Rahasia dibalik peluncuran roket SpaceX

Mungkin kurang banyak orang yang tahu Rahasia dibalik peluncuran roket SpaceX. Berita dan tindakan berturut-turut dari Elon Musk sang pendiri SpaceX sudah bukan kabar baru lagi. Selang beberapa saat kita pasti mendengar bahwa SpaceX telah berhasil meluncurkan 60 roket Falcon Heavy atau sejenisnya.

Sekarang pertanyaannya, mengapa roket-roket yang diluncurkan keangkasa luar ini selain tidak dapat mencapai tingkat sistem komunikasi seluler 5G, apalagi menyudutkan atau menyalip ke 6G untuk Amerika Serikat?

Apa tujuan sebenarnya dari Starlink, Elon Musk ini?

Jawabannya, Merebut spektrum dan orbit satelit.

Orbit spektrum satelit adalah Persyaratan Utama yang diperlukan untuk pembangunan sistem satelit Luar Angkasa.

Orbit spektrum satelit mengacu pada spektrum yang digunakan oleh stasiun satelit dan lokasi orbit ruang satelit. Ini adalah sumber daya Utama yang telah dikembangkan dan digunakan oleh manusia sejak penemuan teknologi satelit. Orbit Spektrum adalah prasyarat dan dasar untuk pembentukan serta solusi semua sistem satelit. Kondisi yang diperlukan untuk bisa beroperasi secara normal. Secara singkatnya, sistem satelit apapun tanpa sumber daya orbit spektrum tidak akan dapat terbang atau menjelajah di ruang angkasa.

Rahasia dibalik peluncuran roket SpaceX

Menurut ketinggian orbit satelit yang berbeda, satelit komunikasi dapat dibagi menjadi satelit komunikasi orbit rendah (Low Earth Orbit Satellite atau LEO) dengan ketinggian orbit 500 km hingga 2000 km permukaan bumi. Satelit komunikasi orbit sedang (MEO) dengan ketinggian orbit 2000 km hingga 36000 km. Satelit komunikasi geostasioner orbit tinggi (GEO) mempunyai Ketinggian lintasan lebih dari 36000 km.

Orbit rendah adalah orbit terbaik untuk satelit komunikasi. Memiliki banyak Manfaat seperti membuat penundaan transmisi pendek, kehilangan jalur lebih kecil, konstelasi yang terdiri dari beberapa satelit dapat mencapai cakupan global yang benar atau penggunaan berulang spektrum lebih efektif. Termasuk seluler Komunikasi, akses berganda, sorotan spot, multiplexing spektrum dan teknologi lainnya yang juga menyediakan dukungan teknis untuk komunikasi seluler satelit orbit rendah.

Dengan kata lain, Sumber daya orbit spektrum satelit adalah sumber daya strategis yang paling penting. Inilah salah satu rahasia dibalik peluncuran roket SpaceX.

Sesuai dengan peraturan Uni Telekomunikasi Global “Yang Datang duluan, bisa menduduki tempat pertama”. Bagi mereka yang bermaksud meluncurkan satelit harus melaporkan 2 hingga 7 tahun sebelumnya. Sistem satelit yang diumumkan dan sistem layanan radio terestrial perlu melakukan serangkaian koordinasi spektrum. Termasuk prosedur registrasi yang diperlukan untuk mendapatkan hak hukum penggunaan secara Global. Kewajiban dan Hak ini terikat dan dilindungi oleh konvensi dan aturan internasional.

Status Quo sumber daya spektrum orbit di dunia saat ini:

  • Sistem Orbit tinggi.  

Orbit tinggi telah menjadi jenuh alias telah diduduki. Amerika Serikat dan Rusia telah menempati 80%. Sementara China, Jepang, dan Prancis menyumbang sekitar 20%. Saat ini 90% dari posisi orbital GEO dunia “C dan Ku” band dikuasai oleh beberapa operator Dunia. Semua negara berkembang harus membayar operator ini untuk menyewa posisi orbit satelit. Hampir tidak mungkin kerjasama Non-Komersial untuk memperluas orbital GEO dari jalur C dan Ku.

  • Sistem Orbit rendah.  

Dalam beberapa tahun terakhir, sistem Internet satelit orbit rendah meningkat drastis. Boeing, Airbus, Amazon, Google, Facebook, OneWeb, SpaceX dan perusahaan lainnya telah berinvestasi di bidang komunikasi satelit orbit rendah. Mereka berusaha merebut peluang dan mengajukan lebih dari 10 solusi sistem komunikasi satelit orbit rendah.

Menurut statistik, 23.892 satelit orbit rendah akan diluncurkan ke ruang angkasa dalam 5 tahun ke depan. Tujuan dari Satelit Orbit, untuk mencapai jangkauan internet secara global. China Aerospace Science and Technology, dan China Aerospace Science and Industry Group juga telah meluncurkan program konstelasi seperti “Hongyan” (300) dan “Hongyun” (156). Bagaimana dengan Indonesia?

Rahasia dibalik peluncuran roket SpaceX
Rahasia dibalik peluncuran roket SpaceX (Sumber : SpaceX)

Jumlah total satelit Dari solusi satelit komunikasi orbit rendah yang sudah diluncurkan sekitar 24.348 satelit. Ketinggian orbit satelit tersebut sebagian besar terkonsentrasi antara 1000 ~ 1500km. Jalur frekuensi terutama pada Ka, Ku dan V. Satelit-satelit ini Sangat terkonsentrasi. Persaingan orbit dan spektrum satelit sangat sengit.

Sejak tahun 1990, negara-negara di dunia semakin menyadari bahwa spektrum satelit dan sumber daya orbital adalah sumber daya strategis yang sangat penting. Mengakibatkan Persaingan internasional untuk sumber daya spektrum dan orbital satelit semakin memanas. Tentu saja juga mempersulit koordinasi internasional. Perlombaan perebutan sumber daya orbit telah naik ke tingkat politik dan diplomatik.

Inti dari rencana dan Rahasia dibalik peluncuran roket SpaceX Elon Musk sebanyak 42.000 satelit, tidak lain dari merebut sumber daya spektrum dan orbit satelit.

Saat ini, hanya ada 1.742 satelit yang beroperasi di ruang angkasa di seluruh dunia.  Mereka terutama beroperasi di orbit menengah atau tinggi. Jika rencana SpaceX selesai diluncurkan, jumlah total satelit yang baru mengorbit akan mencapai tujuh kali lipat jumlah total satelit yang sedang beroperasi sekarang ini.

Pada akhirnya, Starlink Elon Musk akan menyumbang 50% dari semua satelit orbit rendah di dunia. Di lain pihak, Beijing juga merencanakan peluncuran Proyek “Hongyan dan Hongyun” dengan jumlah total 456 satelit orbit rendah.

Sebenarnya, manfaat Internet satelit bukan hanya tentang ratusan juta atau triliunan dolar bisnis lalu lintas internet. Nilai paling signifikansi dan menonjol terletak pada perebutan sumber daya langka dan strategis, Yakni spektrum dan orbit satelit. Atau istilahnya, Monopoli Pasar Baru di Masa depan. Seperti halnya, kita harus membayar pajak 30% Android dan ios appstore ketika berbisnis di platform mereka. (baca: Kereta api dan internet)

Just like grandma says, Sumber daya orbit dan spektrum yang semakin langka, Biaya orbit dan spektrum sewaan akan menjadi suatu hal yang sangat normal di kemudian hari. Oleh karena itu, tujuan Utama dan Rahasia dibalik peluncuran roket SpaceX kemungkinan besar adalah menjadi “Pemungut Pajak” ruang angkasa.

Advertisements

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: