Sejarah singkat Masa Depan Pendidikan Era AI

Sejarah singkat Masa Depan Pendidikan Era AI dan keterampilan dasar bagi siswa menurut Ian Jukes. Untuk mengatasi jenis pekerjaan baru dan kemungkinan tantangan di era AI atau Kecerdasan Buatan, seorang siswa harus memiliki kemampuan dan keterampilan yang memadai. Supaya dapat beradaptasi dengan perubahan oleh teknologi dalam pendidikan. 

Dalam buku “A Brief History of the Future of Education”, Ian Jukes menyarankan seorang siswa harus menguasai keterampilan introspeksi, keterampilan interpersonal, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kolaborasi, keterampilan analisis informasi, keterampilan komunikasi informasi, keterampilan inovasi dan keterampilan kewarganegaraan global.

Ian Jukes yakin bahwa keterampilan ini adalah keterampilan dasar yang dibutuhkan orang-orang dalam pendidikan maupun pekerjaan. Sarana dasar untuk mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang.

Sejarah singkat Masa Depan Pendidikan Era AI

Keterampilan introspeksi merupakan keterampilan implisit. Suatu persepsi diri dan sikap kognitif terhadap diri sendiri. Termasuk hal-hal seperti harga diri. Keterbukaan pikiran. Kemampuan belajar. Kemampuan memahami dan mengelola emosi seseorang. Percaya diri. Disiplin diri. Motivasi diri. Kemampuan mengatasi kebosanan dan kesabaran dan lain sebagainya.

Poin terpenting dalam pengembangan keterampilan introspektif adalah membuat seorang siswa menyadari bahwa melalui latihan, suatu keterampilan dapat diperkuat. Tentu saja, termasuk mencapai hasil yang efektif. Statistik menunjukkan bahwa lingkungan virtual dan Digital Game dapat membantu meningkatkan kasih sayang, kesadaran diri, regulasi emosi, kolaborasi, dan keterampilan memecahkan masalah. 

Misalnya, game Teka-Teki “Ripple Effects”. Maupun beberapa game meditasi dan berpikir lainnya seperti Smiling Mind, Stop, Breathe & Think, Touch and Learn — Emosi.

Disamping itu, Keterampilan interpersonal mengacu pada kemampuan seseorang untuk berkomunikasi secara efektif dan tepat dengan orang lain. Berdasarkan pemahaman tertentu tentang lingkungan eksternal. 

Keterampilan interpersonal meliputi kemampuan berkomunikasi nonverbal, melakukan percakapan sopan, memberikan umpan balik positif, mendengarkan, membujuk, berdebat, mengajukan pertanyaan, menyampaikan kesadaran sosial dan budaya, menerima kritik, dan menunjukkan kepercayaan diri. Memiliki keterampilan interpersonal yang baik memungkinkan seseorang dalam menghadapi situasi yang menantang dengan lebih efektif.

Berkat perubahan bentuk interaksi dan komunikasi antar manusia oleh teknologi baru, abad 21 telah menjadi Era informasi pengetahuan dan berbagi pengetahuan. Metode interaksi sosial yang cerdas secara positif memengaruhi kehidupan dan pekerjaan orang. Misalnya, perangkat lunak kolaboratif menciptakan lingkungan yang baik untuk solusi yang efisien dari masalah umum.

Keterampilan pemecahan masalah mengacu pada kemampuan seseorang untuk memecahkan masalah yang kompleks dalam kehidupan nyata. Berdasarkan operasi kognitif terstruktur yang ada. Masyarakat saat ini sangat membutuhkan pemikir analitik yang dapat membandingkan, membedakan, mengevaluasi, mensintesis, dan menerapkan hasil analisis mereka.

Untuk menjawab pertanyaan sulit atau menyelesaikan masalah secara real time. Termasuk menyelesaikan tugas-tugas ini secara mandiri tanpa bimbingan atau pengawasan. Keterampilan pemecahan masalah menuntut peserta didik untuk mengembangkan langkah-langkah yang jelas untuk memecahkan masalah.

Kebiasaan berpikir bawah sadar memungkinkan mereka untuk menjelaskan, belajar, berlatih, menerapkan, menginternalisasi. Yang paling penting, terus meningkat dari waktu ke waktu.

Dengan berkembangnya model pendidikan dan konsep pembelajaran, metode pembelajaran mulai menekankan pada pembelajaran kolaboratif antar individu. Tujuan kolaborasi adalah serangkaian tindakan yang diambil untuk mencapai tujuan bersama tim.

Kekuatan tim dalam kolaborasi lebih besar dari kekuatan individu. Baik dalam pembelajaran sehari-hari, pekerjaan bertekanan tinggi, atau dalam lingkungan sosial yang sangat kompetitif. Keterampilan kolaborasi adalah suatu keterampilan penting bagi manusia. 

Dengan perkembangan kecerdasan buatan dan teknologi cloud, beberapa alat cerdas tingkat lanjut dapat membantu siswa melakukan kolaborasi dan komunikasi yang efektif kapan saja dan di mana saja. Serta mendorong peningkatan keterampilan kolaborasi mereka.

Keterampilan analisis informasi mengacu pada penyelidikan rinci dan diferensiasi informasi yang dapat diandalkan, berharga dan kredibel. Analisis informasi sebenarnya memiliki lima tahap. Misalnya, mengajukan pertanyaan berkualitas tinggi, menjelajah, mencari dan memfilter Informasi.

Menganalisis data untuk memverifikasi validitasnya. Mengubah data menjadi pengetahuan. Menggunakan pengetahuan untuk memecahkan masalah praktis. Mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran.

Dunia kita bukan hanya dalam bentuk tulisan. Melainkan telah tumbuh di Era budaya partisipasi dan Era berbagi. Era nya video YouTube. Kita tidak lagi hanya memperoleh informasi efektif dengan membaca teks. Namun, gambar, suara, video dan banyak data jaringan telah memperkaya sumber informasi dunia kita. 

Kita bukan hanya menjadi pihak yang memperoleh informasi ini, tetapi juga menjadi produsen dan konsumen yang pandai mengungkapkan pendapat. Dan menyebarkan informasi tentunya.

Oleh karena itu, keterampilan komunikasi informasi merupakan keterampilan dasar dalam Sejarah singkat Masa Depan Pendidikan Era AI dan masyarakat modern. Seorang siswa harus mampu berkomunikasi secara efektif dalam format multimedia. Sama seperti siswa di abad ke-20. Mempelajari komunikasi teks dan suara. 

Semua peserta didik dan guru perlu mengetahui cara membaca pembaca modern saat ini. Serta, prinsip desain grafis dan tipografi. Prinsip teori warna dan psikologi. Prinsip fotografi. Prinsip produksi suara, dan prinsip sintesis video. Mereka harus tahu bagaimana menggunakan pengetahuan ini untuk mengkomunikasikan informasi secara efektif dengan orang lain.

Kreativitas adalah cara manusia mengekspresikan ide secara imajinatif. Kreativitas adalah kualitas dasar yang perlu dikembangkan oleh semua pelajar di masa depan. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, semakin banyak pekerjaan tenaga kerja fisik akan berkurang. Sehingga, menuntut kita untuk menunjukkan kreativitas yang unik.  Pemikiran inovatif dalam pekerjaan mereka. 

Keterampilan dalam Era AI

Di bidang pendidikan, seorang siswa tidak hanya harus menggunakan teknologi dengan mahir. Tetapi juga perlu menerapkan teknologi untuk belajar. Memecahkan masalah praktis dengan cara yang unik dan inovatif. 

Banyak sekolah di negara Maju seperti AS, Tiongkok maupun Eropa telah memperkenalkan pendidikan pembuat. Seperti, menawarkan kursus Robotika pengantar dan kecerdasan buatan. Mulai dari minat seorang siswa. Dengan menggunakan pembelajaran berbasis proyek untuk mempromosikan Output hasil yang inovatif.

Terakhir, keterampilan Kewarganegaraan Global adalah seperangkat adat istiadat sosial yang mengatur tingkah laku manusia. Yang mensyaratkan manusia untuk menjadi warga negara yang berakhlak mulia. Dan bermoral di dunia fisik dan digital yang nyata. 

Di Era digital ini, guru tidak hanya mengajar secara tatap muka dengan siswa. Tetapi mau tidak mau juga harus berkomunikasi secara online melalui jaringan digital. Oleh karena itu, dalam pengajaran di kelas, tidak hanya prinsip dasar warga negara tradisional yang harus ditekankan.

Sejarah singkat Masa Depan Pendidikan Era AI
Sejarah singkat Masa Depan Pendidikan Era AI (Image: Outschool)

Tetapi juga keterampilan siswa dalam lingkungan digital harus dipertimbangkan. Keterampilan ini termasuk keamanan Internet. Privasi dan keselamatan. Penindasan maya. Manajemen reputasi online. Keterampilan komunikasi, literasi informasi, dan kreativitas. Kredit dan hak cipta, dll.

Just like grandma says, Sejarah singkat Masa Depan Pendidikan Era AI Selain menuntut keterampilan yang harus dimiliki siswa, juga membahas tentang sembilan atribut pembelajaran inti generasi digital. Peran dan keterampilan yang harus dimiliki calon guru. Termasuk situasi pembelajaran dalam satu-dua dekade mendatang.

Apa Pendapat Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.