google, seperti dana riset dan daya komputasi. Tetapi tetap mempertahankan daya kontrol sendiri.

Seperti, Perjanjian Tinjauan Etika dan Keamanan sebelum diakuisisi. Yang menetapkan bahwa setelah teknologi inti kecerdasan buatan generik dikembangkan, teknologi ini akan diserahkan kepada tim manajemen yang disebut Komite Etika. Dengan Tiga pendiri DeepMind sebagai anggota grup ini. Hal ini untuk mencegah Google secara sepihak mengendalikan kekayaan intelektual teknologi.

Selain itu, perjanjian ini juga meningkatkan loyalitas karyawan DeepMind terhadap Hasabis. Dan berhasil menarik ilmuwan dari Oxford dan Cambridge untuk bergabung dengannya. Karyawan DeepMind justru merasa lebih suka DeepMind, daripada Google.

Setelah AlphaGo mengalahkan pecatur Go nomor satu dunia, DeepMind telah menjadi perusahaan paling terkenal di bidang AI.

Perusahaan sebesar Google menggunakan banyak server yang menyebabkan pusat data Google menjadi panas. DeepMind dengan rancangan algoritmanya berhasil membantu menurunkan temperatur server dan menghemat energi. Mengurangi biaya energi Google sebesar 40% pada tahun 2016. Inilah sebabnya, DeepMind selalu menjadi topik diskusi dunia.

Sampai saat ini, DeepMind masih belum make money. Bahkan mengalami kerugian 282 juta pound pada tahun 2017. Sehingga Ruth Porat, CFO Google, mulai mencatat biaya khusus untuk projek DeepMind yang butuh investasi jangka panjang. Tak peduli teknologi hitam semutakhir apapun. Menyebabkan banyak orang luar meragukan seberapa lama DeepMind bisa tetap independen.

Pada bulan November 2018, Google mendirikan departemen perawatan kesehatan. Dan kemudian departemen medis DeepMind dipindahkan ke dalam perusahaan induk. Untuk memusatkan sumber daya R&D yang relevan dalam perusahaan.

Hal diatas menunjukkan beberapa keterbasan yang dialami DeepMind saat ini. Misalnya, program kecerdasan buatan yang dikembangkan DeepMind dapat berkembang dengan cepat di lingkungan tertentu. Tetapi tidak dapat menyesuaikan diri dengan perubahan kecil. Karena Dunia luar sebenarnya sangat bervariasi dan berbeda. Di dalam sektor kecerdasan buatan medis khususnya, tidak ada dua organ tubuh manusia yang persis sama.

Keterbatasan kedua, DeepMind sangat tergantung pada feedback, dan fungsi reward single signal yang harus jelas. Feedback dan fungsi reward ini memungkinkan program untuk mengetahui apa yang sedang dilakukan adalah suatu hal yang benar, atau sebaliknya.

Just like grandma says, dalam dunia nyata tidak bisa hanya mengandalkan feedback yang sederhana. Artinya, kemajuan tidak dapat diukur dengan satu standar saja. Feedback signal dalam dunia nyata cenderung lebih lemah. Dan sering tertunda. Seperti halnya dengan otak manusia. Otak manusia jarang menerima umpan balik eksplisit tentang penyelesaian suatu misi.

1 thought on “Perusahaan kecerdasan buatan DeepMind

  1. Mengapa pengembangan dari DeepMind mulai terbatas? Bagaimana solusi untuk memecahkan masalah itu, ya?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: