Rumah Cerdas Era 5G

Rumah Cerdas Era 5G seperti rumah Bill Gates di tepi Danau Washington yang selesai dibangun pada tahun 1997. Rumah cerdas ini menempati area seluas 6.600 meter persegi. Yang menghadap pegunungan dan danau. Dengan model “Northwest Pacific Coast Villa” yang sangat klasik. Pembangunan biaya keseluruhan rumah cerdas itu sekitar 127 juta dolar AS, memiliki 7 kamar tidur dan 18 kamar mandi, “kata wartawan yang pernah mewawancarai Bill Gates.”

Yang paling penting adalah rumah Bill Gates ini bisa disebut sebagai “rumah cerdas Era 5G” yang sesungguhnya. Menurut pernyataan Bill Gates sendiri, “Ini adalah ‘rumah’ yang dibangun dengan chip silikon dan perangkat lunak. Rumah tersebut juga terus-menerus mengadopsi teknologi termutakhir sepanjang waktu. Rumah besar tersebut sepenuhnya dibangun sesuai dengan konsep rumah cerdas Modern.

Rumah ini tidak hanya memiliki jalur khusus untuk akses Internet berkecepatan tinggi. Semua pintu, jendela, lampu, dan peralatan listrik dapat dikontrol oleh komputer. Dengan beberapa server berkinerja tinggi sebagai latar belakang manajemen sistem secara keseluruhan.

Rumah Cerdas Era 5G

Bill Gates sendiri mengatakan, “Mansion di tepi danau Washington ini dilengkapi dengan berbagai teknologi terkini seperti Speech Recognition atau Teknologi pengenalan Suara, Facial Recognition, Alat sensor modern, termasuk teknologi sidik jari yang canggih. Bill Gates dan keluarganya tidak perlu memakai kunci untuk masuk ke rumah.

Semua sistem cerdas akan mengidentifikasinya berdasarkan suara, wajah maupun sidik jarinya. Pada saat memasuki musim panas, ketika Bill Gates atau keluarganya ingin menikmati kesejukan AC begitu masuk rumah, Ia bisa menggunakan ponsel untuk menyambungkan komputer pusat di rumah.

Dengan menggunakan tombol digital untuk berkomunikasi dengan komputer pusat. Kemudian mengaktifkan perangkat remote control, menyalakan AC sebelum tiba kerumah. Atau, bahkan membuat beberapa masakan sederhana, mengatur  suhu air di bak mandi dan sebagainya.

Jika ada pengunjung datang, dan ketika pengunjung masuk ke dalam rumah, mereka akan menerima sebuah bros dengan chip internal. Bros tersebut berisi informasi preferensi pengunjung atau temannya. Semua perangkat yang ada di dalam rumah cerdas dapat dihubungkan sesuai dengan informasi yang terdapat dalam bros tersebut. 

Setelah pengunjung masuk ke dalam kamar, AC di dalam kamar secara otomatis disesuaikan dengan suhu yang disukai tamu. Speaker yang ada di dalam rumah secara otomatis akan memainkan melodi yang disukai pengunjung. Lukisan favorit tamu akan ditempatkan di dinding cerdas sehingga tamu merasa seperti di rumah sendiri.

Meskipun rumah Bill Gates sangat besar, namun pengejaran terhadap setiap detail dalam rumah telah mencapai titik ekstrem. Anda Tidak akan melihat soket atau sakelar di dinding seluruh gedung. Semua Sistem catu daya dan serat transmisi tersembunyi di bawah tanah. Yang bertindak sebagai perantara koneksi antara kebutuhan pemilik dan komputer di rumah. Sehingga, dapat mewujudkan permintaan dan dialog antara Bill Gates dan komputer pengontrol Rumah. 

Semua perangkat di rumah Cerdas dapat mengenali dan memahami perintah bahasa Bill Gates. Dengan kata lain, pengendalian rumah besar ini semuanya didasarkan pada fondasi kontrol digital yang sangat khusus.

Rumah besar Bill Gates dapat dikatakan sebagai contoh tipikal dari “Rumah Cerdas” terkini. Walaupun rumah tersebut telah dibangun sejak tahun 1997, namun tidak dapat disangkal bahwa rumahnya adalah bagian dari fungsi rumah cerdas 5G yang berwawasan sangat maju ke depan. Semuanya serba cerdas dan terinterkoneksikan satu sama lain.

Jika visi rumah cerdas sebelumnya hanya bisa dibangun dengan uang banyak, maka di era 5G, rumah cerdas bisa menjadi kenyataan yang bisa dimiliki banyak keluarga biasa.

Dengan perkembangan revolusi pesat di era informasi, beberapa batasan sebelumnya telah diterobosi. Misalnya, kabel serat optik sepanjang 48 kilometer di rumah Bill Gates sekarang dapat dengan mudah diganti dengan modul Wi-Fi. Bagi rumah pintar yang membutuhkan interkoneksi perangkat berbeda, karakteristik unik 5G dengan latensi rendah, buffering cepat, dan koneksi daya rendah memungkinkan banyak perangkat rumah terhubung ke sistem pusat.

Disamping itu, 5G membawa kemajuan dalam skala besar. Dengan kemajuan dukungan menyeluruh, kerjasama antara subdivisi vertikal dan industri komunikasi seluler akan menjadi semakin dekat. Ini sangatlah penting bagi rumah cerdas untuk saling “interkoneksi”.

Misalnya, Kita dapat membayangkan: “Di pagi hari, selimut dan tempat tidur dapat membangunkan penghuni dalam keadaan alami. Kemudian, rumah cerdas membuka tirai dan menghidupkan lampu. Secara otomatis menyesuaikan suhu air dan bahkan suhu dudukan toilet saat kita memasuki kamar mandi. Atau, AC sudah dinyalakan sebelum tiba kerumah. Air panas pun sudah dipanaskan sesuai suhu temperatur yang telah di setting sebelumnya. Makan malam pun sudah tersedia ketika kita selesai mandi. Ataupun, berita serta informasi sudah otomatis masuk ke ponsel saat kita melihat ponsel.

“Rumah cerdas itu seperti kepala pelayan pribadi yang menjaga dan mengatur kehidupan sehari-hari penghuni sepanjang waktu.”

Orang-orang selalu bermimpi untuk membuat rumah yang lebih nyaman. Yang enak untuk tinggal dan mudah digunakan. Kita mendambakan rumah yang ramah, penuh kemanusiaan, dan ini semuanya bisa terwujudkan lewat rumah pintar. 

Sebenarnya, teknologi Internet of Things (iot) saat ini telah mampu menghubungkan audio dan video rumah. Termasuk lampu Penerangan, tirai, AC, sistem keamanan, sinema digital dan peralatan lainnya secara bersama-sama yang dapat menyediakan berbagai fungsi pengontrolan. Namun, perlu ditekankan bahwa teknologi saat ini masih dalam tahap awal. Masih jauh dari jangkauan kebutuhan manusia yang lebih mendalam.

Konsep rumah pintar memang telah muncul sejak 20 tahun yang lalu. Tetapi tidak berkembang baik untuk waktu yang cukup lama. Hal ini dikarenakan daya komunikasi belum dimasukkan ke dalam rumah cerdas. Semua pengontrolan cerdas atas produk rumah tangga ini masih terlalu sederhana. Daya kontrolnya masih kurang memadai. Atau, secara singkatnya masih belum mampu membentuk sistem cerdas atau saling terhubungkan. 

Pada dasarnya, sebagian besar produk rumah pintar masih berfungsi tunggal. Sehingga, menimbulkan pengalaman penggunaan yang buruk bagi pengguna. 

Rumah Cerdas Era 5G
Rumah Cerdas Era 5G (Image: Accenture)

Seiring datangnya Jaringan 5G, teknologi NB-IoT dan eMTC akan diadopsi secara luas. Layanan yang diberikan kepada pengguna akan jauh melebihi imajinasi rumah cerdas Bill Gates 20 tahun yang lalu. Kemampuan layanan 5G akan jauh lebih kuat dan nyaman.

Just like grandma says, Empat karakteristik produk dan layanan rumah cerdas Era 5G seperti keamanan, kenyamanan, kemudahan dan penghematan energi akan diintegrasikan ke dalam beberapa platform rumah Cerdas nantinya. Jadi Poin yang terpenting adalah harganya murah, sehingga sebagian besar pengguna awam dapat menggunakannya. Bukannya,  hanya orang kaya seperti Bill Gates.