Rahasia di balik HSBC

Rahasia di balik HSBC atau Ada apa dengan HSBC? Masih ingat dengan Sabrina Meng? CFO dan putri pendiri Huawei. Yang ditangkap di bandara airport Kanada akhir tahun 2018. Menurut banyak laporan resmi China termasuk CCTV, dalang dibelakangnya ternyata HSBC. Yang mengkhianati Huawei. Atau lebih jelasnya, Huawei sebagai korban money laundry yang dilakukan HSBC. HSBC tertangkap basah oleh polisi dunia AS. Sebagai gantinya HSBC menciptakan skenario anak perusahaan Huawei pernah bertransaksi dengan Iran. Saat ini, pemerintah Beijing lagi memeriksa segala kegiatan bisnis HSBC di China. Seberapa Jauh atau seberapa lama HSBC bisa bertahan di China?

Apa Rahasia di balik HSBC?

Menurut ajaran Konghucu, yang selalu mengajarkan agar Orang-orang banyak berbuat baik. Dan menjauhi segala kejahatan. Kebaikan akan mendapat amal, sebaliknya, kejahatan akan mendapat karma. Inilah rahasia di balik HSBC.

HSBC tidak mengira karma akan datang begitu cepat. Sebelum mereka menyadari balasan karma sudah terjadi pada mereka.

Pada tanggal 5 Agustus yang lalu, HSBC CEO, John Flint terpaksa mengundurkan diri. Yang sekalian menyebabkan lebih dari 4.000 karyawan di dunia di PHKkan. Nilai pasar HSBC langsung menguap lebih dari 30 miliar dolar AS.

Sebelum peristiwa Sabrina Meng, HSBC adalah lembaga jasa keuangan terpenting Huawei. Pada tahun 2018, pendapatan total Huawei sebesar 721,2 miliar yuan. Pada paruh pertama 2019 telah mencapai 401,3 miliar yuan. Setengah dari pendapatan Huawei berasal dari pasar internasional.

Huawei sendiri adalah pembeli global. Dalam rantai ekologi Huawei, ada ribuan perusahaan termasuk Qualcomm, Intel, ARM, Google, dan lainnya sebagai penyedia produk dan layanan. Suatu ekologi yang saling menggantungkan satu sama lain.

Huawei tidak dapat menentukan para pemasok dalam ekologinya untuk bekerjasama dengan lembaga keuangan yang mana. Namun, segala langkah Huawei baik eksplisit maupun implisit selalu mempengaruhi pilihan mereka. Atau sebaliknya, setiap langkah pilihan HSBC juga mempengaruhi perusahaan-perusahaan ini.

John Flint memecahkan mangkuk nasinya sendiri

Pada tanggal 6 Desember 2018 yang lalu, Atas permintaan pihak berwenang AS, pemerintah Kanada menangkap putri pendiri yang sekaligus merangkap sebagai CFO Huawei, Sabrina Meng.

“Apa hak otoritas AS meminta pemerintah Kanada untuk menangkap orang? Apalagi pejabat tinggi negara adidaya China? apa salahnya atau buktinya?”

Peribahasa mengatakan, sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga.

Apa hubungan penangkapan Sabrina Meng dengan HSBC? Atau bagaimana rahasia di balik HSBC terbongkar?

Menurut “Financial Times” 9 Juli 2019, HSBC telah menjadi sasaran Departemen Kehakiman AS untuk serangkaian masalah pencucian uang dan pelanggaran sanksi. Untuk menghindari hukuman, HSBC setuju untuk “bekerja sama” dengan Departemen Kehakiman AS dalam kasus lain. Mengkhianati Huawei. Yang mengarah kepada penangkapan Sabrina Meng.

Alasan penangkapan Sabrina Meng tidak ada bukti apapun. HSBC hanya ingin segera terlepas dari Polisi Dunia. Sehingga, berusaha memakai segala cara. Yang konsekuensinya, mengambil batu besar dan menginjakkan ke kakinya sendiri.

rahasia di balik HSBC
Sebagai Professional atau pemilik Usaha, seberapa jauh Anda bersedia melindungi data pribadi pelangganmu?

John Flint adalah CEO termuda dalam sejarah HSBC. Dia baru berusia 49 ketika menjadi CEO ditahun 2017. Dan sekarang baru berusia 51 tahun. Flint bergabung dengan HSBC pada tahun 1989, dan telah bekerja di HSBC selama 30 tahun. Dengan gaji tahunan tetap sebesar 3,26 juta poundsterling.

Pada tanggal 6 Agustus, Group Chairman HSBC Mark Tucker mengumumkan, “Tidak ada konflik personal, dan John Flint tidak keberatan dengan keputusan perusahaan. Ini adalah keputusan bersama direktur non-eksekutif HSBC.  

Arti dari pernyataan ini sangat jelas, John Flint tidak mengambil inisiatif untuk pergi, tetapi diusir oleh keputusan kolektif.

Peribahasa tua Tiongkok mengatakan, segala perbuatan kita ada biayanya atau konsekuensinya. Dimana kita harus membayarnya suatu hari. Akibat ulah John Flint yang sembrono, telah sekalian mengakibatkan lebih dari 4.000 karyawan kehilangan pekerjaan.

Sudah pasti goncangan HSBC masih belum selesai. Mengkhianati Huawei, dan penangkapan Sabrina Meng masih terus berfermentasi. HSBC ingin memperbaiki hubungan dengan Huawei, pemerintah China dan perusahaan lain dalam rantai ekologisnya sudah terlalu sulit.

Dampak negative HSBC terhadap reputasi bisnis adalah jangka panjang. Dan berefek sangat dalam. Bukan hanya dengan kepergian John Flint bisa menyembuhkan luka para pelanggannya.

Angan-angan belaka

Kelukaan akibat ulah HSBC tampaknya masih jauh dari selesai.  Dalam beberapa tahun terakhir, bisnis HSBC di Eropa dan Amerika Serikat terus menyusut. Dan Asia telah menjadi “Juru penyelamatnya”. Sehingga, HSBC juga secara aktif “mengalihkan fokus strategisnya ke Asia”.

Sebagai pemimpin ekonomi Asia, pentingnya pasar China bagi perubahan strategis HSBC sudah jelas. Untuk ini, HSBC juga menyadari pentingnya menjadi “bank internasionalnya China.”

Just like grandma says, Dunia ini ibarat suatu permainan catur. Dimana pemainnya adalah AS dan China. Yang lainnya adalah spionnya. Sekarang, tampaknya impian HSBC mungkin cuma angan-angan belaka. Setelah mengkhianati Huawei sebagai pelanggan terbesarnya di China, seberapa jauh HSBC bisa bertahan di China ataupun dalam persaingan Dunia telah menjadi pertanyaan besar.

Advertisements
Categories: Rahasia di balik HSBC

1 thought on “Rahasia di balik HSBC

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: