Advertisements

Semakin banyak teman semakin kesepian

Oleh: Ricky Suwarno

7 Juli 2019

Semakin banyak teman, semakin kita merasa kesepian. Bahkan ketika ada sedikit masalah, kita tidak tahu harus cari siapa untuk bisa curhat. Mengapa lingkaran teman yang semakin luas, justru membuat seseorang merasa semakin kesepian?

Bagi mereka yang lebih pemalu, atau memiliki masalah bersosialisasi, lingkaran pertemanan akan mengurangi kecemasan mereka. Karena komunikasi tatap muka terjadi secara real time. Kita tidak dapat mengendalikan apa yang ingin kita katakan.

Tetapi ketika kita mem-posting sesuatu, atau ketika kita membalas postingan teman, Kita memiliki lebih banyak waktu untuk memikirkan apa yang harus dikatakan.

Seorang associate professor di University of Washington menyelidiki hubungan antara Facebook dan kesepian. Menurut penelitiannya, orang-orang yang tidak pandai bersosialisasi, atau yang sering merasa kesepian, lebih suka menggunakan medsos-Facebook.

Sedangkan, Bagi mereka yang tidak memiliki masalah bersosialisasi, menggunakan media sosial hanyalah sebagai suatu pilihan tersendiri. Atau perlindungan diri saja.

Ini mungkin berkaitan dengan suatu cerita. Namanya dongeng “Gadis Berambut Pirang dan Tiga Beruang”. Suatu hari, Gadis berambut pirang tersesat di dalam hutan. Dan secara tidak sengaja memasuki rumah beruang.

Dia melihat meja di tengah ruangan. Di atas meja terletak tiga piring berisi bubur. Dia mencicipi bubur ayah beruang. Kemudian Bubur ibu beruang. Dan terakhir bubur bayi beruang. Gadis pirang ini juga mencoba duduk di atas kursi mereka. Berbaring di atas tempat tidur mereka. Pada akhirnya, dia merasa bubur kecil bayi beruang paling enak. Kursi kecil paling nyaman. Dan ranjang tidur si bayi beruang juga paling nyaman. Karena mereka sangat cocok baginya. Tidak terlalu besar atau terlalu kecil.

Ketika kita berada dalam lingkaran pertemanan, kita menunjukkan kepada orang lain apa yang kita inginkan. Bukan hal yang terlalu banyak. Juga bukan terlalu sedikit. Tetapi, pas-pasan saja. Sebelum posting, kita akan mengedit dan memodifikasi berulang kali. Apakah selfie foto tampak terlalu gendut. Kurus. Ataupun pendek. Yang kita inginkan adalah yang pas-pasan. Yang terasa paling menyenangkan.

Banyak diantara kita mungkin tidak berani posting, bila tidak di edit fotonya. Atau kontennya. Karena pada saat kita ingin posting, kita lagi melakukan sensor terhadap diri sendiri. Konten yang kita pilih adalah konten yang dianggap paling cocok dan aman.

Pada dasarnya, manusia selalu merasa kesepian sejak lahir. Tetapi pada saat yang sama mereka takut akan keintiman. Karena hubungan manusia beraneka ragam dan sangat kompleks. Sehingga, memerlukan banyak energi untuk menghadapi. Dan bahkan kadang-kadang membutuhkan beberapa keterampilan. Atau skills.

Makanya, kita meminta bantuan teknologi. Teknologi menghemat energi kita. Membuat hubungan yang kompleks menjadi sederhana. Misalnya, lingkaran teman dapat memudahkan kita untuk tetap berhubungan dengan orang lain. Dari dalam negeri maupun luar negeri.

Tetapi teknologi juga membawa ilusi buat kita. Sebagai contohnya, ketika kita lagi posting sesuatu. Kita memiliki ilusi bahwa itu memungkinkan dan membawa kita ketempat yang ingin kita tuju. Kedua, ilusi bahwa kita mempunyai banyak teman. Pasti selalu ada teman yang peduli dengan kita. Dan bersedia mendengarkan suara hati kita. Jenis ilusi ketiga, yaitu kita tidak akan pernah sendirian. Adalah ilusi yang paling mengerikan.

Just like grandma says, Ketika seseorang memiliki ilusi ini, dia akan merasa cemas. Jika dia sendirian selama beberapa detik, maka dia akan segera mencari HP-nya. Mengangkatnya dan mulai melihat postingan-postingan dilingkaran temannya.

Ini mungkin alasan sebenarnya, mengapa banyak orang merasa semakin banyak teman, atau semakin banyak kontak dalam Facebook maupun IG, tetapi semakin banyak kesepian.

Advertisements
Categories: artificial intelligence indonesia, Lingkaran temanTags: , , ,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: