Strategi pengembangan UMKM Jerman

Strategi pengembangan UMKM Jerman telah berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi negaranya. Jerman adalah negara ekonomi terbesar keempat di dunia, dan merupakan negara pengekspor utama. Dari perspektif ekspor per kapita dalam 10 tahun terakhir, Jerman berhasil menempati urutan Teratas. Sedangkan Amerika Serikat berada di peringkat ke delapan. Dengan ekspor per kapita seperempat dari Jerman.

Dengan Kekuatan ekonomi yang begitu kuat, Jerman seharusnya memiliki banyak perusahaan multinasional berskala besar. Tetapi dari daftar 500 perusahaan top dunia yang diterbitkan oleh Fortune 2019, jumlah perusahaan besar Jerman tidaklah banyak. Yang berhasil masuk peringkat hanya 29 perusahaan. Sebaliknya, China menduduki peringkat teratas sebanyak 129, diikuti AS yang memiliki 121 perusahaan dalam daftar. Ada 52 dari Jepang. Dan Prancis negara dengan total output ekonomi di belakang Jerman, ada 31 terdaftar dalam perusahaan Top Dunia.

Strategi pengembangan UMKM Jerman

30 tahun yang lalu, ilmuwan manajemen Jerman yang terkenal, Hermann Simon memberikan jawaban strategi pengembangan UMKM Jerman. Sebagian besar perusahaan berkinerja terbaik di Jerman adalah “Juara Tersembunyi” atau Hidden Champions.

Yang bisa diklasifikasikan sebagai Hidden Champions atau Juara Tersembunyi, adalah perusahaan yang berhasil menduduki tingkat tiga teratas di dunia dalam industri tersebut. Atau, perusahaan diperingkat pertama di dalam satu benua. Dan merupakan pemimpin pasar.

Disamping itu, Juara Tersembunyi harus memiliki pendapatan tahunan kurang dari 5 miliar euro. Dari perspektif global, ini adalah taraf perusahaan menengah karena pendapatan tahunan terendah dari 500 perusahaan top dunia adalah diatas 20 miliar euro. Dan yang terpenting, UMKM Juara Tersembunyi ini tidak dikenal publik.

Meskipun “Tersembunyi”, namun perusahaan-perusahaan ini tidak kalah dengan raksasa seperti Volkswagen, Siemens, BMW, dan Mercedes-Benz dalam hal inovasi teknologi, kualitas produk, dan perdagangan ekspor.

Menurut statistik Hermann Simon di tahun 2018, ada sekitar 2.700 “Hidden Champions” di dunia. Dan setengah dari mereka adalah UMKM Jerman. UMKM ini telah menciptakan 40% PDB, dan 70% lapangan kerja di Jerman. Menyumbang 70%-90% dari pangsa pasar UMKM di pasar dunia.

Mengapa UMKM Jerman bisa begitu kompetitif?  

Pertama-tama, “Juara Tersembunyi” ini berfokus pada segmen bidang yang sangat sempit. Melalui hasil kerja yang intensif, sampai akhirnya monopoli. Sehingga tidak ada yang dapat menggantikan mereka dalam bidang tersebut.

Misalnya, ada perusahaan arloji khusus bernama Sinn. Perusahaan ini hanya membuat jam tangan khusus untuk para profesional seperti tim inspeksi perbatasan, pemadam kebakaran, penyelam, surveyor laut dalam, pilot dll. Sinn telah menjadi merek arloji khusus di segmen tersebut. Pada tahun 1985, astronot Jerman memakai arloji Sinn bergabung di program luar angkasa NASA bernama The Challenger.

Di samping itu, ada juga perusahaan Jerman bernama Comprion Gmbh. Yang melakukan uji antarmuka dan solusi pembuatan untuk kartu SIM, ponsel, pembaca dan terminal POS. Comprion hanya mempekerjakan 50 orang. Tetapi pangsa pasar internasional telah melampaui 90%.

Kesuksesan dari Juara Tersembunyi ini tidak dapat dipisahkan dari tingginya proporsi penelitian, pengembangan serta investasi jangka panjang. Misalnya, Sinn menginvestasikan 15%-20% dari pendapatan mereka ke dalam penelitian dan pengembangan Hak paten. Salah satu paten utama mereka memungkinkan arloji bisa bertahan air hingga kedalaman 12.000m. Menjadi patokan bagi arloji selam.

Para UMKM Juara Tersembunyi ini berpendapat, modal besar mudah menyebabkan strategi bisnis perusahaan menyimpang dari jalurnya. Mereka hanya bisnis keluarga. Mereka tidak peduli dengan pasar saham. Tekanan pasar modal tidak ada hubungannya dengan mereka. Mereka hanya peduli tentang bagaimana membuat produk dan teknologi terbaik.

Mereka juga sengaja mengendalikan tingkat pertumbuhan perusahaannya. Dan akan mempertahankan pertumbuhan pada tingkat yang mereka anggap wajar. CEO Sinn Lothar Schmidt misalnya, sengaja mengendalikan pertumbuhan perusahaannya ke kisaran 7% hingga 10%. Karena ini adalah pertumbuhan yang paling bisa berkelanjutan dan stabil menurutnya.

Bilamana sebuah perusahaan dapat cepat meningkatkan skala produksinya, tetapi begitu mereka menghadapi krisis ekonomi, perusahaan tersebut akan menghadapi risiko penjualan yang lambat. Penjualan yang lambat dapat menyebabkan kegagalan perputaran modal perusahaan. Dan akhirnya membawa risiko kebangkrutan. Apalagi, jika perusahaan tumbuh lebih besar, struktur organisasi berkembang besar dan tidak mudah dikendalikan. Semakin banyaknya bisnis, semakin banyak talenta manajemen yang diperlukan.

Secara singkatnya, perusahaan-perusahaan UMKM Jerman demi memperkuatkan persaingannya, mereka akan sengaja mengontrol skala perusahaan mereka.

Tentu saja, perusahaan Jerman dapat mencapai tingkat prestasi ini, alasan terpenting adalah dukungan dari lingkungan kebijakan pemerintah Jerman. Umpamanya, dalam pengiriman talenta, Jerman khusus merancang sistem yang dapat melayani bisnis Usaha kecil.

Baik di Indonesia, Cina, AS ataupun Jerman, perusahaan kecil dan menengah rentan terhadap kekurangan tenaga terampil dibanding perusahaan raksasa. Lulusan universitas terkemuka lebih memilih untuk pergi ke perusahaan besar seperti Google, Alibaba atau Gojek. Bukannya bisnis kecil dan menengah. Namun, Jerman memiliki solusi unik untuk masalah ini. Yaitu sistem pendidikan “jalur ganda”.

Pengembangan talenta di Jerman dicapai melalui dua jalan. Pertama, SD sampai SMP dan kemudian ke universitas. Jalan ini khusus melatih spesialis penelitian sains dan teori dasar. Yang kedua, adalah SD sampai SMP kemudian ke sekolah kejuruan. Menerima “pendidikan kejuruan jalur ganda” langsung kerja.  

Jalur Ganda sebenarnya adalah model pendidikan di mana siswa bisa menghabiskan setengah dari waktu mereka di sekolah kejuruan, dan setengah lagi di magang bisnis dan pekerjaan.

Dalam model Jalur Ganda pendidikan, ada sebuah program “perfect match”. Program Perfect Match memungkinkan UMKM Jerman untuk mencari magang terutama mereka yang berketerampilan atau kerajinan tinggi.

Strategi pengembangan UMKM Jerman
Strategi pengembangan UMKM Jerman

Singkatnya, para UMKM telah menyimpulkan eksplorasi jangka panjang, yang paling cocok untuk kebutuhan rekrutmen talenta. Bagi talenta yang cocok untuk perusahaan, mereka akan dikirim ke perusahaan untuk memulai proses pelatihan yang ditargetkan. Perusahaan juga akan mengevaluasi peserta magang. Dan memecat peserta magang yang tidak cocok.

Bagi Peserta magang yang berhasil melewati serangkaian langkah penyaringan, pelatihan terarah dan penilaian akhir, mereka tidak hanya memenuhi tingkat teknis yang disyaratkan oleh perusahaan tetapi juga membangun rasa identitas dan loyalitas kepada perusahaan. Dengan pasokan bakat yang cukup, UMKM Jerman baru dapat tetap kompetitif untuk jangka panjang.

Just like grandma says, Strategi pengembangan UMKM Jerman “Juara Tersembunyi” memberikan cara berpikir lain untuk pertumbuhan suatu perusahaan. Meskipun mereka tidak bisa menjadi perusahaan raksasa dunia, tetapi paling tidak bisa menjadi perusahaan kecil dengan fondasi yang kuat dan dominan. Daripada harus mengejar pertumbuhan eksponensial yang tiada hentinya, lebih baik bekerja secara intensif di bidang vertikal dan menjadi Raja di bidangnya sendiri.

Advertisements
Categories: Strategi pengembangan UMKM Jerman

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: